SAMBAS, ZONAKALBAR.COM – Rencana pengembangan Pos Lintas Batas (PLB) Temajuk menjadi Pos Lintas Batas Negara (PLBN) di Kecamatan Paloh, Kabupaten Sambas, Kalimantan Barat, kembali menjadi perhatian seiring langkah pemerintah mematangkan persiapan pembangunan sejumlah PLBN di wilayah perbatasan Indonesia.
Baca juga:Pemkab Sambas Perkuat Layanan Puskesmas untuk Jangkau Masyarakat Hingga Pelosok
Pengembangan tersebut memiliki arti penting, tidak hanya dalam memperkuat infrastruktur perbatasan negara, tetapi juga meningkatkan kualitas pelayanan keimigrasian, pengawasan perlintasan orang, serta kemudahan akses bagi masyarakat yang tinggal di kawasan perbatasan Indonesia–Malaysia.
Aspek kesiapan pelayanan dan pengawasan keimigrasian sejalan dengan perhatian yang selama ini disampaikan Anggota Komisi XIII DPR RI Fraksi Partai Golkar dari Daerah Pemilihan Kalimantan Barat I, Franciscus Maria Agustinus Sibarani, terhadap penguatan tugas keimigrasian di wilayah perbatasan.
Sebelumnya, pada 21 Agustus 2026, pemerintah telah mengaktifkan kembali PLB Temajuk–Telok Melano yang menghubungkan Kabupaten Sambas dengan Sarawak, Malaysia. Pengoperasian kembali jalur tersebut menjadi langkah penting dalam membuka akses perlintasan resmi sekaligus mendukung aktivitas masyarakat di kedua sisi perbatasan.
Perkembangan terbaru pada 4 November 2026 menunjukkan bahwa pemerintah melalui Badan Nasional Pengelola Perbatasan kembali membahas kesiapan pengembangan PLB Temajuk menjadi PLBN, termasuk pemenuhan persyaratan pembangunan, kelengkapan dokumen, serta kebutuhan fasilitas pendukung.
Sibarani sebelumnya telah beberapa kali menyampaikan perhatian terhadap penguatan pelayanan dan pengawasan keimigrasian di kawasan perbatasan. Menurutnya, besarnya tanggung jawab petugas dalam menjaga pintu masuk negara harus diimbangi dengan dukungan sumber daya manusia, perlindungan kerja, serta sarana dan prasarana yang memadai.
Dalam kunjungan kerja Komisi XIII DPR RI ke Kantor Wilayah Imigrasi Kalimantan Utara pada Februari 2026, Sibarani menyoroti pentingnya perhatian negara terhadap petugas yang bekerja di wilayah perbatasan, mengingat tantangan geografis, luasnya wilayah pengawasan, serta risiko yang dihadapi dalam menjalankan tugas.
Baca juga:Lewat PROKASI, Franciscus Sibarani Hadirkan Pilihan Pendidikan dan Karier bagi Anak Muda Kalbar
“Yang paling penting pertama adalah perhatian negara kepada petugasnya. Medannya sangat luas, rawan karena perbatasan sekitar 600 kilometer. Tugas ini tidak mungkin dijalankan tanpa dukungan SDM yang memadai, bukan hanya dari sisi keterampilan, tetapi juga perlindungan,” ujar Sibarani dalam kunjungan kerja tersebut.
Perhatian serupa juga disampaikan Sibarani pada April 2026 ketika mendorong peningkatan sarana dan prasarana serta pemberian tunjangan bagi petugas Imigrasi yang bertugas di kawasan perbatasan.
Pandangan tersebut relevan dengan rencana pengembangan PLBN Temajuk. Peningkatan fasilitas perlintasan perlu diikuti kesiapan personel dan sistem pelayanan agar pengawasan keimigrasian dapat berjalan optimal tanpa mengabaikan kebutuhan masyarakat perbatasan.
Selain memperhatikan kesiapan petugas, Sibarani juga memiliki perhatian terhadap persoalan perlintasan nonprosedural, khususnya yang berkaitan dengan pekerja migran Indonesia.
