KETAPANG, ZONAKALBAR.COM — Anggota DPR RI Komisi XIII, Franciscus Sibarani, berkomitmen nyata dalam memberdayakan generasi muda di Kalimantan Barat (Kalbar). Melalui langkah konkret, ia mengajak anak muda daerah untuk tidak sekadar menjadi penonton, melainkan pelaku aktif yang menjembatani komunikasi antara masyarakat desa pedalaman dengan pemerintah pusat.
Baca juga:Franciscus Sibarani: Euforia Piala Dunia Momentum Perkuat Budaya Menghargai Kekayaan Intelektual
Komitmen ini dibuktikan dalam pertemuan mendalam bersama perwakilan anak muda dari Desa Sinar Kuri, Kecamatan Laur, Kabupaten Ketapang, pada Rabu, 8 Juli 2026. Pertemuan strategis yang berlangsung hangat tersebut dihadiri langsung oleh dua tokoh muda asal Desa Sinar Kuri, yaitu Abi dan Yuni.
Dalam kesempatan terpisah, Franciscus Sibarani menegaskan bahwa keterbatasan akses geografis tidak boleh menjadi penghalang bagi masyarakat pedalaman untuk mendapatkan hak pembangunan yang merata. Oleh karena itu, ia menilai pergerakan anak muda yang adaptif dengan teknologi dan media sosial adalah kunci utama memecahkan kebuntuan komunikasi tersebut.
“Aspirasi masyarakat di akar rumput cenderung tidak semua terdengar jika kita tidak turun langsung ke desa-desa, terlebih dengan adanya keterbatasan akses untuk menjangkau wilayah pedalaman. Di sinilah peran krusial orang muda Kalbar, yaitu memberikan informasi akurat dan aktif membangun koneksi agar suara-suara dari pelosok bisa terdengar menggema di media sosial serta ruang publik,” ujar Franciscus Sibarani.
Melalui pertemuan yang juga dikawal oleh tim utamanya, Yohanes Tola, Sibarani secara resmi membuka ruang kolaborasi yang luas bagi pemuda daerah. Ia memosisikan dirinya sebagai wadah penampung aspirasi di parlemen yang siap bergerak bersama generasi muda untuk mengawal setiap agenda pembangunan di Kalimantan Barat.
Lebih dari sekadar pelibatan dalam ruang diskusi, tokoh yang duduk di Komisi XIII DPR RI ini juga menunjukkan kepedulian yang menyentuh aspek fundamental, yaitu pendidikan. Sibarani secara aktif mendorong dan membuka jalan bagi anak-anak muda Kalbar lulusan SMA untuk melanjutkan studi perguruan tinggi hingga ke negeri Cina.
Baca juga:Franciscus Sibarani Dukung Sertifikat Desain Industri Bisa Jadi Jaminan Akses Pembiayaan Usaha
Bagi Sibarani, memberikan ruang bersuara harus berjalan beriringan dengan peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) agar anak muda memiliki daya saing yang tinggi. Program kuliah ke luar negeri ini menjadi bukti nyata bahwa keberpihakannya terhadap masa depan generasi muda Kalbar bukan sekadar janji manis politik.
“Anak muda di Kalimantan Barat tidak hanya perlu diajak terlibat dalam politik atau pembangunan, tetapi mereka sangat perlu didukung secara konkret melalui pendidikan yang mumpuni. Dengan kuliah hingga ke Cina, kita sedang mencetak pemimpin masa depan yang berwawasan global untuk membangun kembali desa halaman mereka di Kalbar,” pungkas Franciscus Sibarani.
Penulis


- Rois Saman merupakan penulis dan editor di Zonakalbar.com yang aktif mengulas berbagai isu, mulai dari berita daerah Kalimantan Barat, politik, pemerintahan, olahraga, pendidikan, hingga informasi publik. Dengan mengedepankan akurasi, kecepatan, dan keberimbangan informasi, Rois Saman berkomitmen menghadirkan berita yang terpercaya, mudah dipahami, dan bermanfaat bagi masyarakat. Melalui Zonakalbar.com, ia turut berkontribusi menyajikan informasi terkini yang relevan bagi pembaca di Kalimantan Barat maupun Indonesia.
- Juli 13, 2026BeritaKunjungan Kerja ke Simpang Hulu, Anggota DPR RI Franciscus Sibarani Dorong Pemerintah Benahi Infrastruktur Pendidikan Desa
- Juli 13, 2026HiburanKonami Game From 1995 Returning Next Month for First Time Ever, Game Legendaris Akhirnya Rilis Globa
- Juli 13, 2026BeritaDorong Pembangunan Desa, Franciscus Sibarani Gandeng Anak Muda Kalbar Jadi Jembatan Aspirasi
- Juli 13, 2026BeritaAdmin Website Desa Kerohok Sukses Kelola Platform Digital, Jadi Inspirasi Desa Lain dalam Pelayanan Publik

