Dorong Sportivitas dan Pembinaan Generasi Muda, Franciscus Sibarani Apresiasi Perlombaan Olahraga Desa Pengatapan Tumbang Titi

KETAPANG, ZONAKALBAR.COM – Kegiatan perlombaan olahraga di Desa Pengatapan, Kecamatan Tumbang Titi, Kabupaten Ketapang, resmi dibuka pada 2 Juni oleh Bupati Ketapang. Agenda ini menjadi bagian dari upaya memperkuat kebersamaan masyarakat sekaligus mendorong tumbuhnya aktivitas positif di tingkat desa.

Franciscus Sibarani memberikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut yang dinilai mampu menjadi ruang pembinaan generasi muda serta penguatan nilai sportivitas di tengah masyarakat.

Meski tidak dapat hadir secara langsung dalam acara pembukaan, Franciscus Sibarani mengutus perwakilan untuk menghadiri kegiatan tersebut dan menyampaikan dukungan kepada panitia pelaksana serta masyarakat Desa Pengatapan.

Sebagai bentuk perhatian terhadap pengembangan kegiatan masyarakat, Franciscus Sibarani juga memberikan dukungan terhadap pelaksanaan perlombaan olahraga tersebut agar dapat berjalan dengan baik dan memberikan manfaat bagi peserta maupun masyarakat luas.

Ia menekankan bahwa kegiatan olahraga di tingkat desa memiliki peran strategis dalam membangun karakter generasi muda, khususnya dalam hal disiplin, kerja sama, dan sportivitas. Selain itu, kegiatan seperti ini juga menjadi sarana penting dalam menjaring potensi atlet muda dari daerah.

Lebih lanjut, ia menilai bahwa konsistensi penyelenggaraan kegiatan olahraga desa dapat menjadi fondasi penting dalam membangun ekosistem olahraga yang lebih kuat dan berkelanjutan di daerah. Dengan demikian, pembinaan tidak hanya berhenti pada tingkat kompetisi, tetapi juga berlanjut pada pengembangan prestasi.

Ia juga mengapresiasi antusiasme masyarakat Desa Pengatapan yang dinilai tinggi dalam mendukung kegiatan tersebut. Partisipasi aktif warga menjadi indikator penting bahwa kegiatan olahraga masih menjadi sarana pemersatu yang efektif di tengah masyarakat.

“Ajang seperti ini bukan hanya kompetisi, tetapi juga ruang pembinaan nilai-nilai sportivitas dan kebersamaan, sekaligus membuka peluang lahirnya bibit atlet dari desa,” demikian pesan yang disampaikan melalui perwakilan.

Franciscus Sibarani berharap kegiatan serupa dapat terus dikembangkan secara berkelanjutan di berbagai wilayah, sehingga mampu memperkuat ekosistem olahraga masyarakat dari tingkat desa hingga daerah.