Sibarani Ajak Tokoh Adat Perkuat Kerukunan Melalui Bhinneka Tunggal Ika

ZONA KALBAR COM, LANDAK – Memasuki hari ketiga rangkaian kerjanya di Kalimantan Barat, Anggota MPR RI Franciscus Sibarani menggelar sosialisasi 4 Pilar dalam selama dua hari (14-15 Desember 2025) dalam empat sesi di Kec Mempawah Hulu, Kabupaten Landak. Fokus utama dalam diskusi kali ini menyasar pada peran strategis kearifan lokal dan tokoh adat sebagai pilar penyangga kerukunan nasional di tengah kemajemukan masyarakat.

Baca juga: Safari Kebangsaan di Bengkayang dan Landak, Sibarani: Nasionalisme Adalah Harga Mati di Wilayah Perbatasan

Sibarani menegaskan bahwa nilai-nilai adat yang dijunjung tinggi oleh masyarakat Landak sangat selaras dengan napas Pancasila, terutama dalam aspek gotong royong dan penghormatan terhadap sesama. Beliau memuji kematangan masyarakat Landak dalam menjaga kondusivitas daerah, meski dihuni oleh beragam etnis dan penganut agama yang berbeda-beda.

“Budaya musyawarah untuk mufakat adalah ciri khas yang sudah mendarah daging di tanah Landak. Saya tegaskan di dua sesi hari ini, untuk memastikan bahwa harmoni ini tidak goyah oleh provokasi atau isu-isu yang memecah belah. 4 Pilar adalah payung besar yang memberikan perlindungan dan ruang yang sama bagi semua warna perbedaan di bawah naungan NKRI,” jelasnya pada 14 Desember 2025.

Baca juga: Bupati Landak Raih Dua Penghargaan Keterbukaan Informasi

Selain memaparkan materi ideologi, Sibarani juga mengajak para tokoh adat untuk terus membimbing generasi muda agar tidak melupakan akar budayanya. Ia meyakini bahwa manusia yang kokoh dengan identitas budayanya akan lebih mudah memahami dan mencintai negaranya, sehingga persatuan bangsa akan tercipta secara alami tanpa paksaan.**

IKUTI ZONA KALBAR COM DI GOOGLE NEWS / BERLANGGANAN ZONA KALBAR COM MELALUI WHATSAPP