MELAWI, ZONAKALBAR.COM – Profesor Zaenuddin, Direktur Pascasarjana IAIN Pontianak, mengajak masyarakat Desa Kebebu, Kecamatan Nanga Pinoh, Melawi, untuk mewakafkan diri dalam melestarikan ragam budaya lokal untuk lebih produktif dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Ajakan ini disampaikan dalam khutbah di Masjid Sidratul Muntaha Desa Kebebu.
Baca juga:Menggali Kearifan Lokal Melalui Seminar dan Merawat Jejak Leluhur
Baca juga:Pertemuan Luar Biasa Untuk Menguatkan Kerukunan Regional Kalimantan
Zaenuddin menekankan pentingnya melestarikan budaya lokal, seperti bahasa Kebahan, japin beranyam tali, begambus, belangkah, dan pencak silat.
“Kami mengajak masyarakat Kebahan mewakafkan diri untuk melestarikan ragam budayanya, yang dikelola supaya produktif sehingga dapat membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat Katab Kebahan,” ujar Zaenuddin saat melaksanakan pengabdian masyarakat di Kebebu.
Baca juga:Sukses Jadi Pengibar Bendera Kubu Raya, Bupati Bakal Boyong Paskibraka Berdarmawisata Sejarah
Dengan mewakafkan budaya lokal, masyarakat Kebahan dapat memastikan bahwa warisan budaya tersebut tetap hidup dan dapat dinikmati oleh generasi mendatang.
“Ajakan ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya melestarikan budaya lokal dan mempromosikan kekayaan budaya Melawi,” jelasnya.
Penulis


- Rois Saman merupakan penulis dan editor di Zonakalbar.com yang aktif mengulas berbagai isu, mulai dari berita daerah Kalimantan Barat, politik, pemerintahan, olahraga, pendidikan, hingga informasi publik. Dengan mengedepankan akurasi, kecepatan, dan keberimbangan informasi, Rois Saman berkomitmen menghadirkan berita yang terpercaya, mudah dipahami, dan bermanfaat bagi masyarakat. Melalui Zonakalbar.com, ia turut berkontribusi menyajikan informasi terkini yang relevan bagi pembaca di Kalimantan Barat maupun Indonesia.
- Agustus 1, 2026BeritaSMK Pancasila Gelar Workshop Penguatan Implementasi 8 Standar Nasional Pendidikan
- Agustus 1, 2026BeritaFranciscus Sibarani: Jadikan Masa Pembinaan sebagai Titik Balik Menata Masa Depan
- Agustus 1, 2026BeritaDi Balik Tembok LPKA, Pendidikan Tetap Berjalan: Franciscus Sibarani Apresiasi Program Paket A, B, dan C
- Agustus 1, 2026BeritaFranciscus Sibarani: Hak Pendidikan Anak Binaan Harus Tetap Terpenuhi

