Ledakan Kapal di Siantan Pontianak Tewaskan Tukang Las, Dua Korban Lain Alami Luka Serius

PONTIANAK – Insiden ledakan kapal terjadi di sebuah bengkel perbaikan kapal di kawasan Jalan Selat Malaka, Kelurahan Siantan Hulu, Kecamatan Pontianak Utara, Jumat (26/6/2026) sekitar pukul 13.30 WIB. Peristiwa tersebut mengakibatkan seorang tukang las meninggal dunia, sementara dua orang lainnya mengalami luka serius.

Korban meninggal diketahui bernama Indra Lay alias Abi (47), warga Komplek Mega Residence, Desa Mekar Baru, Kecamatan Sungai Raya, Kabupaten Kubu Raya. Saat kejadian, korban sedang melakukan pengelasan pada tangki minyak kapal yang tengah diperbaiki.

Sementara itu, dua korban lainnya yang mengalami luka-luka yakni Edi (29) selaku pemilik kapal dan Oktovianus Juli alias Adong (25) yang merupakan anak buah kapal (ABK).

Baca juga: Cara Daftar SPMB Pontianak 2026: Jadwal, Syarat, Tata cara dan Panduan Pendaftaran dan Link Resmi

Baca juga: 10 Siswa SMAN 1 Pontianak Raih Beasiswa ke Tiongkok

Baca juga: Cuaca Kalbar 28 Juni 2026: Langit Pontianak Diprediksi Tak Sepenuhnya Bersahabat, Ini Penjelasan BMKG

Kapolsek Pontianak Utara, Kompol Aris, menjelaskan berdasarkan hasil pemeriksaan awal dan keterangan sejumlah saksi, ledakan terjadi ketika proses pengelasan tangki kapal sedang berlangsung.

“Sebelum kejadian, kapal sedang menjalani proses perbaikan pada bagian tangki dengan metode pengelasan,” ujar Kompol Aris, Sabtu (27/6/2026).
Ledakan Keras Disusul Kobaran Api
Salah seorang saksi bernama Hasan Basri mengaku sedang berada di area dok kapal ketika tiba-tiba mendengar suara ledakan yang sangat keras dari arah kapal yang sedang diperbaiki.

Tak lama berselang, api terlihat membesar dari bagian tangki kapal. Warga dan para pekerja yang berada di sekitar lokasi langsung bergegas memberikan pertolongan sekaligus berusaha memadamkan kobaran api.

Menurut polisi, proses evakuasi dilakukan sesaat setelah ledakan terjadi agar korban segera mendapatkan penanganan.

Korban Meninggal di Lokasi
Ledakan tersebut menyebabkan Indra Lay mengalami luka berat di bagian kepala hingga meninggal dunia di lokasi kejadian.

Sementara Edi mengalami luka bakar di bagian kepala, rambut, dan kedua lengan sehingga harus mendapat perawatan medis.

Korban lainnya, Oktovianus Juli alias Adong, mengalami sejumlah luka robek pada beberapa bagian tubuh, di antaranya kepala sebelah kanan, lutut kanan, perut kanan, pergelangan tangan kanan, hingga sela ibu jari kaki kanan. Korban diketahui menjalani tindakan medis dengan total 14 jahitan.

Tim Inafis Lakukan Olah TKP
Sekitar pukul 14.50 WIB, Tim Inafis Polresta Pontianak tiba di lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) serta mengumpulkan sejumlah barang bukti.

Dua korban yang mengalami luka kemudian dievakuasi ke RS Pontianak Utara untuk menjalani perawatan, sedangkan jenazah Indra Lay dibawa ke RS Bhayangkara Pontianak guna proses lebih lanjut.

Polisi Selidiki Penyebab Ledakan
Hingga kini kepolisian masih menyelidiki penyebab pasti ledakan kapal tersebut. Dugaan sementara mengarah pada tangki minyak yang sedang dikerjakan saat proses pengelasan berlangsung.

Kompol Aris mengatakan penyidik juga akan mendalami kemungkinan adanya kelalaian dalam penerapan standar operasional prosedur (SOP) keselamatan kerja di lokasi perbaikan kapal.

“Penyebab pasti ledakan masih dalam penyelidikan. Kami juga akan mendalami apakah terdapat unsur kelalaian terhadap prosedur keselamatan kerja saat proses pengelasan berlangsung,” ujarnya.

Polisi memastikan proses investigasi masih terus dilakukan untuk mengungkap penyebab pasti kecelakaan kerja yang merenggut satu korban jiwa tersebut.

Penulis

Ade Putra
Ade Putra
Ade Khairul Arya Putra adalah penulis zonaalbar.com, Media Informasi dan Jaringan Kalbar. Aktif menulis isu politik, ekonomi, pemerintahan, dan pembangunan daerah di Kalimantan Barat sejak 2026.
Visited 510 times, 10 visit(s) today