ZONA KALBAR COM, PONTIANAK – Bandara Supadio Pontianak bersiap membuka rute internasional baru dalam waktu dekat sebagai upaya memperkuat konektivitas Kalimantan Barat dengan negara tetangga sekaligus mendorong pertumbuhan sektor pariwisata dan ekonomi daerah. Rencana tersebut sejalan dengan meningkatnya jumlah penumpang yang menggunakan layanan bandara yang berada di Kabupaten Kubu Raya tersebut.
BACA: Bersama Bupati Kubu Raya dan Angkasa Pura Hijaukan Sekitar Bandara Supadio
General Manager PT Angkasa Pura Indonesia KC Bandara Internasional Supadio, Maya Damayanti, mengatakan perkembangan trafik penumpang di Bandara Supadio terus menunjukkan tren positif dari tahun ke tahun. Kondisi ini menjadi indikator bahwa kebutuhan masyarakat terhadap layanan transportasi udara semakin meningkat.
Menurut Maya, sepanjang 2025 jumlah penumpang mengalami pertumbuhan sekitar dua persen dibandingkan tahun sebelumnya. Capaian tersebut menjadi modal penting bagi pengelola bandara untuk terus mengembangkan jaringan penerbangan, termasuk membuka akses penerbangan internasional yang lebih luas.
BACA: Kabar Bahagia, Lasarus: Bandara Supadio Resmi Kembali Berstatus Internasional
“Alhamdulillah perkembangan trafik penumpang di Bandara Internasional Supadio Pontianak terus meningkat setiap tahun. Tahun lalu terjadi peningkatan sekitar dua persen dan kami optimistis pada tahun-tahun mendatang pertumbuhan tersebut akan terus berlanjut,” ujarnya.
Ia menjelaskan, status Bandara Supadio sebagai bandara internasional menjadi alasan kuat untuk terus memperluas konektivitas udara. Apalagi Kalimantan Barat memiliki posisi strategis karena berbatasan langsung dengan Malaysia dan berada relatif dekat dengan Singapura.
Dengan letak geografis yang menguntungkan tersebut, pembukaan rute internasional baru dinilai akan memberikan dampak positif bagi sektor pariwisata, perdagangan, hingga investasi di Kalimantan Barat.
BACA : Kabar Bahagia, Lasarus: Bandara Supadio Resmi Kembali Berstatus Internasional
Menurut Maya, pihaknya terus berupaya menghadirkan penerbangan internasional yang dapat mempermudah akses wisatawan mancanegara menuju Kalbar. Kehadiran wisatawan asing diharapkan mampu meningkatkan perputaran ekonomi masyarakat dan memperkuat posisi Kalbar sebagai salah satu destinasi potensial di Indonesia bagian barat.
“Bandara Supadio merupakan gerbang utama Kalimantan Barat yang berbatasan langsung dengan negara tetangga seperti Malaysia dan dekat dengan Singapura. Karena itu kami berupaya membuka rute-rute internasional baru agar wisatawan lebih mudah masuk ke Kalbar dan berdampak pada pertumbuhan ekonomi daerah,” jelasnya.
BACA: Lasarus Minta Bandara Supadio Kembali Jadi Bandara Internasional
Meski demikian, pihak Bandara Supadio masih merahasiakan tujuan penerbangan internasional yang akan dibuka tersebut. Maya hanya memberikan sinyal bahwa pengumuman resmi akan dilakukan dalam waktu dekat.
Saat ditanya mengenai negara tujuan yang akan dilayani, ia meminta masyarakat menunggu pengumuman resmi yang dijadwalkan pada akhir Juni 2026.
“Tunggu tanggal mainnya, insyaallah pada 29 Juni nanti akan kami sampaikan secara resmi,” katanya.
Rencana pembukaan rute internasional baru ini disambut positif karena dinilai dapat memperkuat posisi Bandara Supadio Pontianak sebagai pintu gerbang utama Kalimantan Barat menuju pasar regional dan internasional.
BACA: ProfilTjhai Chui Mie Wali Kota Singkawang, Perempuan Tionghoa Hebat!
Selain mendukung sektor pariwisata, kehadiran rute baru tersebut juga diharapkan mampu meningkatkan aktivitas bisnis, perdagangan, investasi, serta memperluas peluang kerja bagi masyarakat Kalbar. Dengan konektivitas yang semakin baik, Kalimantan Barat berpotensi menjadi salah satu pusat pertumbuhan ekonomi baru di kawasan perbatasan Indonesia.

