PONTIANAK, ZONAKALBAR.COM – Dalam momentum satu tahun kepemimpinan Gubernur Kalimantan Barat, Pengurus Koordinator Cabang (PKC) Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Kalimantan Barat menyampaikan apresiasi dan dukungan atas berbagai capaian kinerja Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat selama tahun pertama masa jabatan.
Baca juga:Gaya Baru Wakil Rakyat: Franciscus Sibarani Sentuh Langsung Aspirasi Masyarakat Desa Suak Barangan
Ketua PKC PMII Kalbar, Achmad Sukron, menyampaikan bahwa sejumlah penghargaan dan pengakuan nasional yang diraih menjadi indikator adanya komitmen dalam tata kelola pemerintahan dan reformasi birokrasi, penguatan pengawasan, serta peningkatan kualitas pelayanan publik.
“Ada 12 Capaian seperti opini WTP dari BPK RI TOP Pembina BUMD 2025 , indeks reformasi birokrasi tertinggi di wilayah Kalimantan, hingga penguatan tata kelola pemerintahan, keterbukaan informasi publik dan lainnya. Hal itu menunjukkan adanya kerja nyata dan arah kebijakan yang terukur,” tegas sukron.
Baca juga:PKC PMII Kalbar Tolak Wacana DPRD Pilih Kepala Daerah, Kedaulatan Rakyat Bukan Milik Elit
PKC PMII Kalbar menilai bahwa penghargaan bukanlah tujuan akhir, namun menjadi parameter bahwa sistem pemerintahan berjalan sesuai prinsip akuntabilitas, transparansi, dan profesionalitas. Lebih lanjut, PKC PMII Kalbar mendorong agar capaian ini dapat berdampak langsung pada:
1. Peningkatan kesejahteraan masyarakat hingga tingkat desa dan kabupaten/kota.
2. Penguatan sektor ketahanan pangan, agraria, maritim dan lingkungan hidup.
3. Percepatan akses keuangan daerah dan pemberdayaan UMKM.
4. Reformasi birokrasi yang berorientasi pada pelayanan publik yang responsif dan bersih.
Baca juga:STAI Mempawah Gelar Workshop Kurikulum Outcome Based Education
PKC PMII Kalbar juga menegaskan komitmennya untuk tetap menjadi mitra kritis-konstruktif pemerintah daerah. Dukungan ini tidak menghilangkan fungsi kontrol sosial mahasiswa, melainkan menjadi bagian dari kolaborasi dalam membangun Kalimantan Barat yang lebih maju, inklusif, dan berkeadilan.
“Mahasiswa hadir sebagai pengawal kebijakan publik. Kami mendukung program yang berpihak pada rakyat, dan tetap mengingatkan jika terdapat kebijakan yang perlu diperbaiki,” tutup Sukron.
PKC PMII Kalimantan Barat berharap di tahun kedua kepemimpinan Gubernur Ria Korban ini, pemerintah Provinsi Kalimantan Barat semakin memperkuat sinergi dengan elemen masyarakat, mahasiswa, serta pemuda dalam mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan.


