ZONA KALBAR, SANGGAU – Di tengah keterbatasan anggaran dan minimnya dukungan, semangat juang para atlet Institut Karate-Do Nasional (INKANAS) Kabupaten Kapuas Hulu, Kalimantan Barat, tak pernah padam. Sebanyak 57 atlet, pendamping, pelatih, dan ketua kontingen bertolak ke Pontianak untuk berlaga di ajang Kejurda INKANAS dan Kejurprov tingkat Provinsi Kalimantan Barat.
BACA JUGA: Mimpi Mahasiswa Jadi Sarjana di Kapuas Hulu Terancam Gagal Kerena Masalah PETI
Ketua Pengcab INKANAS Kapuas Hulu, Dini Ardianto, mengungkapkan bahwa target yang ingin dicapai dalam kejuaraan ini adalah tiga besar. “Lawan berat memang Kota Pontianak, tapi kami akan berusaha sekuat tenaga untuk mencapai target ini, bahkan jika perlu mengalahkan mereka,” ujarnya dengan nada optimis, Selasa, 4 November 2025.
Target medali emas yang dicanangkan adalah lima emas, baik di Kejurda INKANAS maupun Kejurprov. Dini Ardianto meyakini bahwa persiapan yang matang dan latihan yang intensif telah membuat para atlet siap untuk bertanding. “Kami yakin mampu masuk tiga besar di kedua ajang tersebut,” tegasnya.
BACA JUGA: Mantan Ketua KPU Kapuas Hulu Resmi Jabat Direktur PDAM Tirta Uncak Kapuas
Namun, di balik semangat yang membara, tersimpan sebuah keprihatinan mendalam. Dukungan dari Pemerintah Daerah Kabupaten Kapuas Hulu sangat minim, hanya sebatas dukungan moril atau semangat. Biaya keberangkatan dan akomodasi sepenuhnya ditanggung oleh orang tua atlet, sekolah, dan sejumlah pihak lainnya.
“Kami sangat berterima kasih atas dukungan dan support yang diberikan oleh pelatih, guru, maupun orang tua kepada atlet,” ungkap Dini Ardianto dengan nada haru.
Kondisi ini tentu sangat memprihatinkan. Di tengah semangat membara untuk mengharumkan nama daerah, para atlet INKANAS Kapuas Hulu harus berjuang dengan dana swadaya. Mereka adalah pahlawan tanpa tanda jasa, yang berjuang demi meraih prestasi di tengah keterbatasan.
BACA JUGA: Mimpi Mahasiswa Jadi Sarjana di Kapuas Hulu Terancam Gagal Kerena Masalah PETI
Dini Ardianto berpesan kepada para atlet untuk tetap semangat dalam bertanding dan mengharumkan nama Kapuas Hulu. “Jangan pernah menyerah, tunjukkan kemampuan terbaik kalian, dan buktikan bahwa keterbatasan bukanlah penghalang untuk meraih prestasi,” pesannya dengan penuh semangat.
Semoga, kisah perjuangan para atlet INKANAS Kapuas Hulu ini dapat mengetuk hati para pemangku kebijakan. Dukungan yang lebih besar sangat dibutuhkan agar para atlet dapat terus berprestasi dan mengharumkan nama daerah di kancah yang lebih tinggi.
BACA JUGA: Komunitas Preman Pensiun II Kecamatan Batang Lupar Kapuas Hulu Melakukan Bakti Sosial
Semoga artikel ini bisa memberikan gambaran yang lebih memprihatinkan tentang kondisi yang dialami oleh para atlet INKANAS Kapuas Hulu.**
