P3SM Kalbar Bersama Distrik Navigasi Tipe A Kelas III Pontianak Gelar Pelatihan

ZONA KALBAR, PONTIANAK – Dalam rangka meningkatkan Sumber Daya Manusia (SDM) yang handal dan bermartabat, Distrik Navigasi Kelas III Pontianak menyelenggarakan Pelatihan dengan menggusung tema Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3) Hal itu seiring arahan dari Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang telah melaunching Core Values melalui Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB)  “BerAKHLAK” (Berorientasi Pelayanan, Akuntabilitas, Kompeten, Harmonis, Loyal, Adaptif, dan Kolaboratif) yang diselenggarakan di  Gang Swakarya Jl. Prof. M.Yamin No.33 A, Kota Baru, Kec. Pontianak Sel., Kota Pontianak,, Senin (20/06/2023).sumber

Kepala Distrik Navigasi Kelas III Pontianak Budi Setia, S.Sos, M.Si Menyampaikan Kegiatan pelatihan SMK3 kepada para peserta agar memahami bagaimana mewujudkan tata cara bekerja sehat dan selamat dilingkungan kerja. Budi Setia juga mengatakan penerapan SMK3 ini bukan semata memenuhi peraturan namun lebih dari itu. Karena bekerja dengan aman bukan hanya untuk kita secara pribadi, tapi juga manfaatnya bagi rekan kerja, keluarga, serta di lingkungan khususnya kantor Distrik Navigasi Pontianak.

Budi setia menjelaskan cakupan jasa dan layanan yang diberikan oleh Kemenhub Kenavigasian beragam dan pegawai harus memahami dengan baik bagaimana bekerja dengan aman dan selamat. Sehingga terhindar dari risiko fatal yang dapat merugikan. Oleh sebab itu kegiatan ini mengikut sertakan pegawai dari berbagai divisi, agar pengetahuan dan kesadaran akan pentingnya K3 perlu diketahui para pegawai secara merata. selain itu, kata budi, bahwa pelatihan ini juga bertujuan untuk memberikan pedoman mewujudkan SMK3 bagi Petugas Operasional. Sehingga dapat menciptakan ruang kerja dan alat kerja yang aman dan sehat bagi para pekerja. Ia mengungkapkan pelatihan ini diikuti sebanyak 20 pegawai di lingkup Distrik Navigasi Pontianak (DJPL), selain manfaat di atas pengetahuan dan keterampilan tentang SMK3 yang dimiliki setiap pegawai tentunya akan turut memberikan nilai tambah bagi peserta nantinya “Semua pegawai di lingkup DJPL, terutama yang mengikuti pelatihan SMK3, akan menjadi Pelopor Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3). kita berkomitmen bersama untuk mewujudkan zero accident dan zero damage,” tegasnya.

Sementara itu Ketua Perwakilan P3SM Kalbar Erwinsyah S,ST,MM Menyampaikan, Pelatihan SMK3 melihat bahwa pelatihan SMK3 di lingkungan Distrik Navigasi Pontianak (DJPL) bukan hanya untuk memenuhi penilaian tertinggi dalam sebuah sertifikasi. “Karena ini menyangkut persoalan kemanusiaan, kita harus menempatkan K3 juga sebagai perwujudan ibadah kita kepada Tuhan Yang Maha Esa,” Untuk diketahui bahwa PP No.50 Tahun 2012 memuat definisi tentang Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3) sebagai bagian dari sistem manajemen perusahaan secara keseluruhan dalam rangka pengendalian risiko yang berkaitan dengan kegiatan kerja guna terciptanya tempat kerja yang aman, efisien dan produktif. Mewujudkannya harus melalui upaya kerja sama, saling pengertian dan partisipasi seluruh stakeholder termasuk pegawai itu sendiri, melaksanakan tugas dan kewajiban bersama di bidang keselamatan, kesehatan, dan keamanan kerja akan meningkatkan produktivitas. Bagi stakeholder akan mendapatkan jaminan layanan yang berstandar tinggi dan jaminan keamanan bagi aset mereka.Ungkapnya
Erwinsyah S,ST,MM Menjelakan Pelaksanaan K3 sendiri didasarkan pada UU No 1 Tahun 1970 Tentang Keselamatan Kerja, Peraturan Menteri Ketenagakerjaan atau Permenaker No 5 Tahun 1996 Tentang Sistem Manajemen K3, Peraturan Pemerintah (PP) No 50 Tahun 2012 tentang Penerapan Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja, dan OHSAS atau Occupational Health and Safety Assessment Series 18001, yaitu standar internasional untuk menerapkan Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3) di tempat kerja atau perusahaan.(MM-O1).

Erwin Berpesan, minimal peserta pelatihan operasional SMK3 dapat mengidentifikasi resiko yang akan terjadi karena Petugas Operasional kantor Distrik Navigasi Type A kls III yang nanti akan bertugas dibidangnya masing-masing akan bersinggungan erat dengan K3.”
Fungsi K3 sebenarnya adalah mencegah dan mengurangi resiko. Preventif terhadap kecelakaan kerja, jangan sampai ada insident. Angka kecelakaan yang kemungkinan akan terjadi harus sedini mungkin sudah diantisipasi.
Menurutnya, menjadi seorang K3 tidaklah mudah. Karena sulitnya mengikuti ataupun menerapkan aturan/SOP K3. Padahal tujuan penerapan SMK3 adalah demi terciptanya tempat kerja yang aman, nyaman, dan efisien untuk produktif.
kadang memang susah mengikuti aturan kalau senior itu, padahal demi kebaikan mereka sendiri. Nah, kita yang harus tahu ‘slah-nya’ (waktunya). Harus mempelajari dulu karakter orangnya, dari mana asalnya (latar belakang). Banyak metode yang bisa kita lakukan untuk menerapkan SMK3 pada ruang lingkup kita,” ungkapnya.

Nota Penandatanganan Kerjasama (MoU) Antara Ketua Perwakilan P3SM Kalbar Erwinsyah, S, ST, MM dan Distrik Navigasi Pontianak (DJPL) Kepala Distrik Navigasi Kelas III Pontianak Budi Setia, S.Sos, M.Si


Eksplorasi konten lain dari ZONA KALBAR

Mulai berlangganan untuk menerima artikel terbaru di email Anda.

Tinggalkan Balasan