PONTIANAK, ZONA KALBAR – Pengurus Wilayah Majelis Da’i Kebangsaan resmi dikukuhkan oleh Direktur Penerangan Agama Islam Kementerian Agama Republik Indonesia, Rabu, 29/11 pagi, bertempat di Hotel Orchardz Perdana Pontianak.
Hadir dalam kegiatan tersebut Penjabat (pj) Gubernur Kalbar yang diwakili oleh Karo Kesra Ir. Mulyadi, M.Si, Direktur Penerangan Agama Islam Kementerian Agama Republik Indonesia Dr. Ahmad Jayadi, M.Pd, Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kemenag Kalbar Dr. Muhajirin Yanis, M.Pd.I, Atase Keagamaan Kedutaan Besar Malaysia untuk Indonesia Muhammad Syamsyuri Bin Ghazali, serta para Kepala Kantor Kementerian Agama (Kakankemenag) 14 Kabupaten/Kota se-Kalbar, dan para tamu undangan.
Dalam sambutannya, Ketua Panitia sekaligus Kasi PENAISZAWA Kemenag Kalbar Rohadi, S.Ag menyampaikan bahwa Pengurus Majelis Da’i Kebangsaan Wilayah Kalbar ini adalah para Da’i yang sebelumnya telah mengikuti Bimbingan Teknis penguatan kompetensi penceramah agama Islam yang dilakukan sebanyak 6 angkatan.
Dalam sambutannya, Kakanwil Kemenag Provinsi Kalbar Bapak Dr. Muhajirin Yanis, M.Pd.I menyampaikan bahwa para Da’i saat ini selain harus memiliki pengetahuan keagamaan yang luas juga harus mampu memahami perkembangan Teknologi Informasi.
“Dakwah kita tidak lagi berfokus pada pengajian dan Majelis Taklim. Tapi ada segmen generasi Z yang sehari-harinya terbiasa dengan Gadget. Para Da’i Kebangsaan dituntut untuk masuk dan mengisi ranah tersebut dengan menggunakan Bahasa agama dan metode dakwah yang baik dengan seluruh strata dan level masyarakat.” Ujarnya.
Dirinya berharap bahwa Da’i Kebangsaan dapat menjadi mitra pemerintah dalam menyebarkan misi agama yang moderat di tengah-tengah masyarakat.
Dalam arahannya, Penjabat Gubernur Kalbar yang diwakili oleh Biro Kesra Kalbar Ir. Mulyadi, M.Si menyampaikan bahwa Majelis Da’i Kebangsaan dapat menjadi mitra pemerintah sesuai dengan keahliannya dalam mewujudkan kenyamanan dan keamanan di tengah-tengah keberagaman masyarakat Kalimantan Barat.
“Kebahagiaan itu tidak akan tercapai apabila tidak adanya rasa saling menghargai, menghormati, dan kebersamaan di tengah-tengah perbedaan.” Ujarnya.
Direktur Penerangan Agama Islam Kemenag RI Dr. Ahmad Zayadi, M.Pd menyatakan bahwa kehadiran Majelis Da’i Kebangsaan semakin meneguhkan transformasi kehidupan keagamaan, keislaman, dan keindonesiaan agar semakin lebih baik lagi.
Indonesia adalah negara yang terdiri dari berbagai etnis, suku, dan agama. Karena kondisi Indonesia yang beragama itulah para pendiri bangsa menjadikan Pancasila sebagai dasar berbangsa dan bernegara.
Pancasila khususnya Sila Ketuhanan Yang Maha Esa melandasi sila-sila lainnya dalam Pancasila sebagaimana tergambar dalam simbol yang terdapat dalam lambang Garuda Pancasila.
Dalam konteks ini, MDK diharapkan mampu memperkuat Pancasila sebagai Ideologi Bangsa dengan menjadi mitra Pemerintah baik pusat maupun daerah dalam berbagai penguatan Wawasan Kebangsaan dan keislaman.
Penulis


- Rois Saman merupakan penulis dan editor di Zonakalbar.com yang aktif mengulas berbagai isu, mulai dari berita daerah Kalimantan Barat, politik, pemerintahan, olahraga, pendidikan, hingga informasi publik. Dengan mengedepankan akurasi, kecepatan, dan keberimbangan informasi, Rois Saman berkomitmen menghadirkan berita yang terpercaya, mudah dipahami, dan bermanfaat bagi masyarakat. Melalui Zonakalbar.com, ia turut berkontribusi menyajikan informasi terkini yang relevan bagi pembaca di Kalimantan Barat maupun Indonesia.
- Juli 22, 2026PontianakDistribusi BBM dan Elpiji Pontianak Jadi Kunci Pengendalian Inflasi, Ini Sorotan Pemkot
- Juli 21, 2026PendidikanKetua BEM UNU Kalbar Berharap Publik Tak Girang Opini Yang Belum Jelas Faktanya
- Juli 17, 2026OlahragaSpanyol vs Argentina: Final Piala Dunia 2026, Prediksi Skor, Head to Head, Susunan Pemain dan Duel Yamal vs Bintang Argentina
- Juli 17, 2026BeritaPerkuat Produktivitas Sawit Berkelanjutan, BPDP dan Ditjenbun bersama PT TKM Fasilitasi Pelatihan Budi Daya bagi Pekebun Kalbar melalui Program SDM Perkebunan 2026
