PONTIANAK, ZONAKALBAR.COM – Pengurus Koordinator Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PKC PMII) Kalimantan Barat menyuarakan kekecewaan atas keberadaan videotron bernilai miliaran rupiah di Bandara Internasional Supadio yang hingga kini tidak berfungsi.
Ketua PKC PMII Kalbar, Achmad Sukron, menegaskan bahwa proyek pengadaan dua unit videotron senilai Rp7 Miliar tersebut patut dipertanyakan, terutama menyangkut efektivitas, perencanaan, dan pengawasan pelaksanaannya.
Ini bukan sekadar soal fasilitas mati, tapi soal tanggung jawab terhadap anggaran negara. Sudah bertahun-tahun videotron ini hanya menjadi monumen kemewahan tanpa manfaat nyata. Kami mendesak aparat penegak hukum, khususnya BPK dan KPK, untuk turun tangan melakukan audit dan investigasi,” ujar Sukron pada Minggu sore (20/04/2025).
PKC PMII Kalimantan Barat menilai ketidakfungsian fasilitas tersebut mencerminkan pemborosan anggaran publik yang sangat merugikan masyarakat. Achmad Sukron juga menekankan pentingnya transparansi dari pihak pengelola bandara maupun instansi terkait.
Uang rakyat harus digunakan secara bijak dan tepat guna. Jika fasilitas ini memang gagal fungsi sejak awal, maka harus ada yang bertanggung jawab secara hukum dan moral,” lanjutnya dengan tegas.
Kami PKC PMII Kalimantan Barat menyatakan sikap akan terus mengawal isu ini dan siap membentuk tim advokasi untuk mendorong penegakan hukum dan keadilan.
Penulis


- Rois Saman merupakan penulis dan editor di Zonakalbar.com yang aktif mengulas berbagai isu, mulai dari berita daerah Kalimantan Barat, politik, pemerintahan, olahraga, pendidikan, hingga informasi publik. Dengan mengedepankan akurasi, kecepatan, dan keberimbangan informasi, Rois Saman berkomitmen menghadirkan berita yang terpercaya, mudah dipahami, dan bermanfaat bagi masyarakat. Melalui Zonakalbar.com, ia turut berkontribusi menyajikan informasi terkini yang relevan bagi pembaca di Kalimantan Barat maupun Indonesia.
- Juli 11, 2026OlahragaNorwegia vs Inggris Malam Ini: Adu Mental, Adu Taktik, Siapa ke Semifinal Piala Dunia 2026?
- Juli 10, 2026BeritaFranciscus Sibarani: Euforia Piala Dunia Momentum Perkuat Budaya Menghargai Kekayaan Intelektual
- Juli 10, 2026BeritaFranciscus Sibarani Dukung Sertifikat Desain Industri Bisa Jadi Jaminan Akses Pembiayaan Usaha
- Juli 8, 2026OlahragaJadwal Piala Dunia 2026 Kamis 9 Juli Libur, Cek Fakta Norwegia Sebagai Calon Juara Piala Dunia

