MEMPAWAH, ZONAKALBAR.COM – Anggota DPR RI Komisi XIII, Franciscus Sibarani, kembali mengunjungi Gereja Katolik Stasi St. Yosef Bawat pada Jumat, 20 Februari 2026. Kunjungan ini menjadi yang kesekian kalinya dilakukan Sibarani sebagai bentuk komitmennya dalam mengawal pembangunan rumah ibadah tersebut.
Baca juga:Gaya Baru Wakil Rakyat: Franciscus Sibarani Sentuh Langsung Aspirasi Masyarakat Desa Suak Barangan
Baca juga:PKC PMII Kalbar Apresiasi 1 Tahun Kinerja Gubernur Kalimantan Barat dan 12 Capain di Tahun Pertama
Kunjungan tersebut dilakukan dalam rangka meninjau langsung perkembangan pembangunan gereja yang sebelumnya sempat mengalami kemandekan cukup lama, yakni sejak tahun 2022 hingga 2025. Bantuan dan perhatian yang diberikan Sibarani disebut menjadi salah satu faktor penting yang mendorong kembali proses pembangunan.
Stasi St. Yosef Bawat sendiri berada di Desa Pahonk, Kecamatan Mempawah Hulu, Kabupaten Mempawah. Kehadiran Sibarani disambut hangat oleh umat yang telah menantikan perkembangan pembangunan gereja mereka.
Banyak umat yang hadir menyampaikan rasa bangga dan terima kasih atas perhatian yang konsisten diberikan oleh wakil rakyat tersebut. Mereka menilai, kehadiran Sibarani bukan sekadar kunjungan seremonial, melainkan bentuk nyata kepedulian terhadap kebutuhan umat di wilayah pedalaman.
Ketua Panitia Pembangunan Gereja, Alina, mengungkapkan rasa syukur atas dukungan yang diberikan. “Kami sangat bersyukur dengan kehadiran dan bantuan Pak Sibarani. Karena beliau, gereja kami kini layak digunakan untuk ibadah dan juga bisa dimanfaatkan untuk kegiatan sosial warga sejak Natal tahun lalu,” ujarnya.
Hal senada juga disampaikan Kepala Desa Pahonk, Epifianus. Ia menyampaikan apresiasi dan terima kasih karena sejak lama umat dan warga menantikan perhatian dari berbagai pihak. Menurutnya, bantuan Sibarani telah menjawab kerinduan masyarakat akan rumah ibadah yang representatif.
Epifianus juga menilai Sibarani sebagai anggota dewan yang paling sering mengunjungi Kecamatan Mempawah Hulu, khususnya Desa Pahonk.
Sementara itu, Sibarani mengaku senang melihat perkembangan Gereja St. Yosef Bawat yang kini telah memiliki atap yang layak, aman, dan nyaman digunakan untuk beribadah. Ia berharap dengan selesainya pembangunan gereja, umat semakin kompak, lebih aktif berkumpul, serta menjadikan gereja sebagai pusat pembinaan iman dan kegiatan sosial kemasyarakatan.


