Bantuan Modal Usaha Bank Kalbar untuk Pelaku UMKM Tuai Pujian

ZONAKALBAR.COM, KUBU RAYA – Pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) Kabupaten Kubu Raya mendapatkan bantuan modal usaha dari Bank Kalbar Cabang daerah tersebut. Bantuan diberikan kepada pelaku UMKM dari berbagai desa di Kubu Raya.

Sokongan modal kepada pelaku usaha itu diserahkan secara simbolis oleh Staf Seksi Penghimpunan Dana Bank Kalbar Cabang Kubu Raya Rita Astuti di Ruang Rapat Wakil Bupati Kubu Raya, Jumat (29/12/2023).

Wakil Bupati Kubu Raya Sujiwo yang menyaksikan penyerahan bantuan tersebut mengapresiasi perhatian Bank Kalbar untuk pelaku UMKM di daerahnya.

“Atas nama pemerintah, saya tentu merasa sangat berterima kasih kepada Bank Kalbar atas atensinya yang sangat luar biasa. Ini (bantuan usaha) tidak hanya membantu pelaku usaha, tapi juga ikut meringankan beban pemerintah daerah,” ujarnya.

BACA JUGA:

TPA Al Hikmah Sungai Segak Sebangki Berhasil Memperoleh Juara Umum di FKS TPA Ke-XXII

Apresiasi Polri Raih 87,8% Kepuasan Publik, Rozi : Bukti Polri Semakin Profesional

Tambahan modal usaha yang dikucurkan Bank Kalbar ini diharapkan dapat menjadi stimulan bagi pelaku UMKM untuk memajukan usahanya, terutama dari sisi kemasan produk. Sujiwo berujar bahwa kemasan yang menarik sangat diperlukan guna meningkatkan nilai jual produk.

“Kalau kemasannya bagus, ya istilah gen z sekarang ini “eye catching”, maka potensi produknya bisa lebih banyak dibeli itu makin tinggi. Karena sekarangĀ  kalau saya perhatikan, soal rasa itu kurang lebih samalah, sebelas dua belas. Maka, yang perlu jadi perhatian ialah kemasan atau packaging-nya dibuat semenarik mungkin,” imbuhnya.

Sujiwo di kesempatan itu turut memberikan dorongan kepada pelaku UMKM untuk lebih gencar dalam mempromosikan produknya secara daring (online) guna menjangkau pasar yang lebih luas. Terkait hal itu, dirinya bahkan menawarkan diri untuk menjadi pihak yang ikut membantu mempromosikan melalui akun sosial media pribadinya.

“Promosi di udara menjadi suatu keharusan, apalagi di era digitalisasi seperti sekarang. Pasarkan produknya lewat e-commerce, media massa, dan yang paling murah meriah adalah promosi di media sosial. Saya pribadi siap membuka diri untuk meng-endorse produk-produk pelaku UMKM via akun medsos saya. Mungkin sudah banyak yang lihat di medsos sesering apa saya promosi produk UMKM. Jangankan yang (produk UMKM) lokal, ketan pencok dari Jawa Tengah sana pun saya promosikan,” pungkasnya.**

Tinggalkan Balasan