Franciscus Sibarani Dorong Penguatan Karakter Bangsa melalui Gerakan Kebajikan Pancasila

PONTIANAK, ZONAKALBAR.COM – Anggota Komisi XIII DPR RI Fraksi Partai Golkar, Franciscus Sibarani, menegaskan bahwa penanaman nilai-nilai Pancasila merupakan tanggung jawab bersama yang harus melibatkan keluarga, sekolah, masyarakat, hingga pemerintah. Menurutnya, penguatan karakter bangsa tidak dapat dibebankan kepada satu pihak, melainkan membutuhkan kolaborasi seluruh elemen masyarakat.

Baca juga:Franciscus Sibarani Dorong Kekayaan Tradisional Ketapang Jadi Kekuatan Ekonomi Masyarakat

Hal tersebut disampaikan Sibarani saat memberikan sambutan dalam kegiatan Gerakan Kebajikan Pancasila yang diselenggarakan oleh Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) di Pontianak, Kalimantan Barat, Rabu (29/7).

Sebagai Anggota Komisi XIII DPR RI yang menjadi mitra kerja BPIP, Sibarani mengapresiasi penyelenggaraan Gerakan Kebajikan Pancasila sebagai upaya memperkuat pengamalan nilai-nilai Pancasila di tengah masyarakat. Menurutnya, pembangunan bangsa tidak hanya diukur dari kemajuan infrastruktur maupun pertumbuhan ekonomi, tetapi juga dari kualitas karakter masyarakatnya.

“Menanamkan nilai-nilai Pancasila bukan hanya tugas pemerintah atau lembaga pendidikan, tetapi menjadi tanggung jawab kita bersama. Keluarga, sekolah, tokoh masyarakat, tokoh agama, hingga lingkungan sekitar memiliki peran yang sama penting dalam membentuk karakter generasi penerus bangsa,” kata Sibarani.

Baca juga:SMK Pancasila Gelar In House Training Penyusunan Kurikulum Satuan Pendidikan dan Perangkat Pembelajaran

Ia mengatakan tantangan yang dihadapi masyarakat saat ini semakin kompleks. Perkembangan teknologi dan derasnya arus informasi membawa banyak manfaat, tetapi juga menuntut masyarakat memiliki kemampuan menyaring informasi serta tetap berpegang teguh pada nilai-nilai kebangsaan.

“Di tengah derasnya arus informasi, kita harus memastikan bahwa generasi muda memiliki karakter yang kuat, mampu berpikir kritis, dan tetap menjadikan Pancasila sebagai pedoman dalam bersikap maupun mengambil keputusan,” ujarnya.

Sibarani menilai Kalimantan Barat memiliki modal sosial yang baik untuk membangun generasi yang unggul dan berkarakter. Salah satunya tercermin dari tingginya budaya literasi masyarakat.

Baca juga:Empat Kekayaan Tradisional Ketapang Dicatat sebagai KIK, Franciscus Sibarani Dorong Perlindungan Warisan Budaya

“Berdasarkan Survei Tingkat Kegemaran Membaca Tahun 2025 yang diterbitkan Perpustakaan Nasional Republik Indonesia, Kalimantan Barat menjadi salah satu provinsi dengan tingkat kegemaran membaca tertinggi di Indonesia. Ini merupakan modal sosial yang sangat berharga untuk membangun masyarakat yang cerdas sekaligus berkarakter,” katanya.

Menurut Sibarani, kemampuan literasi harus diiringi dengan penguatan nilai-nilai kebangsaan agar ilmu pengetahuan dan teknologi dapat dimanfaatkan secara bijaksana.

“Anak-anak kita memiliki rasa ingin tahu dan semangat belajar yang besar. Tugas kita bersama adalah memastikan potensi tersebut berkembang ke arah yang positif, sehingga mereka tumbuh menjadi generasi yang berintegritas, peduli terhadap sesama, dan mencintai bangsanya,” ujarnya.

Baca juga:Franciscus Sibarani: Digitalisasi Layanan Hukum Jangan Ciptakan Kesenjangan Baru

Sibarani menegaskan bahwa penguatan karakter harus dimulai dari lingkungan terdekat. Keteladanan yang diberikan oleh orang tua, guru, tokoh masyarakat, hingga para pemimpin akan lebih mudah diterima dibandingkan sekadar nasihat.

“Karakter tidak dibentuk hanya melalui apa yang diajarkan, tetapi juga melalui apa yang dilihat dan dialami setiap hari. Karena itu, keteladanan menjadi cara paling efektif untuk menanamkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan bermasyarakat,” tegasnya.

Ia menambahkan bahwa pembangunan sumber daya manusia yang unggul harus berjalan beriringan dengan penguatan karakter bangsa.

Baca juga:Franciscus Sibarani Dorong Posbakum Jadi Pintu Pertama Akses Hukum Masyarakat Desa

“Saya percaya investasi terbaik bagi bangsa adalah investasi pada manusia. Ketika kita membangun manusia yang cerdas, berkarakter, dan menjunjung tinggi nilai-nilai Pancasila, sesungguhnya kita sedang membangun masa depan Indonesia,” kata Sibarani.

Menutup sambutannya, Sibarani mengajak seluruh elemen masyarakat menjadikan Gerakan Kebajikan Pancasila sebagai momentum untuk memperkuat semangat gotong royong, toleransi, dan persatuan dalam kehidupan sehari-hari.

“Pancasila akan tetap hidup apabila terus diamalkan dalam tindakan nyata. Mari kita mulai dari diri sendiri, dari keluarga, dari lingkungan sekitar, sehingga nilai-nilai Pancasila benar-benar menjadi budaya dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara,” pungkas Sibarani.

Penulis

Kang Rois
Kang Rois
Rois Saman merupakan penulis dan editor di Zonakalbar.com yang aktif mengulas berbagai isu, mulai dari berita daerah Kalimantan Barat, politik, pemerintahan, olahraga, pendidikan, hingga informasi publik. Dengan mengedepankan akurasi, kecepatan, dan keberimbangan informasi, Rois Saman berkomitmen menghadirkan berita yang terpercaya, mudah dipahami, dan bermanfaat bagi masyarakat. Melalui Zonakalbar.com, ia turut berkontribusi menyajikan informasi terkini yang relevan bagi pembaca di Kalimantan Barat maupun Indonesia.
Visited 2 times, 2 visit(s) today
Ringkasan Konten

Tinggalkan Balasan