Dari Kampus untuk Masyarakat, Ferdy Hasan Haswin Raih Penghargaan Wisudawan Terbaik

ZONA KALBAR COM, PONTIANAK — Penghargaan yang diterima Ferdy Hasan Haswin, S.H. pada momentum wisuda IAIN Pontianak menjadi buah dari konsistensinya dalam menjalankan pengabdian kepada masyarakat selama menjadi mahasiswa.

Pada 17 November 2026, Ferdy menerima penghargaan Wisudawan Terbaik Anugerah Kategori Pengabdian. Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Prof. Dr. H. Wajidi Sayadi, M.Ag., Rektor IAIN Pontianak.

Penghargaan itu diberikan atas kontribusi dan konsistensi Ferdy dalam melakukan berbagai kegiatan pengabdian kepada masyarakat selama menempuh pendidikan.

Namun, di balik toga dan penghargaan yang diterimanya, terdapat perjalanan panjang yang mempertemukannya dengan berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat.

Salah satunya adalah keterlibatan Ferdy dalam pendampingan korban Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) bersama Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Pontianak.

Memilih Turun Langsung ke Masyarakat

Sebagai mahasiswa hukum, Ferdy tidak hanya menghabiskan waktunya untuk mempelajari teori di ruang perkuliahan.

Ia memilih turun langsung untuk melihat bagaimana persoalan hukum terjadi dan dirasakan masyarakat dalam kehidupan sehari-hari.

Melalui keterlibatannya bersama LBH Pontianak, Ferdy turut mendampingi masyarakat yang menghadapi berbagai persoalan hukum, termasuk pekerja yang menjadi korban PHK.

Dalam proses pendampingan tersebut, ia membantu memberikan pemahaman mengenai hak-hak masyarakat sekaligus mendampingi mereka agar dapat memperoleh akses terhadap bantuan hukum dan keadilan.

Menurut Ferdy, pendampingan hukum sangat penting bagi masyarakat yang tidak memiliki pengetahuan maupun sumber daya yang cukup untuk menghadapi persoalan hukum seorang diri.

“Ketika masyarakat berhadapan dengan persoalan hukum, mereka tidak hanya membutuhkan aturan yang tertulis. Mereka juga membutuhkan orang yang membantu menjelaskan hak-haknya dan menunjukkan jalan yang dapat ditempuh,” ungkap Ferdy.

Pengalaman mendampingi masyarakat tersebut menjadi ruang bagi Ferdy untuk menghubungkan teori yang dipelajarinya di bangku kuliah dengan persoalan hukum yang benar-benar terjadi di lapangan.

Pengabdian Menjadi Bagian dari Perjalanan Akademik

Ferdy merupakan lulusan Fakultas Syariah IAIN Pontianak, Program Studi Hukum Ekonomi Syariah.

Selama menjadi mahasiswa, aktivitasnya tidak hanya berfokus pada kegiatan akademik. Ia juga aktif dalam organisasi, advokasi, penelitian, serta berbagai kegiatan pemberdayaan masyarakat.

Bagi Ferdy, menjadi mahasiswa bukan hanya tentang memperoleh pengetahuan, tetapi juga tentang bagaimana ilmu tersebut dapat memberikan manfaat bagi orang lain.

Pengetahuan yang diperoleh di kampus menjadi bekal untuk turut berkontribusi dalam membantu menyelesaikan berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat.

Konsistensi tersebut kemudian mendapat apresiasi melalui penghargaan Wisudawan Terbaik Anugerah Kategori Pengabdian.

Penghargaan itu menjadi salah satu capaian yang melengkapi perjalanan akademik Ferdy di IAIN Pontianak.

Penghargaan Bukan Tujuan Akhir

Meski telah menerima penghargaan, Ferdy menilai perjalanan pengabdian tidak berhenti setelah dirinya menyelesaikan pendidikan.

Justru setelah lulus, ia ingin terus melanjutkan kontribusi di bidang hukum dan masyarakat.

“Saya bersyukur atas penghargaan ini. Tetapi bagi saya, yang paling penting adalah bagaimana setelah lulus saya tetap bisa memberikan manfaat. Gelar sarjana seharusnya menjadi bekal untuk mengabdi, bukan menjadi alasan untuk berhenti belajar dan berhenti membantu,” kata Ferdy.

Ia berharap semakin banyak generasi muda yang tidak hanya mengejar prestasi akademik, tetapi juga memiliki kepedulian terhadap persoalan sosial di lingkungan sekitarnya.

Menurutnya, mahasiswa memiliki posisi strategis untuk membawa perubahan karena memiliki pengetahuan, energi, serta kesempatan untuk terlibat langsung di tengah masyarakat.

Momentum wisuda akhirnya bukan sekadar perayaan atas selesainya pendidikan Ferdy.

Lebih dari itu, penghargaan Wisudawan Terbaik Anugerah Kategori Pengabdian menjadi penanda perjalanan seorang mahasiswa yang memilih membawa ilmu hukum keluar dari ruang kelas dan menggunakannya untuk mendampingi masyarakat.

Dari bangku kuliah, turun ke tengah masyarakat, mendampingi mereka yang menghadapi persoalan hukum, hingga akhirnya berdiri di panggung wisuda dan menerima penghargaan atas pengabdiannya.**

Baca juga: Rapat MKWK Polnep, Bahas Penyebaran Mata Kuliah Wajib Kurikulum dan Permasalahan Mahasiswa

Baca juga: DPC IWAPI Kubu Raya dan Borneo Istimewa Semarakkan Kemerdekaan

Baca juga: Mahasiswa KKL IAIN Pontianak dan Warga Pasir Panjang Gotong Royong Bersihkan Pemakaman

Penulis

Ade Putra
Ade Putra
Ade Khairul Arya Putra Ade merupakan penulis di Zonakalbar.com yang fokus menyajikan berita aktual, informatif, dan terpercaya mengenai berbagai peristiwa di Kalimantan Barat maupun tingkat nasional. Liputannya mencakup isu pemerintahan, hukum, politik, ekonomi, olahraga, pendidikan, hingga peristiwa umum. Dengan mengedepankan prinsip jurnalistik yang akurat, berimbang, dan cepat, Ade Putra berkomitmen menghadirkan informasi berkualitas yang memberikan manfaat bagi pembaca serta mendukung kebutuhan masyarakat akan berita yang kredibel.
Visited 18 times, 18 visit(s) today

Tinggalkan Balasan