ZONA KALBAR COM – Berikut tulisan niat puasa Asyura (10 Muharram) dalam bahasa Arab, versi berbeda, disertai arti, manfaat, keutamaan, serta dasar hukumnya.
Niat Puasa Asyura (10 Muharram) dalam Bahasa Arab
نَوَيْتُ صَوْمَ يَوْمِ عَاشُورَاءَ سُنَّةً لِلَّهِ تَعَالَى
atau versi lain yang juga sering digunakan:
نَوَيْتُ صَوْمَ عَاشُورَاءَ غَدًا لِلَّهِ تَعَالَى
Artinya:
“Saya berniat puasa pada hari Asyura (10 Muharram) sunnah karena Allah Ta’ala.”
BACA PILIHAN REDAKSI:
Niat Puasa 9 dan 10 Muharram: Bacaan Tasua dan Asyura Bahasa Arab, Latin dan Artinya Lengkap
Lafal Niat Puasa Tasua dan Asyura Arab dan Latin: 9 10 Muharram 1447 H/2025 M
Dalam praktiknya, niat puasa sunnah seperti Asyura tidak wajib dilafalkan dengan lisan. Cukup hadir dalam hati bahwa seseorang berpuasa karena Allah SWT. Namun, banyak ulama membolehkan melafalkan niat untuk membantu menguatkan tekad.
Pengertian Puasa Asyura
Puasa Asyura adalah puasa sunnah yang dilakukan pada tanggal 10 Muharram dalam kalender Hijriah. Hari ini memiliki sejarah penting dalam Islam karena pada hari tersebut Allah menyelamatkan Nabi Musa عليه السلام dan Bani Israil dari kejaran Firaun.
Rasulullah ﷺ ketika tiba di Madinah mendapati kaum Yahudi berpuasa pada hari tersebut sebagai bentuk syukur. Beliau kemudian bersabda bahwa umat Islam lebih berhak terhadap Nabi Musa daripada mereka, lalu beliau pun berpuasa dan memerintahkan umatnya untuk berpuasa.
Dasar Hukum Niat Puasa Asyura
Dasar hukum puasa Asyura adalah hadis sahih yang diriwayatkan oleh:
HR. Imam Bukhari
HR. Imam Muslim
Dari Ibnu Abbas RA, beliau berkata:
“Rasulullah ﷺ berpuasa pada hari Asyura dan memerintahkan untuk berpuasa padanya.”
(HR. Bukhari dan Muslim)
Dalam riwayat lain, Rasulullah ﷺ bersabda bahwa puasa Asyura dapat menghapus dosa setahun yang lalu.
BACA JUGA:
Bacaan Niat Puasa Tasu’a dan Asyura 2025 9 dan 10 Muharram: Waktu dan Keutamaannya
Lafal Niat Puasa 1 Muharram 1447 H dan Waktu Pelaksanaan di Tahun 2025
Keutamaan Niat Puasa Asyura
Puasa Asyura memiliki keutamaan besar dalam Islam, di antaranya:
1. Menghapus dosa setahun sebelumnya
Rasulullah ﷺ bersabda:
“Puasa hari Asyura, aku berharap kepada Allah agar menghapus dosa setahun sebelumnya.”
(HR. Muslim)
Ini menunjukkan besarnya rahmat Allah bagi hamba yang melaksanakannya dengan ikhlas.
2. Termasuk puasa sunnah yang dianjurkan
Puasa ini sangat dianjurkan oleh Nabi Muhammad ﷺ sebagai bentuk syukur atas pertolongan Allah kepada Nabi Musa.
3. Meneladani para nabi
Dengan berpuasa Asyura, umat Islam meneladani Nabi Musa AS dan mengikuti sunnah Rasulullah ﷺ.
4. Melatih kesabaran dan pengendalian diri
Puasa secara umum mendidik jiwa untuk lebih sabar, menahan hawa nafsu, dan memperkuat ketakwaan.
Manfaat Puasa Asyura
Selain keutamaan spiritual, puasa Asyura juga memiliki manfaat dalam kehidupan sehari-hari:
1. Meningkatkan ketakwaan
Puasa membantu seseorang lebih dekat kepada Allah karena meninggalkan makan, minum, dan hal-hal yang membatalkan demi ibadah.
2. Membersihkan hati
Puasa membuat hati lebih lembut dan menjauhkan dari sifat sombong, iri, dan dengki.
3. Melatih disiplin diri
Menjalankan puasa sunnah seperti Asyura melatih konsistensi dalam ibadah.
4. Memberi ketenangan batin
Secara spiritual, puasa membawa ketenangan jiwa karena seseorang merasa sedang menjalankan perintah Allah.
Anjuran Puasa Tasu’a (9 Muharram)
Rasulullah ﷺ juga menganjurkan untuk tidak hanya berpuasa pada 10 Muharram saja, tetapi juga menambahkan sehari sebelumnya yaitu tanggal 9 Muharram (puasa Tasu’a).
Tujuannya agar umat Islam berbeda dengan kebiasaan kaum Yahudi yang hanya berpuasa pada tanggal 10 saja.
Hadisnya:
“Jika aku masih hidup tahun depan, aku akan berpuasa juga pada tanggal sembilan.”
(HR. Muslim)
Kesimpulan
Puasa Asyura adalah ibadah sunnah yang memiliki kedudukan mulia dalam Islam. Dilaksanakan pada tanggal 10 Muharram, puasa ini mengandung nilai sejarah, spiritual, dan pengampunan dosa.
Niatnya sangat sederhana:
نَوَيْتُ صَوْمَ عَاشُورَاءَ لِلَّهِ تَعَالَى
Namun yang terpenting bukan hanya lafal niat, melainkan keikhlasan hati dalam menjalankannya.
Dengan memahami keutamaan dan dasar hukumnya, diharapkan umat Islam semakin bersemangat menjalankan puasa Asyura sebagai bentuk kecintaan kepada Allah dan Rasul-Nya ﷺ.
Penulis


- Ade Khairul Arya Putra Ade merupakan penulis di Zonakalbar.com yang fokus menyajikan berita aktual, informatif, dan terpercaya mengenai berbagai peristiwa di Kalimantan Barat maupun tingkat nasional. Liputannya mencakup isu pemerintahan, hukum, politik, ekonomi, olahraga, pendidikan, hingga peristiwa umum. Dengan mengedepankan prinsip jurnalistik yang akurat, berimbang, dan cepat, Ade Putra berkomitmen menghadirkan informasi berkualitas yang memberikan manfaat bagi pembaca serta mendukung kebutuhan masyarakat akan berita yang kredibel.
- Juli 22, 2026Konten Unik30 Ucapan Hari Anak Nasional 2026: Penuh Makna, Inspiratif, dan Menyentuh Hati
- Juli 21, 2026SekadauPekan Gawai Dayak Sekadau 2026, Bukan Sekadar Festival Budaya, tapi Penggerak Wisata dan Ekonomi Kalbar
- Juli 19, 2026OlahragaLive Nonton Spanyol vs Argentina Gratis Legal: Final Piala Dunia 2026 Pertarungan Dua Revolusi Sepak Bola
- Juli 17, 2026Wisata Kalbar9 Wisata Kubu Raya yang Lagi Hits 2026, Destinasi Alam dan Kuliner yang Wajib Masuk Daftar Liburan

