ZONAKALBAR.COM – Selama ini banyak pelaku usaha, khususnya UMKM dan pelaku ekonomi kreatif, mengalami kesulitan memperoleh akses pembiayaan karena tidak memiliki aset yang dapat dijadikan agunan.
Dalam pembahasan Rancangan Undang-Undang (RUU) Desain Industri, diusulkan agar sertifikat desain industri dapat dimanfaatkan sebagai objek jaminan fidusia. Pengaturan ini diharapkan menjadikan kekayaan intelektual tidak hanya sebagai instrumen perlindungan hukum, tetapi juga sebagai aset yang memiliki nilai ekonomi.
Baca juga:Franciscus Sibarani: Bila Terbukti Melanggar, Pemerintah Harus Cabut Izin PT Mayawana Persada
Wakil Ketua Panitia Khusus (Pansus) RUU Desain Industri DPR RI, Franciscus Sibarani, menyambut baik usulan tersebut karena dinilai dapat memperkuat ekosistem kekayaan intelektual sekaligus memperluas akses pembiayaan bagi pelaku usaha.
“Pengaturan ini merupakan langkah penting untuk memperkuat ekosistem kekayaan intelektual sekaligus memperluas akses pembiayaan bagi pelaku usaha. Sertifikat desain industri nantinya dapat menjadi jaminan kepada lembaga pembiayaan sehingga pelaku usaha memiliki akses permodalan untuk meningkatkan kapasitas produksi, mengembangkan usahanya, dan naik ke skala industri,” ujar Sibarani.
Menurutnya, selama ini banyak desain yang telah memiliki nilai komersial, tetapi belum dapat dimanfaatkan sebagai aset ekonomi untuk memperoleh pembiayaan. Padahal, desain yang telah terdaftar merupakan kekayaan intelektual yang memiliki nilai ekonomi dan layak memperoleh pengakuan dalam sistem pembiayaan.
Selama ini sertifikat desain industri lebih banyak dipandang sebagai bukti kepemilikan hak. Melalui pengaturan dalam RUU ini, sertifikat tersebut diharapkan juga memiliki fungsi ekonomi sebagai aset yang dapat dimanfaatkan pelaku usaha untuk memperoleh akses pembiayaan.
Sibarani menambahkan, keberhasilan skema tersebut juga memerlukan ekosistem penilaian yang kredibel. Karena itu, ia mengapresiasi langkah pemerintah yang telah menetapkan dan melantik 64 Penilai Kekayaan Intelektual (IP Valuator) untuk melakukan penilaian profesional terhadap nilai ekonomi kekayaan intelektual.
“Kehadiran IP Valuator menjadi bagian penting dalam ekosistem pembiayaan berbasis kekayaan intelektual. Penilaian yang profesional dan objektif akan memberikan kepastian bagi lembaga pembiayaan dalam menilai nilai ekonomi suatu desain industri, sehingga pemanfaatan sertifikat sebagai jaminan dapat berjalan lebih efektif,” jelasnya.
Karena itu, pemanfaatan sertifikat desain industri sebagai objek jaminan fidusia menjadi terobosan penting untuk memperluas akses pembiayaan, terutama bagi UMKM, pelaku industri kreatif, pengrajin, dan para desainer yang memiliki inovasi, tetapi belum memiliki aset konvensional sebagai agunan.
Sibarani optimistis kebijakan ini akan mendorong semakin banyak pelaku usaha mendaftarkan desainnya sebagai kekayaan intelektual. Dengan demikian, desain tidak hanya berfungsi sebagai instrumen perlindungan hukum, tetapi juga berkembang menjadi aset usaha yang memiliki nilai ekonomi dan dapat dimanfaatkan untuk memperoleh pembiayaan.
“Dengan akses pembiayaan yang lebih terbuka, pelaku usaha memiliki peluang lebih besar mengembangkan usahanya, meningkatkan kapasitas produksi, menciptakan lapangan kerja, serta menghadirkan produk Indonesia yang mampu bersaing di pasar nasional maupun internasional,” tutupnya.
Penulis


- Rois Saman merupakan penulis dan editor di Zonakalbar.com yang aktif mengulas berbagai isu, mulai dari berita daerah Kalimantan Barat, politik, pemerintahan, olahraga, pendidikan, hingga informasi publik. Dengan mengedepankan akurasi, kecepatan, dan keberimbangan informasi, Rois Saman berkomitmen menghadirkan berita yang terpercaya, mudah dipahami, dan bermanfaat bagi masyarakat. Melalui Zonakalbar.com, ia turut berkontribusi menyajikan informasi terkini yang relevan bagi pembaca di Kalimantan Barat maupun Indonesia.
- Juli 13, 2026BeritaKunjungan Kerja ke Simpang Hulu, Anggota DPR RI Franciscus Sibarani Dorong Pemerintah Benahi Infrastruktur Pendidikan Desa
- Juli 13, 2026HiburanKonami Game From 1995 Returning Next Month for First Time Ever, Game Legendaris Akhirnya Rilis Globa
- Juli 13, 2026BeritaDorong Pembangunan Desa, Franciscus Sibarani Gandeng Anak Muda Kalbar Jadi Jembatan Aspirasi
- Juli 13, 2026BeritaAdmin Website Desa Kerohok Sukses Kelola Platform Digital, Jadi Inspirasi Desa Lain dalam Pelayanan Publik

