ZONAKALBAR.COM – Dengan begitu, masyarakat tidak hanya tahu bahwa ada LPSK, tetapi juga tahu bagaimana mengakses pelindungan ketika mereka membutuhkannya,” kata Sibaraniayanan digital melalui Sistem Informasi Manajemen Pelindungan Saksi dan Korban (SIMPUSAKA) untuk memperluas akses masyarakat terhadap layanan pelindungan.
Sibarani menilai pengembangan SIMPUSAKA dapat memperkuat konektivitas antara masyarakat dengan LPSK, terutama dalam memberikan akses informasi dan Sibaranipelindungan secara lebih mudah.
“Ini langkah yang baik. Digitalisasi penting karena masyarakat membutuhkan akses yang lebih mudah terhadap informasi dan layanan pelindungan. Teknologi bisa membantu memperpendek jarak antara masyarakat dengan lembaga yang memberikan pelindungan,” kata Sibarani dalam kegiatan Sosialisasi UU No. 3 Tahun 2026 di Pontianak.
Menurutnya, penguatan layanan digital juga dapat mendukung tata kelola yang lebih terintegrasi dan berbasis data. Ketersediaan data yang akurat dan terhubung dibutuhkan agar pemerintah dan lembaga terkait dapat memahami kebutuhan pelindungan secara lebih baik.
Ia mengatakan penguatan tersebut sejalan dengan dorongan DPR agar tata kelola pemerintahan semakin terintegrasi dan berbasis data, termasuk dalam pembahasan kebijakan mengenai Satu Data Indonesia.
Namun, Sibarani mengingatkan agar digitalisasi tidak dipandang sebagai satu-satunya solusi. Penguatan layanan digital tetap perlu berjalan bersama penguatan akses di lapangan, terutama bagi masyarakat di wilayah yang menghadapi keterbatasan konektivitas atau literasi digital.
“Digitalisasi harus memperkuat layanan, bukan menggantikan kehadiran di lapangan. Karena itu, SIMPUSAKA perlu berjalan bersama SSK, Posbakum, paralegal, pemerintah daerah, dan jejaring layanan lainnya,” ujarnya.
Sibarani menilai kombinasi antara teknologi dan jaringan masyarakat akan membuat sistem pelindungan semakin mudah dijangkau.
“Teknologinya kita kuatkan, jejaringnya juga kita kuatkan. Dengan begitu, masyarakat tidak hanya tahu bahwa ada LPSK, tetapi juga tahu bagaimana mengakses pelindungan ketika mereka membutuhkannya,” kata Sibarani.
Penulis


- Rois Saman merupakan penulis dan editor di Zonakalbar.com yang aktif mengulas berbagai isu, mulai dari berita daerah Kalimantan Barat, politik, pemerintahan, olahraga, pendidikan, hingga informasi publik. Dengan mengedepankan akurasi, kecepatan, dan keberimbangan informasi, Rois Saman berkomitmen menghadirkan berita yang terpercaya, mudah dipahami, dan bermanfaat bagi masyarakat. Melalui Zonakalbar.com, ia turut berkontribusi menyajikan informasi terkini yang relevan bagi pembaca di Kalimantan Barat maupun Indonesia.
- September 14, 2026BeritaKabut Asap Batasi Mobilitas Warga, Franciscus Sibarani Dorong Layanan TANJAK Imigrasi Kalbar Diperkuat
- September 14, 2026BeritaFranciscus Sibarani Apresiasi Sinergi Imigrasi dan Kepolisian Ungkap Dugaan Scamming WNA di Pontianak
- September 14, 2026BeritaFranciscus Sibarani Dorong Sistem Rehabilitasi ODGJ yang Berkelanjutan
- September 14, 2026BeritaFranciscus Sibarani: Modal Kerukunan Kalbar Harus Terus Dijaga

