KUBU RAYA, ZONAKALBAR.COM – Komitmen dalam mendorong peningkatan kualitas pendidikan dan kemandirian generasi muda kembali ditegaskan Anggota DPR RI Daerah Pemilihan Kalimantan Barat I, Franciscus Maria Agustinus Sibarani, melalui kegiatan sosialisasi Program PROKASI di Pondok Pesantren Miftahul Ulum Kumpai. Kegiatan ini dilaksanakan dengan menggandeng PC Fatayat NU Kubu Raya, serta dirangkaikan dengan agenda Ramadhan Berbagi di lingkungan pesantren.
Kegiatan yang berlangsung dalam suasana bulan suci Ramadan tersebut diikuti oleh para santri perempuan. Momentum ini dimanfaatkan untuk tidak hanya memberikan motivasi pendidikan, tetapi juga membuka wawasan terkait peluang kerja dan kemandirian ekonomi bagi perempuan muda.
Dalam penyampaiannya, Sibarani menegaskan bahwa pendidikan merupakan fondasi penting dalam membangun peradaban bangsa. Namun, menurutnya, pendidikan tidak boleh berhenti pada aspek akademik semata, melainkan harus mampu menjawab tantangan sosial dan ekonomi yang dihadapi generasi muda saat ini.
Ia juga menyoroti bahwa akses pendidikan dan pekerjaan masih menjadi tantangan bagi banyak anak muda di Kalimantan Barat. Karena itu, diperlukan sinergi antara wakil rakyat, organisasi kemasyarakatan, dan lembaga pendidikan untuk menghadirkan solusi nyata yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.
Melalui PROKASI (Program Langsung Kerja Kanopi Sibarani), Sibarani menghadirkan program yang dirancang untuk memfasilitasi generasi muda yang ingin segera bekerja, khususnya di bidang layanan kesehatan. Program ini membuka peluang bagi peserta untuk mendapatkan pengalaman kerja serta membangun kemandirian ekonomi sejak dini.
Baca juga:Dari Mandek ke Layak Ibadah, Komitmen Sibarani Hidupkan Kembali Pembangunan Gereja Stasi Bawat
Secara khusus, Sibarani menekankan pentingnya pemberdayaan perempuan. Mengingat seluruh peserta kegiatan merupakan santri perempuan, ia menyampaikan pesan bahwa perempuan memiliki hak dan kapasitas yang sama untuk maju dan mandiri.
“Perempuan juga harus mandiri dan mampu berdikari secara ekonomi. Salah satu jalannya adalah dengan menempuh pendidikan yang baik serta memiliki keberanian untuk bekerja dan mengembangkan diri,” tegas Sibarani di hadapan para santri.
Ia menambahkan bahwa kemandirian perempuan bukan hanya penting bagi diri pribadi, tetapi juga berdampak besar bagi keluarga dan lingkungan sekitarnya. Perempuan yang berpendidikan dan memiliki pekerjaan akan menjadi pilar penting dalam membangun masyarakat yang lebih kuat dan sejahtera.
Baca juga:PKC PMII Kalbar Apresiasi 1 Tahun Kinerja Gubernur Kalimantan Barat dan 12 Capain di Tahun Pertama
Kegiatan ini disambut dengan antusias oleh para santri yang aktif mengajukan pertanyaan seputar mekanisme program dan peluang yang tersedia. Suasana dialog berlangsung hangat dan interaktif, menunjukkan semangat para peserta untuk mempersiapkan masa depan yang lebih baik.
Ketua PC Fatayat NU Kubu Raya, Jalilah Asy’ari, dalam kesempatan yang sama menyampaikan apresiasi atas kolaborasi yang terjalin. Menurutnya, sinergi ini menjadi langkah konkret dalam memperkuat peran perempuan muda, khususnya santri, agar memiliki kepercayaan diri dan akses yang lebih luas terhadap pendidikan dan pekerjaan.
Baca juga:Gandeng Fatayat NU Kubu Raya, Sibarani Gelar Ramadhan Berbagi di Ponpes Miftahul Ulum Kumpai
Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan Ramadhan Berbagi sebagai bentuk kepedulian sosial dan penguatan nilai kebersamaan di bulan suci. Melalui kegiatan ini, diharapkan lahir generasi santri perempuan yang tidak hanya kuat secara spiritual, tetapi juga mandiri, terampil, dan siap berkontribusi bagi pembangunan Kalimantan Barat.


