Franciscus Sibarani: Pendidikan Karakter Jadi Kunci Hadapi Tantangan Era Digital

PONTIANAK, ZONAKALBAR.COM – Anggota Komisi XIII DPR RI dari Fraksi Partai Golkar, Franciscus Sibarani, menilai pendidikan karakter menjadi fondasi penting dalam mempersiapkan generasi muda menghadapi perubahan besar di era digital.

Baca juga:Franciscus Sibarani Dorong Penguatan Karakter Bangsa melalui Gerakan Kebajikan Pancasila

Menurut Sibarani, perkembangan teknologi telah mengubah cara anak-anak belajar, berinteraksi, dan memperoleh informasi. Karena itu, pembangunan sumber daya manusia tidak cukup hanya berfokus pada kemampuan akademik dan penguasaan teknologi, tetapi juga harus memperkuat karakter, etika, dan tanggung jawab sosial.

Hal tersebut disampaikan Sibarani dalam kegiatan Gerakan Kebajikan Pancasila yang diselenggarakan oleh Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) di Pontianak, Kalimantan Barat, Rabu (29/7/2026).

“Generasi muda hari ini tumbuh dalam lingkungan yang berbeda. Mereka memiliki akses terhadap informasi yang sangat luas, tetapi tantangannya adalah bagaimana memastikan mereka memiliki kemampuan untuk memahami, menyaring, dan menggunakan informasi tersebut secara bijak,” ujar Sibarani.

Baca juga:Franciscus Sibarani Dorong Kekayaan Tradisional Ketapang Jadi Kekuatan Ekonomi Masyarakat

Ia mengatakan, ruang digital telah menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari generasi muda. Karena itu, penguatan karakter harus menjadi bekal agar anak-anak mampu memanfaatkan teknologi secara produktif dan tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang bertentangan dengan nilai-nilai kebangsaan.

“Teknologi bukan sesuatu yang harus dijauhi. Teknologi harus menjadi alat untuk menciptakan inovasi, memperluas kesempatan belajar, dan membuka peluang bagi generasi muda untuk berkembang. Namun, semua itu membutuhkan fondasi karakter yang kuat,” katanya.

Sibarani menilai bahwa pendidikan karakter perlu dimaknai secara lebih luas. Tidak hanya berkaitan dengan perilaku di lingkungan sekolah, tetapi juga bagaimana generasi muda membangun sikap bertanggung jawab dalam kehidupan bermasyarakat, termasuk ketika beraktivitas di ruang digital.

Baca juga:Pelatihan Admin Website Desa Mentonyek Tingkatkan Kapasitas Aparatur Desa dalam Pengelolaan Website

“Anak-anak perlu dibekali bukan hanya dengan kemampuan untuk mengetahui sesuatu, tetapi juga kebijaksanaan dalam menentukan sikap. Mereka harus mampu membedakan mana yang benar, mana yang bermanfaat, dan mana yang dapat merugikan diri sendiri maupun orang lain,” ujar Sibarani.

Sebagai Anggota Komisi XIII DPR RI yang menjadi mitra kerja BPIP, Sibarani menilai penguatan nilai-nilai Pancasila harus terus dilakukan dengan pendekatan yang relevan terhadap perkembangan zaman.

Menurutnya, nilai-nilai Pancasila harus hadir dalam kehidupan nyata dan mampu menjawab tantangan yang dihadapi generasi muda saat ini.

Baca juga:Franciscus Sibarani Perkuat Iklim Pendidikan dan Ketenagakerjaan Orang Muda Kalbar Lewat Program PROKASI

“Pancasila harus terus dibumikan dalam kehidupan sehari-hari. Bukan hanya dipahami sebagai konsep, tetapi diwujudkan dalam sikap saling menghargai, bertanggung jawab, dan menggunakan kebebasan dengan bijaksana,” katanya.

Sibarani menegaskan bahwa membangun generasi muda yang unggul membutuhkan kerja bersama dari berbagai pihak.

“Era digital menghadirkan tantangan baru, tetapi juga peluang besar. Dengan pendidikan karakter yang kuat, kita dapat memastikan generasi muda Indonesia tumbuh menjadi generasi yang cerdas, adaptif, dan tetap memiliki jati diri sebagai bangsa Indonesia,” pungkasnya.

Penulis

Kang Rois
Kang Rois
Rois Saman merupakan penulis dan editor di Zonakalbar.com yang aktif mengulas berbagai isu, mulai dari berita daerah Kalimantan Barat, politik, pemerintahan, olahraga, pendidikan, hingga informasi publik. Dengan mengedepankan akurasi, kecepatan, dan keberimbangan informasi, Rois Saman berkomitmen menghadirkan berita yang terpercaya, mudah dipahami, dan bermanfaat bagi masyarakat. Melalui Zonakalbar.com, ia turut berkontribusi menyajikan informasi terkini yang relevan bagi pembaca di Kalimantan Barat maupun Indonesia.
Visited 1 times, 1 visit(s) today
Ringkasan Konten

Tinggalkan Balasan