Gereja Baru di Pedalaman Landak Diberkati, Franciscus Sibarani: Jarak Boleh Jauh, Iman Umat Harus Terus Bertumbuh

LANDAK, ZONAKALBAR.COM – Anggota DPR RI Fraksi Partai Golkar Daerah Pemilihan Kalimantan Barat I, Franciscus Maria Agustinus Sibarani, turut mengucap syukur atas peresmian dan pemberkatan Gereja Stasi Santo Thomas Rasul Dayak Baru, Paroki Santo Yohanes Maria Vianney Serimbu, Kabupaten Landak, Kalimantan Barat, Jumat (23/10/2026).

Baca juga:HUT ke-255 Kota Pontianak, Franciscus Sibarani: Terus Bertumbuh Menjadi Kota yang Maju, Tangguh dan Bersahabat

Pemberkatan gereja yang berada di wilayah pedalaman Kabupaten Landak tersebut dipimpin oleh Administrator Apostolik Keuskupan Agung Pontianak, Mgr. Samuel Oton Sidin, OFMCap, dengan Pastor Paroki RD. Matius.

Kehadiran gereja baru ini menjadi sukacita tersendiri bagi umat Katolik Stasi Dayak Baru yang berada jauh dari pusat paroki, dengan kondisi geografis dan akses transportasi yang tidak mudah.

Untuk menjangkau wilayah tersebut menggunakan sepeda motor, perjalanan harus melewati jalur Hulu Manangar dengan kondisi jalan yang sulit. Sementara itu, perjalanan menggunakan mobil harus melalui jalan perkebunan kelapa sawit milik perusahaan. Wilayah ini juga berada di kawasan yang berbatasan langsung dengan Entikong.

Baca juga:Hari Jadi ke-27 Landak, Sibarani Ajak Perkuat Sinergi Membangun Daerah

Kondisi tersebut menggambarkan tantangan yang dihadapi umat Katolik di pedalaman Kalimantan Barat, baik dalam aktivitas sehari-hari maupun dalam menjangkau pusat pelayanan Gereja.

Franciscus Sibarani menyampaikan rasa syukur dan sukacitanya atas hadirnya rumah ibadah baru bagi umat Stasi Dayak Baru. Menurutnya, peresmian dan pemberkatan gereja tersebut memiliki makna yang lebih besar daripada sekadar berdirinya sebuah bangunan.

“Tentu ini menjadi kabar sukacita bagi kita semua, khususnya umat Katolik di Stasi Dayak Baru. Walaupun berada jauh di pedalaman dengan akses jalan yang tidak mudah, semangat umat untuk terus bertumbuh dalam iman patut kita syukuri. Semoga gereja yang baru ini menjadi rumah bersama, tempat umat semakin dekat dengan Tuhan dan semakin kuat dalam persaudaraan,” ungkap Sibarani.

Baca juga:HUT ke-62 Partai Golkar, Franciscus Sibarani: Gotong Royong dan Keberagaman Jadi Kekuatan Membangun Kalimantan Barat

Sebagai anggota DPR RI yang juga merupakan bagian dari umat Katolik Kalimantan Barat, Sibarani memandang bahwa kehidupan iman umat di wilayah pedalaman memiliki dinamika dan tantangan tersendiri.

Jarak yang jauh dari pusat paroki serta keterbatasan akses transportasi menjadi bagian dari keseharian umat di sejumlah wilayah pedalaman. Namun, keadaan tersebut tidak mengurangi arti penting kehadiran Gereja sebagai tempat umat berkumpul, berdoa, dan membangun kehidupan rohani bersama.

Bagi Sibarani, kehadiran Gereja Stasi Santo Thomas Rasul Dayak Baru juga menjadi pengingat bahwa kehidupan Gereja Katolik di Kalimantan Barat tidak hanya tumbuh di wilayah perkotaan atau pusat paroki, tetapi juga di kampung-kampung yang jauh dari pusat pelayanan.

“Gereja di pedalaman memiliki arti yang sangat penting bagi kehidupan umat. Meskipun jarak dan kondisi jalan menjadi tantangan, saya berharap hal itu tidak menyurutkan semangat umat untuk terus berdoa, berkumpul, dan mengambil bagian dalam kehidupan menggereja. Jarak boleh jauh, tetapi iman dan persaudaraan harus terus bertumbuh,” lanjutnya.

Sibarani juga menyampaikan penghargaan kepada para pastor, pengurus stasi, serta seluruh umat yang telah mengambil bagian dalam proses pembangunan hingga gereja tersebut dapat diresmikan dan diberkati.

Baca juga:Matangkan Persiapan SAKOMA IV Kalbar, Panitia Gelar Rapat Pemantapan

Menurutnya, keberadaan rumah ibadah yang layak di wilayah pedalaman diharapkan dapat semakin mendukung kegiatan rohani, pembinaan iman anak-anak dan orang muda, serta berbagai aktivitas pelayanan umat.

Ia berharap Gereja Stasi Santo Thomas Rasul Dayak Baru tidak hanya menjadi tempat pelaksanaan ibadat dan Perayaan Ekaristi, tetapi juga menjadi pusat kehidupan bersama yang memperkuat kebersamaan dan semangat pelayanan umat.

“Semoga gereja ini menjadi tempat bertumbuhnya iman dari generasi ke generasi. Anak-anak, orang muda, hingga para orang tua dapat terus menjadikan gereja sebagai tempat belajar, berdoa, dan membangun kehidupan yang penuh kasih. Walaupun berada di pedalaman, saya berharap kehidupan iman umat semakin hidup dan berkembang,” harap Sibarani.

Baca juga:Karhutla Ganggu Kesehatan di Rutan Mempawah, Sibarani Salurkan Masker dan Oksigen Portabel

Peresmian dan pemberkatan Gereja Stasi Santo Thomas Rasul Dayak Baru pada 23 Oktober 2026 menjadi momentum penuh syukur bagi umat setempat.

Di tengah tantangan geografis dan keterbatasan akses menuju wilayah tersebut, kehadiran gereja baru diharapkan semakin memperkokoh kehidupan iman dan persaudaraan umat Katolik di pedalaman Kabupaten Landak.

Bagi Franciscus Sibarani, sukacita atas hadirnya gereja baru tersebut sekaligus menjadi pengingat bahwa sejauh apa pun sebuah komunitas umat berada dari pusat paroki, kehidupan iman mereka tetap memiliki arti penting dalam pertumbuhan Gereja Katolik di Kalimantan Barat.

Penulis

Kang Rois
Kang Rois
Rois Saman merupakan penulis dan editor di Zonakalbar.com yang aktif mengulas berbagai isu, mulai dari berita daerah Kalimantan Barat, politik, pemerintahan, olahraga, pendidikan, hingga informasi publik. Dengan mengedepankan akurasi, kecepatan, dan keberimbangan informasi, Rois Saman berkomitmen menghadirkan berita yang terpercaya, mudah dipahami, dan bermanfaat bagi masyarakat. Melalui Zonakalbar.com, ia turut berkontribusi menyajikan informasi terkini yang relevan bagi pembaca di Kalimantan Barat maupun Indonesia.
Visited 1 times, 1 visit(s) today
Ringkasan Konten

Tinggalkan Balasan