Dorong Akses dan Kualitas Pendidikan, Franciscus Sibarani Bawa Program PROKASI ke SMA Negeri 1 Toho Mempawah

MEMPAWAH, ZONAKALBAR.COM – Upaya memperluas akses pendidikan sekaligus membuka peluang kerja bagi generasi muda terus dilakukan Anggota DPR RI Daerah Pemilihan Kalimantan Barat I, Franciscus Maria Agustinus Sibarani. Komitmen tersebut diwujudkan melalui sosialisasi Program PROKASI (Program Langsung Kerja Kanopi Sibarani) di SMA Negeri 1 Toho, Kabupaten Mempawah, pada 27 Februari 2026.

Baca juga:Sibarani Apresiasi Kreativitas Siswa SMA Negeri 1 Toho, Dorong Penguatan Ideologi Pancasila Lewat Budaya

Baca juga:Gandeng Fatayat NU Kubu Raya, Sibarani Gelar Ramadhan Berbagi di Ponpes Miftahul Ulum Kumpai

Dalam kegiatan tersebut, Sibarani menegaskan bahwa peningkatan kualitas pendidikan harus berjalan seiring dengan kesiapan generasi muda menghadapi dunia kerja. Menurutnya, tantangan saat ini bukan hanya bagaimana siswa menyelesaikan pendidikan menengah, tetapi bagaimana mereka memiliki arah dan peluang yang jelas setelah lulus.

Ia menilai masih terdapat kesenjangan antara pendidikan dan kebutuhan lapangan kerja. Banyak lulusan yang memiliki potensi dan semangat, namun belum memiliki akses, jaringan, serta pengalaman untuk memasuki dunia profesional.

“Anak-anak kita harus disiapkan bukan hanya untuk lulus, tetapi untuk siap melangkah. Pendidikan harus memberi harapan sekaligus jalan nyata untuk masa depan,” ungkap Sibarani di hadapan para siswa.

Baca juga:PC PMII Kubu Raya Gelar Dialog Refleksi Akhir Tahun, Apresiasi Kepemimpinan Sujiwo–Sukir

Secara khusus, ia menyoroti sektor kesehatan sebagai bidang strategis yang terus membutuhkan tenaga terampil dan berdedikasi. Menurutnya, dunia kesehatan tidak hanya memerlukan kompetensi teknis, tetapi juga empati dan kepedulian sosial—nilai yang dapat dibentuk sejak di bangku sekolah.

Melalui PROKASI, Sibarani menghadirkan program berkesinambungan yang membuka kesempatan langsung bekerja sebagai caregiver di bidang layanan kesehatan. Program ini menjadi pintu awal bagi lulusan sekolah menengah untuk memperoleh pengalaman kerja sekaligus membangun kemandirian ekonomi.

Baca juga:Sibarani Terima Audiensi Kepala Desa se-Kecamatan Sadaniang; Warga Keluhkan Jalan Rusak

Tidak berhenti pada kesempatan kerja, PROKASI juga menyediakan jalur lanjutan untuk melanjutkan pendidikan formal di bidang kesehatan, khususnya keperawatan. Dengan skema ini, peserta dapat memulai karier dari level dasar, kemudian meningkatkan kualifikasi akademik hingga menjadi perawat profesional.

“Ini adalah program yang berkesinambungan. Anak-anak bisa mulai bekerja sebagai caregiver, memperoleh pengalaman dan penghasilan, lalu melanjutkan kuliah di bidang kesehatan. Dengan begitu, masa depan mereka lebih terarah dan memiliki jenjang karier yang jelas,” jelasnya.

Baca juga:PKC PMII Kalbar Apresiasi 1 Tahun Kinerja Gubernur Kalimantan Barat dan 12 Capain di Tahun Pertama

Sibarani juga menyoroti bahwa faktor ekonomi seringkali menjadi kendala bagi lulusan untuk melanjutkan pendidikan tinggi. Karena itu, model yang menggabungkan kerja dan studi dinilai sebagai solusi realistis yang memberi kesempatan lebih luas bagi generasi muda, khususnya di Kalimantan Barat.

Kegiatan sosialisasi berlangsung interaktif dan penuh antusiasme. Para siswa aktif mengajukan pertanyaan terkait persyaratan, tahapan seleksi, hingga prospek kerja di sektor kesehatan. Kehadiran orang tua siswa turut memperkaya dialog, terutama dalam memastikan kesiapan dan masa depan anak-anak mereka.

Kepala SMA Negeri 1 Toho, Agus Subagio, S.T., S.Pd., menyampaikan apresiasi atas perhatian dan dukungan yang diberikan kepada para peserta didik.

Baca juga:Franciscus Sibarani Dorong Pembangunan SDM Desa Lewat PROKASI, Anak Muda Sadaniang Dapat Harapan Baru

“Kami menyampaikan terima kasih atas kehadiran dan kepedulian Bapak Franciscus Sibarani. Program ini memberikan pilihan nyata bagi siswa kami, khususnya yang ingin langsung bekerja di sektor kesehatan namun tetap memiliki kesempatan melanjutkan pendidikan,” ujarnya.

Ia menilai kolaborasi seperti ini sangat penting agar sekolah tidak hanya menjadi tempat transfer ilmu, tetapi juga menjadi ruang pembuka akses menuju dunia kerja dan pengembangan karier.

Melalui kegiatan ini, PROKASI diharapkan menjadi jembatan strategis antara pendidikan menengah dan profesi di bidang kesehatan. Dengan pendekatan langsung kerja dan kelanjutan studi, program ini diharapkan mampu melahirkan tenaga kesehatan muda dari Kalimantan Barat yang terampil, mandiri, dan siap berkontribusi bagi masyarakat.

IKUTI ZONA KALBAR COM DI GOOGLE NEWS / BERLANGGANAN ZONA KALBAR COM MELALUI WHATSAPP