Pada Juni 2026, saat melakukan kunjungan kerja ke Kantor Imigrasi Kelas II TPI Entikong, Kalimantan Barat, Sibarani meninjau kesiapan pelayanan keimigrasian sekaligus mengapresiasi upaya petugas dalam mencegah keberangkatan calon pekerja migran Indonesia melalui jalur nonprosedural.
Ia juga pernah menekankan pentingnya sinergi pemerintah pusat, pemerintah daerah, Imigrasi, serta instansi terkait untuk memperluas akses masyarakat terhadap informasi dan prosedur keberangkatan kerja yang legal dan aman.
Berbagai perhatian tersebut memperlihatkan bahwa penguatan keimigrasian di kawasan perbatasan tidak hanya berkaitan dengan pengawasan dan penegakan hukum, tetapi juga dengan kemudahan pelayanan, perlindungan masyarakat, serta dukungan terhadap petugas yang menjalankan tugas negara.
Dalam konteks pengembangan PLBN Temajuk, kesiapan pelayanan keimigrasian menjadi salah satu aspek penting yang perlu diperhatikan, mulai dari ketersediaan personel, fasilitas pemeriksaan dokumen perjalanan, hingga koordinasi antarinstansi dalam penyelenggaraan pelayanan lintas batas.
Sementara itu, Pemerintah Kabupaten Sambas terus mendorong percepatan peningkatan PLB Temajuk menjadi PLBN. Pemerintah daerah berharap pengembangan kawasan Temajuk tidak hanya memperlancar mobilitas masyarakat Indonesia–Malaysia, tetapi juga membuka peluang pertumbuhan ekonomi, pariwisata, dan sektor perikanan di wilayah perbatasan.
Sebagai daerah yang berbatasan langsung dengan Malaysia, Kabupaten Sambas memiliki posisi strategis dalam penguatan pelayanan lintas negara. Karena itu, pengembangan PLBN Temajuk diharapkan dapat berjalan seiring dengan peningkatan kualitas pelayanan publik dan pengawasan keimigrasian.
Baca juga:WISUDA STAI MEMPAWAH KE-IX TAHUN 2026: WUJUDKAN SDM UNGGUL MELALUI PENDIDIKAN
Perhatian terhadap persoalan perbatasan menjadi bagian dari ruang lingkup kerja Franciscus Sibarani sebagai Anggota Komisi XIII DPR RI yang bermitra dengan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan.
Melalui fungsi pengawasan DPR RI, kesiapan pelayanan keimigrasian, dukungan terhadap petugas, serta perlindungan masyarakat di kawasan perbatasan merupakan aspek yang relevan untuk terus mendapat perhatian seiring pengembangan PLBN Temajuk.
Dengan demikian, pengembangan PLBN Temajuk diharapkan tidak hanya menghadirkan fasilitas perbatasan yang lebih lengkap, tetapi juga memperkuat kehadiran negara melalui pelayanan yang profesional, tertib, aman, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Kalimantan Barat.
Penulis

- Rois Saman merupakan penulis dan editor di Zonakalbar.com yang aktif mengulas berbagai isu, mulai dari berita daerah Kalimantan Barat, politik, pemerintahan, olahraga, pendidikan, hingga informasi publik. Dengan mengedepankan akurasi, kecepatan, dan keberimbangan informasi, Rois Saman berkomitmen menghadirkan berita yang terpercaya, mudah dipahami, dan bermanfaat bagi masyarakat. Melalui Zonakalbar.com, ia turut berkontribusi menyajikan informasi terkini yang relevan bagi pembaca di Kalimantan Barat maupun Indonesia.
- November 9, 2026BeritaBeranda Imigrasi Hadir di MPP Ketapang, Franciscus Sibarani Tekankan Pentingnya Kemudahan Akses Layanan Paspor bagi Masyarakat
- November 9, 2026BeritaPengembangan PLBN Temajuk, Franciscus Sibarani Tekankan Pentingnya Kesiapan Layanan Keimigrasian di Perbatasan
- November 8, 2026BeritaBeri Semangat kepada Kontingen Kubu Raya Jelang Porprov XIV Kalbar, Franciscus Sibarani Tekankan Olahraga sebagai Investasi SDM
- Oktober 31, 2026BeritaFranciscus Sibarani Fasilitasi Pengurusan Paspor Pasien ICU, Imigrasi Ketapang Hadirkan Layanan Jemput Bola

