Ketua PKC PMII Kalbar Tegaskan Pentingnya Profesionalisme Instruktur dalam PIW dan Rakorda 2026

MEMPAWAH, ZONAKALBAR.COM – Ketua Pengurus Koordinator Cabang Pergerakan Mahasiswa IsIam Indonesia (PKC PMII ) Kalimantan Barat, Achmad Sukron, menegaskan pentingnya penguatan kualitas kaderisasi melalui profesionalisme instruktur dalam agenda Pelatihan Instruktur Wilayah (PIW) dan Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) PKC dan KOPRI PKC PMII Kalimantan Barat yang dilaksanakan pada tanggal 9 sampai 11 Mei 2026 di Aula Wisma Chandramidi, Kabupaten Mempawah.

Baca juga:PKC PMII Kalbar Apresiasi 1 Tahun Kinerja Gubernur Kalimantan Barat dan 12 Capain di Tahun Pertama

Dalam keterangannya, Achmad Sukron menyampaikan bahwa kaderisasi merupakan jantung gerakan PMII yang harus terus dirawat dengan keseriusan, kedisiplinan, dan arah gerak yang visioner. Menurutnya, instruktur bukan hanya berperan sebagai pengajar dalam pelatihan, tetapi juga menjadi penjaga nilai, arah perjuangan, dan tradisi intelektual organisasi.

“PIW dan Rakorda ini menjadi momentum untuk memperkuat kualitas kaderisasi PMII di Kalimantan Barat. Kita ingin melahirkan instruktur yang tidak hanya memahami teknis pelatihan, tetapi juga memiliki integritas, wawasan kebangsaan, serta kemampuan membaca tantangan zaman,” ujar Sukron.

Baca juga:Pendaftaran Penerimaan Santri Baru TA 2026/2027 Ponpes Syaichona Moh. Cholil Cabang Kalbar Resmi dibuka

Ia juga menekankan bahwa transformasi kaderisasi harus mampu menjawab perkembangan sosial, teknologi, dan dinamika generasi muda saat ini. Oleh sebab itu, profesionalisme instruktur menjadi fondasi penting dalam menciptakan kader PMII yang adaptif, progresif, dan tetap berpijak pada nilai-nilai Ahlussunnah wal Jama’ah.
Mengusung tema “Profesionalisme Instruktur untuk Kaderisasi Transformatif,” kegiatan ini diharapkan menjadi ruang konsolidasi gagasan sekaligus penguatan arah gerakan kaderisasi PMII se-Kalimantan Barat agar semakin terarah, berdampak, dan relevan terhadap kebutuhan umat dan bangsa.

Dimomen yang sama, Sukron juga mengajak seluruh kader PMII untuk menjadikan forum ini sebagai wadah mempererat solidaritas organisasi serta memperkuat komitmen perjuangan dalam membangun peradaban yang lebih maju dan berkeadaban.

Baca juga:Franciscus Sibarani: Dari 25 Tahun Perayaan Syukur Paroki St Carolus Borromeus Tembelina

“PMII harus terus hadir sebagai organisasi kader yang mampu melahirkan generasi pemimpin masa depan yang berilmu, berakhlak, dan memiliki keberpihakan terhadap rakyat,” tutupnya.

IKUTI ZONA KALBAR COM DI GOOGLE NEWS / BERLANGGANAN ZONA KALBAR COM MELALUI WHATSAPP