Pengawasan Sertifikasi Halal Ajak Pengusaha UMKM Manfaatkan Program SEHATI

PONTIANAK, ZONAKALBAR.COM – Kami mengajak para pengusaha UMKM segera mengurus Sertifikat Halal untuk setiap produknya. Manfaatkan kuota program Sertifikat Halal Gratis (SEHATI) Self Daclare 2025 yang masih tersedia, Satgas Halal juga secara berkala melakukan pengawasan dilapangan.

Baca juga:KETUA IPARI RI JADI NARASUMBER PODCAST PADA RANGKAIAN PENAIS AWARD 2025

Baca juga:Satgas Halal Bahas Fasilitasi Sertifikat Halal Bersama Diaperindag ESDM Kalbar

Himbauan itu disampaikan H. Mahmud, S.Ag Ketua Satgas Halal Kemenag Kalbar bersama tim sesaat setelah melakukan konsolidasi dan evaluasi pelaksanaan program Satgas Halal tahun 2025, yang fokus mendorong pengusaha atau Pelaku Usaha (PU) untuk memanfaatkan kuota SEHATI 2025 yang masih tersedia. Pertemuan diruang Kabag TU Kanwil Kemenag Kalbar, Senin (25/08/2025).

Baca juga:Menggali Kearifan Lokal Melalui Seminar dan Merawat Jejak Leluhur

“Dalam rangka peningkatan produk halal di Kalbar, kami mengajak para Pelaku Usaha UMKM untuk mengurus Sertifikat Halal bagi produknya, supaya produk tersebut terjamin kehalalan dan juga dapat meningkatkan daya beli oleh para konsumennya. Manfaatkan kuota Sehati 2025 yang masih ada untuk Kalbar yaitu 3.048 dari total 5.931,” himbau Kabag TU Kanwil Kemenag Kalbar.

Ketua Satgas Halal juga menyampaikan bahwa pengawas halal di kabupaten/kota Sekalbar juga sedang melakukan pengawasan halal dititik keramaian, sebagai upaya untuk menjamin kehalalan produk dari PU UMKM.

Baca juga:Profesor Zaenuddin Mengajak Masyarakat Kebahan Wakafkan Budaya Lokal

“Disamping mendorong PU UMKM mengurus sertifikasi halal, Satgas Halal juga melalui tim satgas dan pengawas halal di 14 kabupaten/kota Sekalbar secara berkala melakukan pengawasan dilapangan, tentu ini sebagai upaya memastikan produk yang beredar dan diperjualbelikan terjamin kehalalannya, jika ada ditemukan produk yang belum bersertifikat halal maka kami sarankan PU untuk mengurusnya dan jika ada pelanggaran akan kami tindaklanjuti dengan berkoordinasi kepada pihak berwenang sebagai mitra strategis,” tegas Mahmud.