Singkawang Percepat Digitalisasi Pengelolaan Keuangan BLUD Lewat Implementasi e-BLUD

ZONA KALBAR COM – Singkawang – Pemerintah Kota Singkawang terus mendorong transformasi digital dalam pengelolaan keuangan Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) melalui penerapan aplikasi e-BLUD. Langkah ini dilakukan untuk meningkatkan efektivitas tata kelola keuangan sekaligus memperkuat kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Baca Juga: ProfilTjhai Chui Mie Wali Kota Singkawang, Perempuan Tionghoa Hebat!

Sekretaris Daerah Kota Singkawang, Dwi Yanti, mengatakan penerapan Pola Pengelolaan Keuangan Badan Layanan Umum Daerah (PPK-BLUD) merupakan strategi pemerintah dalam menghadirkan layanan publik yang lebih baik melalui sistem pengelolaan keuangan yang fleksibel, namun tetap mengedepankan prinsip transparansi dan akuntabilitas.

Hal tersebut disampaikan saat membuka kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Pengelolaan BLUD yang digelar di Singkawang, Jumat (12/6/2026).

Menurut Dwi, status BLUD memberikan keleluasaan bagi unit pelayanan publik, khususnya rumah sakit dan puskesmas, untuk merespons kebutuhan masyarakat dengan lebih cepat. Namun, fleksibilitas tersebut harus dibarengi dengan kemampuan pengelolaan keuangan yang profesional, tertib, dan sesuai regulasi yang berlaku.

Baca Juga: Waspada! Ada Percobaan Penculikan Dua Siswi MTsN 1 Singkawang

Ia menjelaskan bahwa perkembangan tata kelola BLUD saat ini semakin mengarah pada pemanfaatan teknologi digital. Salah satu bentuk transformasi tersebut adalah penggunaan aplikasi e-BLUD yang dikembangkan oleh Kementerian Dalam Negeri sebagai sistem terintegrasi untuk mengelola keuangan BLUD.

Melalui aplikasi tersebut, berbagai proses administrasi dapat dilakukan secara lebih efisien, mulai dari penyusunan Rencana Bisnis dan Anggaran (RBA), pengelolaan aset, pencatatan pendapatan dan belanja, hingga penyusunan laporan keuangan yang lebih akurat dan transparan.

Baca Juga: UNISMA Usung Pendidikan Multikultural dalam Seminar Moderasi Beragama di Singkawang

Dwi mengungkapkan bahwa kegiatan bimtek ini menjadi langkah penting bagi Pemerintah Kota Singkawang. Pasalnya, pengelolaan keuangan dan aset BLUD selama ini masih dilakukan secara manual dan menjadi salah satu catatan dalam hasil pemeriksaan Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Tahun 2025 oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).

Karena itu, melalui pelatihan yang menghadirkan narasumber dari Kementerian Dalam Negeri, para pengelola BLUD diharapkan mampu memahami regulasi, penggunaan aplikasi e-BLUD, serta tata cara pengelolaan keuangan yang sesuai dengan prinsip tata kelola pemerintahan yang baik.

Baca Juga: MAN 1 Pontianak Sukses Gelar KS Vo. 3-2025 Se-Kalbar, SMAN 3 Singkawang Raih Juara Umum

Selain meningkatkan kapasitas sumber daya manusia, penerapan e-BLUD juga diyakini dapat mengurangi risiko kesalahan administrasi, memperkuat pengawasan terhadap aset dan anggaran, serta mendorong terwujudnya sistem pengelolaan keuangan yang lebih modern dan berbasis teknologi.

Pemerintah Kota Singkawang berharap penguatan tata kelola keuangan dapat berjalan seiring dengan peningkatan kualitas layanan publik sehingga masyarakat dapat merasakan pelayanan yang semakin cepat, tepat, dan berkualitas.*