ZONAKALBAR.COM – Komitmen Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Provinsi Kalimantan Barat (Kalbar) Irjen Pol. Pipit Rismanto dalam menertibkan aktifitas PETI diseluruh wilayah Kalbar mendapat apresiasi dan dukungan dari mahasiswa Kalbar
Raihan Yudha Pratama selaku ketua Forum komunikasi BEM Se-Kalimantan Barat (FKBK)
mendukung penuh langkah tegas yang telah dilakukan Polda Kalbar dan jajaran dalam
menertibkan aktifitas PETI di wilayah Kalbar
“Aktifitas PETI ini sangat merugikan selain tindakan ilegal juga berdampak terhadap lingkungan serta mengancam kesehatan karena limbah yang dihasilkan dari kegiatan pertambangan ilegal dapat mencemari sungai dan mengganggu ekosistem, dan mengancam kesehatan masyarakat sekitar” ucapnya
Raihan juga berharap kepada aparat penegak hukum khususnya Polda Kalbar untuk tidak padang bulu terhadap para pelaku PETI karena kegiatan ilegal tersebut sangat meresahkan dan merugikan
“Kami juga menantang Kapolda Kalbar untuk secara serius dan konsisten dalam memberantas aktifitas PETI sampai ke akar-akarnya.” ucapnya
Ia juga mengajak seluruh stakeholder terkait untuk bersama-sama untuk mendukung upaya pemeberantasan PETI yang ditengah gencar dilakukan oleh Polda Kalbar dan jajaran agar dapat menyalamatkan lingkungan dari dampak buruk akibat PETI
Penulis


- Rois Saman merupakan penulis dan editor di Zonakalbar.com yang aktif mengulas berbagai isu, mulai dari berita daerah Kalimantan Barat, politik, pemerintahan, olahraga, pendidikan, hingga informasi publik. Dengan mengedepankan akurasi, kecepatan, dan keberimbangan informasi, Rois Saman berkomitmen menghadirkan berita yang terpercaya, mudah dipahami, dan bermanfaat bagi masyarakat. Melalui Zonakalbar.com, ia turut berkontribusi menyajikan informasi terkini yang relevan bagi pembaca di Kalimantan Barat maupun Indonesia.
- Juli 28, 2026BeritaEmpat Kekayaan Tradisional Ketapang Dicatat sebagai KIK, Franciscus Sibarani Dorong Perlindungan Warisan Budaya
- Juli 28, 2026BeritaFranciscus Sibarani: Digitalisasi Layanan Hukum Jangan Ciptakan Kesenjangan Baru
- Juli 28, 2026BeritaFranciscus Sibarani Dorong Posbakum Jadi Pintu Pertama Akses Hukum Masyarakat Desa
- Juli 28, 2026BeritaFranciscus Sibarani Dorong Layanan Hukum Menjangkau Wilayah Terpencil hingga Air Upas

