ZONA KALBAR COM, LANDAK – Anggota MPR RI dari Fraksi Partai Golkar, Franciscus Sibarani, melanjutkan rangkaian Safari Kebangsaan di dua kabupaten sekaligus, yakni Bengkayang dan Landak (13/12). Dalam kunjungan maraton tersebut, Sibarani menekankan bahwa pendidikan karakter berbasis 4 Pilar harus menjadi prioritas utama, terutama bagi generasi muda yang tinggal di wilayah yang bersinggungan langsung dengan negara tetangga.
Baca juga: Dari Cuti Kuliah ke Panggung Wisuda: Cerita Fila dan Peran Penting Sibarani
Di hadapan para tokoh pendidik dan pemuda di Bengkayang, Sibarani menyatakan bahwa tantangan di wilayah perbatasan bukan hanya soal kedaulatan fisik, melainkan juga kedaulatan mental dan budaya. Menurutnya, arus informasi dan pengaruh ekonomi dari negara tetangga harus diimbangi dengan kebanggaan yang kuat terhadap identitas nasional Indonesia agar jiwa patriotisme tetap terjaga di dada masyarakat.
Baca juga: Franciscus Sibarani Bantu Pembangunan Atap Gereja St. Yosef Bawat yang Mangkrak Sejak 2022
“Kita tidak boleh membiarkan anak cucu kita lebih mengenal budaya atau produk luar dibandingkan nilai-nilai luhur bangsanya sendiri. Itulah mengapa sosialisasi 4 Pilar—Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika—menjadi instrumen krusial sebagai koridor hukum dan moral yang membentengi integritas bangsa kita di garis depan,” ujar Sibarani dengan tegas.
Baca juga: Gus Rijal Mumazziq: Mendidik Satu Perempuan Hakikatnya Mendidik Satu Generasi
Kegiatan yang berlangsung di dua lokasi ini juga diisi dengan sesi dialog interaktif mengenai penguatan literasi kebangsaan. Sibarani berharap para peserta yang hadir dapat menjadi agen perubahan yang menyebarkan semangat nasionalisme di lingkungan keluarga dan masyarakat sekitar, sehingga ketahanan nasional bermula dari unit terkecil di tingkat desa.**


