PW Fatayat NU Kalimantan Barat Hadiri LKD II Fatayat NU Sintang

SINTANG, KALBAR MEDIA – Pimpinan Wilayah Fatayat NU Provinsi Kalimantan Barat menghadiri Latihan Kader Dasar II yang dilaksanakan oleh Pimpinan Cabang Fatayat NU Kabupaten Sintang di Masjid Al-Mustaqim, Desa Temawang Muntai, Kecamatan Sepauk, Kabupaten Sintang, dengan tema “Membentuk Kader Militan dan Berkarakter Ahlusunnah Wal Jamaah An Nahdiyah.” LKD ini berlangsung selama dua hari, dari tanggal 16 hingga 17 Desember 2023.

Ditempuh selama 1,5 jam dari ibu kota Kabupaten Sintang, LKD ini diikuti oleh 60 kader Fatayat NU Kabupaten Sintang. Pelaksanaan LKD ini merupakan wujud komitmen PC Fatayat NU Sintang yang di komandani oleh Endah Sugiarti. Hal ini disampaikan oleh Endah dalam sambutannya di pembukaan LKD II yang tengah dilaksanakan.

“Pengkaderan merupakan ruh dari organisasi, organisasi tanpa pengkaderan lama kelamaan akan mati,” papar Endah selaku Ketua PC Fatayat NU Sintang.

Ketua PCNU Kabupaten Sintang, Kyai Syaiful Anam menyampaikan bahwa LKD merupakan cara untuk memahami apa itu Fatayat NU yang merupakan bagian dari Keluarga Besar NU.

“Sebagai Kader NU, setelah memahami arah gerakan, Fatayat NU harus siap untuk berjuang dan berjihad dalam membesarkan NU. Selanjutnya, ketika berjuang di NU harus bersabar dalam perjuangan membesarkan NU. Kader Fatayat NU pun harus siap menghadapi tantangan dalam berjuang, menjadi kader yang tidak cepat mengeluh, harus tetap semangat dan yakin bahwa berjuang di NU merupakan salah satu jalan menuju keridhoan Allah,” tegas Ketua PCNU Sintang.

Sementara itu, Umi Marzuqoh selaku Ketua PW Fatayat NU Kalbar sangat mengapresiasi apa yang sudah dilakukan oleh PC Fatayat NU Sintang.

“Dalam kurun waktu 3 tahun, PC Fatayat NU Sintang telah mampu melaksanakan LKD sebanyak 2 kali yang menghasilkan terbentuknya 3 PAC dan 19 Ranting di wilayah Sintang. Hal ini merupakan langkah nyata dalam membesarkan Fatayat NU di Kabupaten Sintang,” apresiasi Umi Marzuqoh kepada PC Fatayat NU Sintang.

Umi Marzuqoh juga berterima kasih kepada segenap jajaran PCNU, Muslimat dan seluruh komponen masyarakat yang telah memberikan support dalam pelaksanaan LKD di Kabupaten Sintang ini. Selain itu ia juga menekankan bahwa kader Fatayat NU harus melek teknologi dan harus bijak bermedia sosial. Umi menekankan, setiap PR, PAC dan PC harus mempunyai akun media sosial untuk mensyiarkan gerakan Fatayat, sehingga visi Fatayat NU untuk Menguat Bersama, Maju Bersama untuk Perempuan Indonesia dan Peradaban Dunia bisa tercapai.

Tinggalkan Balasan