Sebanyak 1885 Personel Polri Siap Amankan Pemilu 2024 di Kalbar

ZONAKALBAR.COM, Pontianak
Kepala Kepolisian Daerah Kalimantan Kapolda Kalbar, Irjen Pipit Rismanto mengatakan  Sebanyak 1.885  personel polri telah disiapkan untuk mengamankan Pemilu Tahun 2024.

“Kami sudah mempersiapkan diri untuk pengamanan pemilu termasuk pemetaan daerah rawan di wilayah Kalimantan Barat,” kata Kapolda Kalimantan Barat Irjen Pipit Rismanto, di Pontianak, disadur dari ANTARA, Kamis(19/10/2023).

Dikatakan Pipit, personel yang disiapkan untuk pengamanan pemilu 2024 kurang lebih 1.885 personel terdiri atas 546 personel di Polda dan 1.339 personel tersebar di seluruh jajaran Polres di wilayah Kalimantan Barat.

Pihaknya, lanjutnya, telah membentuk pola pengamanan sistem wilayah atau zonasi bagi Satuan Brimob dan pengendalian massa (dalmas) nusantara. Untuk Korps Brimob Polri terbagi empat wilayah, sementara Dalmas Nusantara terbagi tujuh zonasi.

BACA JUGA:

Mahfud Cawapres Ganjar, Lasarus Yakin Kemenangan di Kalbar Semakin Besar

Serap Aspirasi Masyarakat, Adrianus Asia Sidot Undang Mahasiswa di Kalbar

“Pembagian wilayah atau zonasi itu tentunya mengacu pada titik rawan,” ucapnya.

Kemudian, kata dia, isu terorisme juga menjadi perhatian, sebab belajar pada penyelenggaraan Pemilu 2019 terdapat enam aksi serangan teror dan itu tidak boleh terjadi di Pemilu 2024.

“Kita perlu antisipasi karena perang antara kelompok Hamas dengan militer Israel, bisa saja berdampak terhadap situasi di Indonesia,” jelas Kapolda.

Untuk itu, ia menyebut personel Polri dan TNI akan terus meningkatkan sinergisitas dalam mengawal dan mengamankan Pemilu 2024. Hal itu dilakukan supaya situasi tetap kondusif dan pelaksanaan pemilu dapat berjalan aman, lancar, sukses dan damai.

Pipit menekankan, tambahnya, kepada seluruh personel supaya menjaga kesehatan dan kekompakan, khususnya kebersamaan TNI dan pemangku kepentingan lainnya untuk mengawal pesta demokrasi mendatang.

“Optimalkan preventive strike agar pelaku atau kelompok-kelompok pengacau dan teror berhasil ditangkap sebelum melancarkan aksinya, sehingga kita pastikan tidak ada letupan sekecil apapun pada Pemilu 2024,” tutup Pipit.***

 

Tinggalkan Balasan