MEMPAWAH, ZONAKALBAR.COM – Tim Franciscus Sibarani yang diwakili oleh Yohanes Tola melakukan pertemuan dengan Kepala Desa Amawang, Kecamatan Sadaniang, Kabupaten Mempawah Provinsi Kalimantan Barat, Rabu 4 Februari 2026. Pertemuan yang berlangsung di Kantor Desa Amawang ini bertujuan untuk menyerap aspirasi masyarakat sekaligus memperkenalkan Program PROKASI sebagai tawaran konkret pembangunan sumber daya manusia di desa.
PROKASI (Program Kuliah Langsung Kerja Kanopi–Sibarani) merupakan inisiatif Franciscus Sibarani, Anggota DPR RI Dapil Kalimantan Barat I, Komisi XIII DPR RI. Program ini secara khusus ditujukan bagi anak-anak muda yang memiliki minat menjadi perawat namun terkendala keterbatasan ekonomi, agar tetap memperoleh akses pendidikan dan masa depan yang layak.
Kepala Desa Amawang, Donisius, menyampaikan apresiasi atas kehadiran langsung Tim Franciscus Sibarani di desanya. Menurutnya, kehadiran tim merupakan bukti nyata kepedulian terhadap masyarakat desa yang selama ini kerap merasa jauh dari perhatian pengambil kebijakan di tingkat pusat.
Baca juga:Tim Franciscus Sibarani Serap Aspirasi Warga Desa Pentek, Tawarkan Program PROKASI untuk Anak Muda
“Dengan kedatangan langsung Tim Bapak Franciscus Sibarani, kami sebagai warga desa merasa didengarkan dan diperhatikan. Meski beliau belum hadir secara langsung, kehadiran tim saja sudah membuat kami senang, apalagi membawa program nyata untuk anak-anak muda desa kami. Saya sangat mendukung program ini,” ujar Donisius.
Tim Sibarani menyampaikan bahwa respon positif dari pemerintah desa menjadi energi baru bagi tim untuk memperluas jangkauan Program PROKASI. Ia juga mengapresiasi inisiatif Kepala Desa Amawang yang siap memperkenalkan program ini kepada salah satu Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di desa tersebut.
Baca juga:Pastikan Hak Masyarakat Atas Pelayanan Kesehatan, Franciscus Sibarani Bangun Sinergitas dengan BPJS
“Saya datang membawa pesan Pak Franciscus Sibarani sekaligus membangun silaturahmi antara warga desa dengan beliau. Pak Sibarani sangat konsen pada pembangunan manusia di Kalimantan Barat, karena daerah ini hanya akan maju jika manusianya ikut dibangun dan anak-anak tidak mampu memperoleh kesempatan yang sama,” tegas Yohanes Tola.
Melalui Program PROKASI, Franciscus Sibarani menegaskan komitmennya untuk menghadirkan kebijakan yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat, khususnya generasi muda desa. Upaya ini menjadi bukti bahwa pembangunan bukan semata soal infrastruktur, melainkan tentang membuka jalan masa depan yang adil, inklusif, dan bermartabat bagi seluruh anak bangsa.


