Kabupaten Bengkayang Terdampak Banjir dan Tanah Longsor, Satu Orang Hilang

ZONAKLABAR.COM, BENGKAYANG – Sejumlah titik di Kabupaten Bengkayang terdampak banjir dan tanah longsor. Terkait itu, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPDB) Provinsi menerima laporan dari BPBD daerah tersebut per Rabu 1 Maret 2023 Pukul 08.08 WIB.

Konten Pilihan:

Studi Antropolog Soal Pendirian Kota Pontianak dan Mitos Kuntilanak

Warga Temukan Bayi di Tempat Sampah di Sungai Raya Dalam

Disampaikan Ketua Satgas Informasi Bencana BPBD Provinsi Kalimantan Barat, Daniel bahwa Kejadian bencana terjadi pada Senin 27 Februari 2023.

“Wilayah terdampak bencana banjir di Kabupaten Bengkayang yakni di Desa Danti, Kecamatan Sanggau Ledo,” ujarnya, Rabu 1 Maret 2023.

Dari laporan tersebut, pihaknya menerima terkait ada satu orang hilang  yang terbalik dari perahu yang ditumpangi dan saat ini masih dalam proses pencarian.

“Banjir dan tanah longsor juga menghantam Desa Setangai Jaya, Dusun Sekida hingga Desa Sentebang. Dan catatan Fasum dan warga terdampak masih dalam proses pendataan,” tambahnya.

Lebih lanjut, dia menyebut, daerah itu juga terjadi bencana tanah longsor dengan wilayah yang terdampak yakni di Dusun Jelatang, Desa Jesape, Kecamatan Ledo, Kabupaten Bengkayang.

“Fasum yang terdampak adalah tower yang mengalami kemiringan 45 derajat, material longsor menutup badan jalan,” tuturnya.

Kemudian, tambahnya, di Desa Goa, Kecamatan Sanggau Ledo yang mana terdapat Jembatan Gantung yang tidak dapat berfungsi optimal karena tanah disekitarnya longsor. Lalu di Dusun Risau Desa Jagoi, Kecamatan Jagoi Babang terdapat 1 unit sekolah terdampak.

“Di SDN 08 ini dengan kondisi pagar dan dindingnya roboh diterjang oleh tanah yang bergerak,” tutupnya. **

 

Tinggalkan Balasan