Terpilih Aklamasi, Umi Marzuqoh Kembali Pimpin Fatayat NU Kalbar

ZONA KALBAR – Pimpinan Wilayah Fatayat NU Provinsi Kalimantan Barat melaksanakan Konferensi Wilayah VIII dengan tema “Optimalisasi Peran Perempuan dalam Penguatan Moderasi Beragama di Kalimantan Barat” yang berlangsung di Hotel Grand Mahkota Pontianak. Sabtu, (19/08/2023)

Konferwil VIII ini diikuti oleh 14 Pimpinan Cabang Fatayat NU, antara lain PC Fatayat NU Kota Pontianak, Kota Singkawang, Kabupaten Kubu Raya, Kabupaten Sambas, Kabupaten Bengkayang, Kabupaten Landak, Kabupaten Ketapang, Kabupaten Kayong Utara, Kabupaten Kapuas Hulu, Kabupaten Sintang, Kabupaten Melawi, Kabupaten Mempawah, Kabupaten Sanggau dan PC Fatayat NU Kabupaten Sekadau.

Umi Marzuqoh saat pembukaan Konferwil VIII Fatayat NU Kalbar, dalam kata sambutannya menyampaikan bahwa di era kepemimpinannya ia sangat bersyukur karena semua Pimpinan Cabang Fatayat NU se-Kalimantan Barat sudah berdiri dan massif dalam menggerakkan Fatayat, dan juga telah memiliki Pimpinan Anak Cabang sebanyak 59 PAC dan PAC ini sebagian sudah memiliki ranting.

“Pembentukan PC Fatayat dan PAC ini adalah prioritas dari program kerja Fatayat NU Kalbar, karena Fatayat NU Kalbar masih perlu untuk melakukaan penataan organisasi serta kaderisasi dan baru pada periode ini lah LKD benar-benar dilaksanakan di tingkat PC dan PAC Fatayat NU”, papar Umi Marzuqoh, selaku Ketua PW Fatayat NU Kalbar.

Sementara Ketua Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama Provinsi Kalimantan Barat menyampaikan harapannya untuk PWNU dan Banom-banomnya, termasuk Fatayat NU untuk bersinergi dalam menggerakkan NU di Kalimantan Barat.

“Ketika kita mampu mengkonsolidasikan secara massif maka akan tercipta koherensi yang begitu besar dan kuat untuk NU di Kalimantan Barat ini, termasuk Fatayat NU di dalamnya” papar Syarif, Ketua PWNU Kalbar.

Kemudian kata sambutan terakhir datang dari Ketua Umum Pimpinan Pusat Fatayat NU, yang memberikan apresiasi penuh terhadap Pengurus Wilayah Fatayat NU Provinsi Kalimantan Barat karena dapat menyelenggarakan Konferwil Fatayat, yang menandakan bahwa adanya regenerasi di dalam tubuh PW Fatayat NU Kalbar.

Ia juga memaparkan “Karena Konferwil tidak hanya memilih ketua, tetapi juga momentum untuk merumuskan strategi penguatan organisasi untuk 5 tahun ke depan, dalam konteks pencapaian visi ‘Menguat Bersama, Maju Bersama untuk Perempuan Indonesia dan Peradaban Dunia’, selain itu prioritas gerakan Fatayat NU adalah Penguatan Kaderisasi, Penguatan Struktur Kelembagaan dan Penguatan Program,” papar Margaret Aliyatul Maemunah selaku Ketua Umum PP Fatayat NU.

Pembukaan Konferwil ke-8 Fatayat NU Kalimantan Barat ini dihadiri oleh Ketua Umum Pimpinan Pusat Fatayat NU, Margaret Aliyatul Maemunah, didampingi Ketua Bidang Organisasi PP Fatayat NU, Dewi Winarti, Ketua PWNU Provinsi Kalimantan Barat, Syarif, Kakanwil kemenag Provinsi Kalimantan Barat, Muhajirin Yanis, Ketua MUI Kalimantan Barat, Basri, Para Ketua Banom NU, Perwakilan Dinas di wilayah pemerintahan Kalimantan Barat dan lain sebagainya.

Pembukaan Konferwil Fatayat NU Kalbar ini dimulai dari pukul 09.30 WIB. hingga pukul 11.00 WIB. kemudian dilanjutkan dengan proses Konferwil hingga pukul 22.00 WIB. yang membuahkan aklamasi 14 PC Fatayat NU dalam memilih kembali Umi Marzuqoh untuk memimpin Fatayat NU Provinsi Kalimantan Barat di periode berikutnya, yakni PW Fatayat NU Kalbar Periode 2023-2028. Umi Marzuqoh menyatakan siap untuk memimpin Kembali Fatayat NU Provinsi Kalimantan Barat.

Tinggalkan Balasan