KETAPANG, ZONAKALBAR.COM – Anggota Komisi XIII DPR RI, Franciscus Maria Agustinus Sibarani, menegaskan pentingnya koordinasi antara Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dan pihak sekolah dalam pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Menurutnya, komunikasi yang baik dengan sekolah menjadi kunci untuk menjaga kualitas makanan yang diterima para siswa.
Hal tersebut disampaikan Sibarani saat melakukan kunjungan ke SMKN 1 Ketapang guna meninjau langsung pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis di sekolah tersebut.
Dalam kunjungan itu, Sibarani melihat proses pembagian makanan kepada siswa serta berdialog dengan pihak sekolah mengenai mekanisme pelaksanaan program dan kualitas makanan yang disediakan.
Ia menilai, keberhasilan program MBG tidak hanya bergantung pada penyedia makanan, tetapi juga pada keterlibatan aktif pihak sekolah dalam melakukan pengawasan.
Baca juga:Franciscus Sibarani Apresiasi Kebijakan Kantor Imigrasi Pasca Kerusuhan WNA Di Ketapang
“SPPG tidak bisa berjalan sendiri. Harus ada komunikasi dan interaksi yang baik dengan sekolah agar kualitas makanan yang diberikan kepada siswa benar-benar terjaga,” kata Sibarani.
Ia menambahkan, guru dan pihak sekolah memiliki peran penting sebagai pengawas kualitas makanan yang dibagikan kepada siswa.
“Guru menjadi garda terdepan dalam memastikan makanan yang diterima siswa memenuhi standar gizi dan layak dikonsumsi,” ujarnya.
Sibarani juga mengapresiasi kerja sama yang telah terjalin antara pihak SMKN 1 Ketapang dan SPPG dalam menjalankan program tersebut.
“Saya mengapresiasi kerja sama yang baik antara sekolah dan SPPG. Kolaborasi ini penting agar program Makan Bergizi Gratis benar-benar memberikan manfaat bagi kesehatan dan perkembangan para siswa,” katanya.
Pihak SMKN 1 Ketapang menyambut baik kunjungan tersebut. Sekolah menilai program Makan Bergizi Gratis memberikan dampak positif bagi para siswa, tidak hanya dalam pemenuhan gizi harian tetapi juga dalam mendukung konsentrasi belajar di sekolah.
Kunjungan tersebut menjadi bagian dari upaya pengawasan pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis agar berjalan sesuai standar dan memberikan manfaat optimal bagi para pelajar.



