PONTIANAK, ZONAKALBAR.COM – Dalam rangka memperingati Hari Lahir (Harlah) ke-66 Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia, Pengurus Koordinator Cabang (PKC) PMII Kalimantan Barat menggelar kegiatan Istighosah dan Doa Bersama sebagai bentuk refleksi spiritual dan penguatan nilai-nilai perjuangan kader.
Kegiatan yang mengusung tema “Refleksi Harlah PMII ke-66: Aksi Nyata PMII untuk Indonesia” ini dilaksanakan pada Senin, 27 April 2026, pukul 18.30 WIB, bertempat di Sekretariat PKC PMII Kalimamtan Barat. Acara ini dihadiri oleh jajaran pengurus dan kader PMII se-Kalbar.
Baca juga:PMII Kalbar Minta Polri Mengusut Tuntas Kasus Penyiraman Air Keras dan Melindungi Korban
Ketua PKC PMII Kalbar, Achmad Sukron, dalam keterangannya menegaskan bahwa momentum harlah harus dimaknai lebih dari sekadar perayaan seremonial. Ia menyampaikan bahwa refleksi melalui istighosah dan doa bersama menjadi langkah penting dalam memperkuat spiritualitas kader sekaligus meneguhkan arah gerakan organisasi.
“Di usia ke-66 ini, PMII harus semakin matang dalam berpikir dan bertindak. Kader tidak hanya dituntut aktif dalam ruang organisasi, tetapi juga harus mampu menghadirkan aksi nyata yang berdampak bagi masyarakat. Inilah esensi dari tema yang kita angkat, yakni bagaimana PMII benar-benar hadir untuk Indonesia,” ujarnya.
Baca juga:PKC PMII Kalbar Apresiasi 1 Tahun Kinerja Gubernur Kalimantan Barat dan 12 Capain di Tahun Pertama
Ia juga menambahkan bahwa kekuatan PMII terletak pada keseimbangan antara intelektualitas, spiritualitas, dan gerakan sosial. Oleh karena itu, kegiatan seperti istighosah menjadi bagian penting dalam menjaga ruh perjuangan kader agar tetap berlandaskan nilai-nilai keislaman dan kebangsaan.
Rangkaian acara diisi dengan pembacaan istighosah, doa bersama, serta refleksi perjalanan organisasi. Kegiatan berlangsung khidmat dan penuh kekhusyukan, mencerminkan semangat kebersamaan kader dalam menyongsong masa depan yang lebih baik.
Dengan terselenggaranya kegiatan ini, diharapkan Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia semakin kokoh dalam menjalankan perannya sebagai organisasi kader yang berkomitmen pada nilai keislaman, kebangsaan, dan kemahasiswaan.
