KUBU RAYA, ZONAKALBAR.COM – Anggota DPR RI Dapil Kalimantan Barat I, Franciscus Sibarani, menggandeng PC Fatayat NU Kubu Raya menggelar kegiatan Ramadhan Berbagi di Pondok Pesantren Miftahul Ulum Kumpai, Sabtu (28/2/2026). Kegiatan ini menjadi momentum kolaborasi lintas elemen dalam memperkuat kepedulian sosial di tengah masyarakat.
Baca juga:Sibarani Terima Audiensi Kepala Desa se-Kecamatan Sadaniang; Warga Keluhkan Jalan Rusak
Baca juga:LKP3A Fatayat NU Landak Gelar Edukasi Pencegahan Kekerasan di Kalangan Pelajar
Acara diawali dengan pengajian bersama yang diikuti para santri, pengurus pesantren, serta masyarakat sekitar. Suasana Ramadhan yang khidmat terasa dalam kebersamaan yang terbangun antara tokoh masyarakat, organisasi perempuan, dan wakil rakyat.
Dalam sambutannya, Sibarani mengapresiasi inisiatif Fatayat NU Kubu Raya yang menginisiasi aksi sosial di bulan suci. Ia menilai semangat kebersamaan dan kepedulian sosial merupakan fondasi penting dalam membangun daerah secara berkelanjutan.
Baca juga:Dari Mandek ke Layak Ibadah, Komitmen Sibarani Hidupkan Kembali Pembangunan Gereja Stasi Bawat
Sebagai Anggota DPR RI dari Dapil Kalimantan Barat I, Sibarani menegaskan komitmennya untuk terus mendukung gerakan-gerakan sosial yang memperkuat solidaritas masyarakat. Ia berharap kegiatan seperti ini dapat menginspirasi lahirnya kebaikan-kebaikan lain di berbagai wilayah Kalimantan Barat.
Ketua PC Fatayat NU Kubu Raya, Jalilah Asy’ari, menyampaikan apresiasinya atas kolaborasi yang terjalin bersama Sibarani dalam kegiatan sosial tersebut. Ia mengaku senang karena sinergi yang dibangun mampu menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya kaum dhuafa di sekitar pesantren.
Baca juga:Generasi Tersandera Bahaya Narkoba
Menurut Julilah, Ramadhan Berbagi bukan sekadar agenda seremonial, melainkan bentuk kepedulian yang lahir dari semangat gotong royong. Ia berharap kolaborasi seperti ini dapat terus berlanjut dan menjangkau lebih banyak kalangan yang membutuhkan.
Diketahui, Sibarani juga aktif menjalin komunikasi dengan berbagai kalangan dan saat ini dipercaya sebagai Dewan Pakar di Majelis Dakwah Islamiyah Indonesia. Keterlibatannya dalam berbagai ruang sosial dan keagamaan menjadi bagian dari upaya membangun jembatan kebersamaan di tengah keberagaman.
Rangkaian kegiatan ditutup dengan pembagian sembako dan santunan kepada kaum dhuafa. Melalui kolaborasi ini, semangat Ramadhan diharapkan tidak hanya menghadirkan nilai spiritual, tetapi juga memperkuat komitmen bersama untuk membangun Kalimantan Barat yang lebih peduli dan berdaya.




