Franciscus Sibarani Buka Jalan Pendidikan ke Tiongkok Lewat Beasiswa Pendidikan, Tesar Wijaya dan Muhamad Aziz Cetak Sejarah untuk SMKN 1 Ketapang

KETAPANG, ZONAKALBAR.COM – Kabar membanggakan datang dari SMKN 1 Ketapang. Dua siswanya, Tesar Wijaya dan Muhamad Aziz, mencetak sejarah setelah terpilih sebagai penerima beasiswa melalui Program Sibarani Peduli Pendidikan yang bekerja sama dengan PT Conch.

Keduanya akan melanjutkan pendidikan di bidang teknik pada salah satu universitas di Tiongkok. Kesempatan tersebut menjadi langkah besar bagi Tesar dan Aziz sekaligus menjadi kebanggaan tersendiri bagi keluarga besar SMKN 1 Ketapang.

Baca juga:Franciscus Sibarani Lepas Lima Anak Kalbar ke Tiongkok, Perluas Akses Pendidikan Berkualitas

Keberhasilan dua pelajar tersebut juga menjadi bagian dari upaya Franciscus Sibarani, Anggota DPR RI Fraksi Partai Golkar Daerah Pemilihan Kalimantan Barat I, dalam membuka akses pendidikan dan meningkatkan kualitas sumber daya manusia Kalimantan Barat.

Melalui Program Sibarani Peduli Pendidikan, Sibarani ingin semakin banyak anak muda Kalimantan Barat mendapatkan kesempatan untuk mengembangkan kemampuan, memperoleh pendidikan berkualitas, serta mengenal perkembangan teknologi dan industri di tingkat internasional.

Terpilihnya dua siswa dari SMKN 1 Ketapang menjadi penerima beasiswa sekaligus menunjukkan bahwa pelajar sekolah kejuruan di Kalimantan Barat memiliki kemampuan dan kesempatan untuk bersaing hingga ke tingkat internasional.

Sibarani mengatakan, pendidikan merupakan salah satu investasi terpenting untuk mempersiapkan masa depan Kalimantan Barat.

Baca juga:Lewat PROKASI, Franciscus Sibarani Hadirkan Pilihan Pendidikan dan Karier bagi Anak Muda Kalbar

“Kalau kita ingin Kalimantan Barat semakin maju, maka salah satu hal yang harus kita persiapkan adalah kualitas sumber daya manusianya. Anak-anak muda kita harus diberikan ruang, kesempatan, dan akses untuk memperoleh pendidikan serta pengalaman terbaik,” ujar Sibarani.

Menurutnya, Tesar Wijaya dan Muhamad Aziz membawa harapan yang lebih besar daripada sekadar keberhasilan pribadi. Keduanya juga membawa nama sekolah, keluarga, daerah, dan Kalimantan Barat ketika nantinya menempuh pendidikan di Tiongkok.

“Ini bukan sekadar dua anak yang mendapatkan kesempatan belajar ke luar negeri. Mereka membawa nama SMKN 1 Ketapang dan Kalimantan Barat. Saya berharap kesempatan ini dimanfaatkan sebaik mungkin untuk belajar, menambah pengalaman, serta menguasai ilmu dan teknologi yang nantinya dapat memberikan manfaat bagi daerah,” katanya.

Baca juga:SMK Pancasila Jalani Akreditasi Sekolah, Wujudkan Komitmen Peningkatan Mutu Pendidikan

Dari SMKN 1 Ketapang Menuju Tiongkok

Keberangkatan Tesar dan Aziz untuk menempuh pendidikan teknik di Tiongkok menjadi sebuah pencapaian penting bagi SMKN 1 Ketapang.

Sebagai sekolah kejuruan yang mempersiapkan peserta didik memasuki dunia kerja dan industri, kesempatan melanjutkan pendidikan ke luar negeri membuka cakrawala baru bahwa lulusan SMK juga memiliki peluang besar untuk melanjutkan pendidikan tinggi dan meningkatkan kompetensinya hingga tingkat global.

Bagi Sibarani, kesempatan tersebut merupakan bukti bahwa anak-anak Kalimantan Barat mempunyai potensi besar apabila dipertemukan dengan akses dan kesempatan yang tepat.

Baca juga:Rapat MKWK Polnep, Bahas Penyebaran Mata Kuliah Wajib Kurikulum dan Permasalahan Mahasiswa

“Potensi anak-anak Kalimantan Barat tidak kalah dengan daerah lain. Yang harus kita lakukan adalah memastikan mereka memiliki kesempatan. Ketika kesempatan itu datang, saya yakin mereka mampu menunjukkan kemampuan terbaiknya,” ungkap Sibarani.

Program Sibarani Peduli Pendidikan yang berkolaborasi dengan PT Conch menjadi salah satu bentuk sinergi antara kepedulian terhadap dunia pendidikan dengan kebutuhan peningkatan kualitas SDM yang semakin penting di tengah perkembangan teknologi dan industri.

