Habitat Orangutan Terbakar di Ketapang, Sibarani Dorong Pemulihan

KETAPANG, ZONAKALBAR.COM — Temuan tengkorak yang diduga berasal dari orangutan Kalimantan di kawasan perkebunan kelapa sawit di Kabupaten Ketapang, Kalimantan Barat, menjadi pengingat pentingnya perlindungan habitat satwa liar. Anggota DPR RI Fraksi Partai Golkar, Franciscus Maria Agustinus Sibarani, mendorong penguatan pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) serta pemulihan kawasan yang terdampak.

Baca juga:Buah Sulung Imam Dayak Keuskupan Ketapang Berpulang, Franciscus Sibarani : Pengabdiannya Akan Terus Hidup dalam Sejarah Gereja Kalbar

Baca juga:Franciscus Sibarani Buka Jalan Pendidikan ke Tiongkok Lewat Beasiswa Pendidikan, Tesar Wijaya dan Muhamad Aziz Cetak Sejarah untuk SMKN 1 Ketapang

Tengkorak tersebut dievakuasi tim gabungan pada 8 Oktober 2026 setelah adanya laporan masyarakat. Identitas spesies, penyebab, dan waktu kematian masih menunggu hasil pemeriksaan lebih lanjut. Karena itu, belum dapat disimpulkan bahwa kematian satwa tersebut berkaitan langsung dengan karhutla.

Sibarani menilai, kejadian ini perlu menjadi momentum untuk mengevaluasi perlindungan kawasan bernilai konservasi tinggi (High Conservation Value/HCV). Kawasan tersebut memiliki peran penting dalam menjaga ekosistem dan ruang hidup satwa liar, sehingga perlindungannya harus diwujudkan melalui langkah nyata.

Ia mendorong pemerintah dan instansi terkait memperkuat pengawasan, meningkatkan kesiapsiagaan pencegahan karhutla, serta mengevaluasi pelaksanaan perlindungan kawasan konservasi. Jika ditemukan pelanggaran, penanganannya harus dilakukan sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

Baca juga:4 Warga Ketapang Jadi Tersangka Karhutla, Bakar Lahan Sendiri hingga Api Merembet

Menurut Sibarani, penanganan karhutla tidak cukup berhenti setelah api padam atau satwa berhasil dievakuasi. Habitat yang rusak juga harus dipulihkan agar fungsi ekologis kawasan dapat kembali terjaga dan satwa liar tetap memiliki ruang hidup.

“Keberlanjutan pengelolaan perkebunan harus berjalan seiring dengan perlindungan lingkungan. Pengawasan yang konsisten, pencegahan kebakaran, dan pemulihan kawasan perlu menjadi bagian dari tanggung jawab bersama untuk menjaga kelestarian hutan Kalimantan Barat,” pungkas Sibarani.

Penulis

Kang Rois
Kang Rois
Rois Saman merupakan penulis dan editor di Zonakalbar.com yang aktif mengulas berbagai isu, mulai dari berita daerah Kalimantan Barat, politik, pemerintahan, olahraga, pendidikan, hingga informasi publik. Dengan mengedepankan akurasi, kecepatan, dan keberimbangan informasi, Rois Saman berkomitmen menghadirkan berita yang terpercaya, mudah dipahami, dan bermanfaat bagi masyarakat. Melalui Zonakalbar.com, ia turut berkontribusi menyajikan informasi terkini yang relevan bagi pembaca di Kalimantan Barat maupun Indonesia.
Visited 3 times, 3 visit(s) today
Ringkasan Konten

Tinggalkan Balasan

1 komentar