ZONA KALBAR – Jawa Timur dikenal sebagai salah satu provinsi dengan jumlah pondok pesantren terbanyak di Indonesia, bersanding dengan Jawa Barat dan Banten. Di antara banyaknya pesantren tersebut, beberapa nama besar seperti Pondok Pesantren Lirboyo telah dikenal luas, bahkan hingga mancanegara.
BACA: Anggota DPRD Kalbar Suib Kawal Ulama dan Pondok Pesantren
Pondok Pesantren Lirboyo, yang terletak di Kecamatan Mojoroto, Kota Kediri, Jawa Timur, merupakan salah satu institusi pendidikan Islam tertua dan terbesar di Jawa Timur. Dengan alumni yang tersebar di berbagai penjuru dunia, Lirboyo memiliki peran penting dalam pengembangan pendidikan Islam di Indonesia. Artikel ini akan mengulas sejarah berdirinya pesantren ini, unit-unit pendidikan yang ada, serta teknis pendidikan yang diterapkan.
BACA: Diduga 61 Santri Pesantren Al Furqon Tebas Keracunan Setelah Makan Siang
Kilas Balik Pendirian Pondok Pesantren Lirboyo
Berdirinya Pondok Pesantren Lirboyo tidak bisa dilepaskan dari sosok KH. Abdul Karim, sang pendiri. Beliau lahir di Magelang, Jawa Tengah, pada tahun 1856. Sejak usia 14 tahun, KH. Abdul Karim telah berkelana menimba ilmu di berbagai pesantren terkemuka, seperti Pesantren Trayang Kertosono, Pesantren Sono Sidoarjo, dan Pesantren Kedungdoro Surabaya. Beliau juga berguru kepada Syaikhona Kholil Bangkalan selama kurang lebih 23 tahun, serta KH. Hasyim Asy’ari di Pondok Pesantren Tebuireng, Jombang.
BACA: Dari Pesantren ke Panggung Nasional, Santri Darun Nasyiin Ukir Prestasi di Pencak Silat
Pada tahun 1908, KH. Abdul Karim menikah dengan Siti Khodijah, putri Kiai Sholeh dari Banjarmlati, Kediri. Dua tahun kemudian, pada tahun 1910, beliau bersama istrinya pindah ke Desa Lirboyo. Di sinilah awal mula berdirinya Pondok Pesantren Lirboyo.
Setibanya di Lirboyo, KH. Abdul Karim mendirikan sebuah surau atau musala yang digunakan sebagai tempat mengajar agama Islam kepada masyarakat setempat. Santri pertama beliau adalah Umar dari Madiun. Seiring waktu, jumlah santri KH. Abdul Karim semakin bertambah, sehingga pada tahun 1913, beliau secara resmi mendirikan Pondok Pesantren Lirboyo. Pada saat yang sama, beliau juga membangun sebuah masjid yang hingga kini dikenal dengan nama Masjid Lawang Songo, karena memiliki sembilan pintu.
Pondok Pesantren Lirboyo juga memiliki peran penting dalam sejarah perjuangan kemerdekaan Indonesia. Para santri Lirboyo turut serta dalam berbagai pertempuran, seperti peristiwa 10 November 1945 di Surabaya.
Unit-Unit Pendidikan di Pondok Pesantren Lirboyo
Saat ini, terdapat 15 unit pondok yang berada di bawah naungan Pondok Pesantren Lirboyo, antara lain:
1. Pondok Pesantren Lirboyo (Pondok Induk)
2. Pondok Pesantren Haji Mahrus
3. Pondok Pesantren Haji Ya’qub
4. Pondok Pesantren Putri Hidayatul Mubtadi’aat
5. Pondok Pesantren Putri Hidayatul Mubtadi’aat Al-Quraniyyah
6. Pondok Pesantren Putri Tahfidzul Qur’an
7. Pondok Pesantren Lirboyo HM Al-Mahrusiyah
8. Pondok Pesantren Salafiy Terpadu Ar-Risalah
9. Pondok Pesantren HM Antara
10. Pondok Pesantren Darussalam
11. Pondok Pesantren Murottilil Qur’an
12. Pondok Pesantren Al-Baqoroh
13. Pondok Pesantren Al-Ihsan
14. Pondok Pesantren HM Syarif Hidayatullah
15. Pondok Pesantren Darussa’adah
Selain unit-unit di atas, Pondok Pesantren Lirboyo juga memiliki beberapa pondok cabang yang tersebar di berbagai daerah, seperti Pesantren Pagung Kediri, Pesantren Turen Malang, Pesantren Bakung Blitar, Pesantren Santren Blitar, dan Pesantren Majalengka.
BACA: Sejumlah OKP Gelar Baksos dan Buka Puasa Bersama di Pesantren Yatim Piatu Al-Adabiy Kota Pontianak
Teknis Pendidikan di Pondok Pesantren Lirboyo
Pondok Pesantren Lirboyo menerapkan dua sistem pendidikan yang berjalan secara berdampingan, yaitu sistem classical dan tradisional. Sistem classical diterapkan di madrasah atau sekolah dengan menawarkan pembelajaran wajib yang disesuaikan dengan kemampuan santri. Sementara itu, sistem tradisional digunakan dalam pengajian kitab dan bahtsul masail. Pengajian kitab sangat dianjurkan sebagai bekal tambahan keilmuan bagi para santri.
BACA: Oknum Pengasuh Ponpes di Kubu Raya di Tangkap Polisi Karna Diduga Rudapaksa Santrinya
Kesimpulan
Pondok Pesantren Lirboyo merupakan salah satu pesantren yang memiliki sejarah panjang dan kontribusi besar dalam dunia pendidikan Islam di Indonesia. Dengan sistem pendidikan yang komprehensif dan unit-unit pendidikan yang beragam, Lirboyo terus berupaya mencetak generasi muda Islam yang berilmu, berakhlak mulia, dan bermanfaat bagi masyarakat.**

