WISUDA STAI MEMPAWAH KE-IX TAHUN 2026: WUJUDKAN SDM UNGGUL MELALUI PENDIDIKAN

MEMPAWAH, ZONAKALBAR.COM – Sumber Daya Manusia (SDM) unggul lahir melalui proses pendidikan yang panjang, dari Sekolah Dasar, Sekolah Menengah Pertama, Sekolah Menengah Atas, hingga Perguruan Tinggi.

Ada empat tahapan untuk menuju SDM unggul tersebut:

Pertama, Berpendidikan. Setiap warga negara berhak menempuh pendidikan, baik di sekolah negeri maupun swasta. Sesuai amanat Undang-Undang Dasar, setiap warga Indonesia berhak bersekolah dan wajib menyelesaikan pendidikan minimal hingga Sekolah Menengah Atas (SMA). Melalui proses belajar, sekolah membentuk karakter peserta didik sesuai cita-citanya: berakhlak, berilmu, dan unggul.

Hal ini sejalan dengan pesan Ketua Kopertais Wilayah IX Kalimantan, Prof. Dr. Hj. Nida Mufidah, M.Pd., dalam sambutannya. Ia berpesan agar para wisudawan tidak berhenti belajar. Belajar dan terus belajar,_ tegasnya.

Kedua, Terdidik. Proses pendidikan akan membentuk karakter melalui pengetahuan dan tindakan. Seorang pelajar yang lulus dari sekolah, mahasiswa yang menyelesaikan karya ilmiah hingga meraih gelar sarjana, atau siswa vokasi yang menguasai soft skill hingga menjadi ahli di bidangnya, semuanya adalah hasil dari proses pembelajaran yang panjang.

Ketua STAI Mempawah, Dr. Ismail, M.Pd.I., menegaskan bahwa SDM adalah kunci kemajuan dan keunggulan sebuah perguruan tinggi. STAI Mempawah terus berproses ke arah itu. Salah satu buktinya adalah selesainya program doktoral beberapa dosen STAI Mempawah, yang menjadi modal penting bagi kemajuan kampus di masa depan.

Ketiga, Maju. Kemajuan pendidikan tinggi tentu membutuhkan dukungan dari berbagai pihak dan stakeholders, termasuk pemerintah daerah. Keberadaan STAI Mempawah mendapat dukungan penuh dari Pemerintah Kabupaten Mempawah, masyarakat, pimpinan pondok pesantren, serta para kepala sekolah se-Kabupaten Mempawah. Dukungan ini menjadi modal kuat bagi STAI Mempawah untuk terus berproses dari berkembang menjadi maju dan unggul di masa depan.

Keempat, Unggul. Unggul berorientasi pada hasil (Good Oriented Outcome). Lulusan STAI Mempawah harus benar-benar bermanfaat, bekerja, dan mengabdi kepada masyarakat.

Bermanfaat artinya memberi dampak positif bagi warga secara luas. Bekerja artinya menghasilkan karya sesuai bakat dan jurusan masing-masing. Mengabdi artinya kehadiran lulusan benar-benar dibutuhkan masyarakat, baik dalam kegiatan sosial, gotong royong, maupun kegiatan kemasyarakatan lainnya.

Pada Wisuda ke-IX tahun ini, STAI Mempawah meluluskan 71 sarjana dari empat program studi, yakni Pendidikan Agama Islam, Tadris Bahasa Inggris, Hukum Ekonomi Syariah, dan Ahwal Al-Syakhshiyyah.

Acara wisuda yang digelar pada Kamis, 29 Oktober 2026 di Gedung BP2TD Mempawah ini dihadiri oleh Wakil Bupati Mempawah, unsur Forkopimda, pimpinan pondok pesantren se-Kabupaten Mempawah, kepala madrasah, dan kepala sekolah se-Kabupaten Mempawah.

Turut memeriahkan prosesi wisuda, Yayasan Asmaul Husna, para dosen, dan seluruh civitas akademika STAI Mempawah.

Dofir
Ketua Panitia Wisuda IX STAI Mempawah

Penulis

Kang Rois
Kang Rois
Rois Saman merupakan penulis dan editor di Zonakalbar.com yang aktif mengulas berbagai isu, mulai dari berita daerah Kalimantan Barat, politik, pemerintahan, olahraga, pendidikan, hingga informasi publik. Dengan mengedepankan akurasi, kecepatan, dan keberimbangan informasi, Rois Saman berkomitmen menghadirkan berita yang terpercaya, mudah dipahami, dan bermanfaat bagi masyarakat. Melalui Zonakalbar.com, ia turut berkontribusi menyajikan informasi terkini yang relevan bagi pembaca di Kalimantan Barat maupun Indonesia.
Visited 9 times, 1 visit(s) today
Ringkasan Konten

Tinggalkan Balasan