Sibarani menilai, kolaborasi antara berbagai pihak harus terus diperluas untuk membuka lebih banyak jalan bagi generasi muda Kalimantan Barat.

“Pembangunan tidak hanya berbicara mengenai jalan, jembatan, atau infrastruktur fisik. Membangun manusia juga sangat penting. Ketika kita memberikan pendidikan yang baik kepada generasi muda hari ini, sebenarnya kita sedang mempersiapkan Kalimantan Barat untuk puluhan tahun ke depan,” ujarnya.

Baca juga:Dari Sompak Landak ke Tiongkok, Franciscus Sibarani Buka Jalan Pendidikan bagi Alumni SMA Amkur Pinyuh Kabupaten Mempawah

Membawa Nama SMKN 1 Ketapang ke Tingkat Internasional

Bagi keluarga besar SMKN 1 Ketapang, keberhasilan Tesar Wijaya dan Muhamad Aziz diharapkan dapat menjadi motivasi bagi siswa-siswa lainnya untuk berani memiliki cita-cita yang lebih tinggi.

Dari ruang kelas dan lingkungan pendidikan vokasi di Ketapang, keduanya kini bersiap melangkah menuju lingkungan pendidikan internasional di Tiongkok.

Sibarani berharap keberhasilan tersebut dapat menjadi awal bagi semakin banyak pelajar Kalimantan Barat yang memperoleh kesempatan serupa pada masa mendatang.

“Saya ingin semakin banyak anak dari Ketapang, Mempawah, Landak, Bengkayang, Sambas, Singkawang, dan daerah-daerah lainnya di Kalimantan Barat berani bermimpi besar. Kita harus membuka sebanyak mungkin jalan agar mereka bisa mendapatkan pendidikan, keterampilan, dan pengalaman yang akan membuat mereka semakin siap menghadapi masa depan,” katanya.

Baca juga:Dorong Akses dan Kualitas Pendidikan, Franciscus Sibarani Bawa Program PROKASI ke SMA Negeri 1 Toho Mempawah

Ia juga berpesan kepada Tesar dan Aziz untuk menjaga kepercayaan yang diberikan, belajar dengan sungguh-sungguh, serta menjadikan kesempatan menempuh pendidikan di Tiongkok sebagai bekal untuk memberikan kontribusi bagi masyarakat.

“Pergilah belajar dengan sungguh-sungguh. Serap ilmu dan pengalaman sebanyak mungkin. Tetapi jangan pernah lupa dari mana kalian berasal. Suatu hari nanti, ilmu yang kalian dapatkan harus bisa kembali memberikan manfaat bagi Kalimantan Barat,” pesan Sibarani.

Keberhasilan Tesar Wijaya dan Muhamad Aziz menjadi penerima Beasiswa Sibarani Peduli Pendidikan menjadi catatan membanggakan bagi SMKN 1 Ketapang.

Dari Ketapang menuju Tiongkok, perjalanan keduanya menjadi simbol bahwa dengan pendidikan, kesempatan, dan kolaborasi, anak-anak Kalimantan Barat dapat melangkah semakin jauh dan bersaing di tingkat dunia.

Baca juga:Perkuat Pendidikan dan Kemandirian Santri Perempuan, Franciscus Sibarani Bersama PC Fatayat NU Kubu Raya Hadirkan PROKASI di Pondok Pesantren Miftahul Ulum Kumpai

Bagi Sibarani, langkah tersebut merupakan bagian dari komitmen untuk ikut mempersiapkan generasi muda yang kelak menjadi kekuatan utama pembangunan Kalimantan Barat.

“Dua anak ini mungkin baru sebuah awal. Harapan saya, ke depan akan semakin banyak anak-anak Kalimantan Barat yang mendapatkan kesempatan seperti Tesar dan Aziz. Karena ketika kita berinvestasi pada pendidikan anak-anak kita hari ini, kita sedang berinvestasi pada masa depan Kalimantan Barat,” tutup Sibarani.

Penulis

Kang Rois
Kang Rois
Rois Saman merupakan penulis dan editor di Zonakalbar.com yang aktif mengulas berbagai isu, mulai dari berita daerah Kalimantan Barat, politik, pemerintahan, olahraga, pendidikan, hingga informasi publik. Dengan mengedepankan akurasi, kecepatan, dan keberimbangan informasi, Rois Saman berkomitmen menghadirkan berita yang terpercaya, mudah dipahami, dan bermanfaat bagi masyarakat. Melalui Zonakalbar.com, ia turut berkontribusi menyajikan informasi terkini yang relevan bagi pembaca di Kalimantan Barat maupun Indonesia.
Visited 3 times, 3 visit(s) today
Ringkasan Konten

Tinggalkan Balasan