Franciscus Sibarani Suarakan Keprihatinan Terkait Fasilitas Lapas Anak di Kubu Raya dan Siklus Banjir Pasang Sungai Kapuas

KUBU RAYA, ZONAKALBAR.COM – Anggota DPR RI Komisi XIII, Franciscus Sibarani, menggandeng Yayasan Sentra Pemuda Khathulistiwa untuk menggelar kegiatan pembinaan wawasan kebangsaan di Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas II Kubu Raya, Sabtu (6/6). Kegiatan yang bertajuk “Bangkit Menata Masa Depan: Semangat Pancasila Untuk Generasi Pemuda Indonesia” ini bertujuan untuk menumbuhkan semangat nasionalisme dan nilai-nilai Pancasila di kalangan warga binaan anak.

Baca juga:Franciscus Sibarani Dorong Sinergi Pemerintah dan Masyarakat untuk Pendidikan Warga Binaan Anak di LPKA Kubu Raya

Pihak LPKA Kelas II Kubu Raya berperan aktif dalam memfasilitasi jalannya acara tersebut. Institusi ini menyediakan tempat pelaksanaan serta mengoordinasikan seluruh anak binaan agar dapat mengikuti rangkaian kegiatan dengan tertib. Kolaborasi antara legislator, pihak yayasan, dan lembaga pemasyarakatan ini menjadi instrumen penting dalam pelaksanaan program pembinaan ideologi bagi generasi muda di dalam lembaga tersebut.

Dalam kunjungan kerja tersebut, Franciscus Sibarani hadir membawa dua agenda utama. Agenda pertama difokuskan pada pemberian materi pembinaan mengenai ideologi Pancasila dan motivasi untuk membangun semangat anak-anak binaan dalam menata masa depan mereka. Sementara itu, agenda kedua diisi dengan peninjauan langsung secara fisik terhadap situasi, kondisi, serta sarana dan prasarana penunjang yang ada di lingkungan LPKA Kelas II Kubu Raya.

Usai melakukan pemantauan lapangan, Sibarani mencatat sejumlah hal terkait kelayakan fasilitas penunjang di dalam lembaga tersebut. Ia memaparkan bahwa fasilitas dasar seperti ruang tidur, kamar mandi, fasilitas sanitasi, hingga ketersediaan sarana olahraga dan alat musik memerlukan langkah revitalisasi. Optimalisasi dan pembenahan sarana ini dinilai mendesak guna mendukung keberlangsungan serta efektivitas proses pembinaan harian terhadap anak-anak secara maksimal.

Baca juga:Danau Sentarum Kapuas Hulu: Surga Wisata Alam Kalbar  

Selain sarana fisik, perhatian Anggota Komisi XIII DPR RI ini juga tertuju pada kualitas air bersih di lingkungan LPKA Kelas II Kubu Raya yang terpantau mengandung zat karat. Kondisi air tersebut dinilai kurang ideal untuk memenuhi kebutuhan domestik harian para warga binaan, terutama untuk keperluan sanitasi, mandi, dan mencuci. Keterbatasan akses terhadap air bersih yang higienis ini menambah daftar aspek lingkungan yang memerlukan perhatian khusus dan pembenahan segera.

Kondisi tersebut diperberat oleh faktor tantangan geografis yang dihadapi oleh LPKA Kelas II Kubu Raya setiap tahunnya. Berdasarkan pendalaman informasi yang dilakukan Sibarani di lokasi, lingkungan lembaga ini kerap terdampak banjir akibat luapan pasang air Sungai Kapuas. Air luapan tersebut masuk dan merendam area-area krusial, mulai dari kamar tidur, toilet, fasilitas kamar mandi, klinik kesehatan, hingga bangunan musholah.

Siklus banjir tahunan di area LPKA ini dilaporkan terjadi dalam durasi yang cukup lama, yakni dapat bertahan hingga kurun waktu dua bulan. Lamanya masa genangan ini mengganggu aktivitas pembinaan serta menurunkan kualitas kebersihan lingkungan tempat tinggal para warga binaan anak. Apalagi, luapan air Sungai Kapuas tersebut membawa material sampah dan kotoran masuk ke dalam ruang-ruang domestik tempat anak-anak beraktivitas.

Baca juga:Gelar Kunjungan Kerja di LPKA Kubu Raya, Franciscus Sibarani Apresiasi Peran Yayasan SEPAKAT dan Dorong Sinergi Multipihak

Dampak dari akumulasi masalah sanitasi, kualitas air berkarat, dan banjir tahunan ini berujung pada munculnya gangguan kesehatan, di mana para warga binaan anak rentan terjangkit penyakit tipes, diare, infeksi kulit, hingga cacar. Sebagai langkah penanganan, Franciscus Sibarani mendorong adanya tindakan mitigasi yang terukur seperti pembersihan lingkungan pra-banjir dan penyedotan septic tank. Seluruh temuan dan dokumentasi teknis ini menjadi catatan langsung bagi Sibarani untuk merumuskan rekomendasi-rekomendasi strategis ke depan terkait pembenahan LPKA Kelas II Kubu Raya.