KUBU RAYA, ZONAKALBAR.COM — Upaya menciptakan lingkungan pendidikan yang aman, nyaman, dan bebas dari perundungan terus digelorakan. Melalui Gerakan Berani Baik, sebanyak 1.200 pelajar SMP Pancasila, Sungai Ambangah Kumpai Kabupaten Kubu Raya, akan mengikuti sosialisasi tentang anti-bullying dan pencegahan pelecehan seksual, Rabu, (07/10/2026).
Kegiatan yang berlangsung pukul 09.00–11.00 WIB tersebut menjadi bagian dari gerakan bersama untuk membangun kesadaran pelajar agar berani menolak bullying, mampu menjaga diri, serta saling menghargai.
Mengusung semangat Berani Tolak Bullying, Berani Jaga Diri, Berani Saling Menghargai, kegiatan ini diharapkan tidak sekadar menjadi sosialisasi, tetapi juga mendorong lahirnya budaya sekolah yang lebih ramah, aman, dan menghargai setiap peserta didik.
Sejumlah narasumber dari berbagai latar belakang turut hadir memberikan perspektif kepada para pelajar. Mereka antara lain Exsan, General Manager Hotel Neo Gajah Mada Pontianak, Mila Kamila, S.T., CPM, Sekretaris KPA Kota Pontianak, serta Salman Al Farisi, M.Pd., Kaprodi PGSD UNU Kalbar sekaligus pemerhati anak.
Baca juga:POLNEP QUR’ANIC MENTOR Dimulai, Mahasiswa Disiapkan dari Pembaca Menjadi Pengajar Al-Qur’an
Sementara itu, kegiatan dipandu oleh Endang Sri Ravina sebagai moderator.
Bangun Keberanian untuk Berkata Tidak pada Bullying
Bullying bukan sekadar persoalan candaan antarteman. Perundungan dapat meninggalkan dampak serius terhadap kepercayaan diri, kesehatan psikologis, hubungan sosial, bahkan prestasi belajar anak.
Karena itu, edukasi kepada pelajar menjadi langkah penting untuk membangun keberanian dalam mengenali, mencegah, dan melaporkan tindakan bullying maupun bentuk kekerasan lainnya.
Melalui Gerakan Berani Baik, para pelajar diajak memahami bahwa keberanian bukanlah tentang melawan dengan kekerasan, melainkan berani mengatakan tidak terhadap tindakan yang salah, berani melindungi diri dan teman, serta berani menciptakan lingkungan yang saling menghormati.
Baca juga:SMK Pancasila Gelar Workshop Penguatan Implementasi 8 Standar Nasional Pendidikan
Mewujudkan Sekolah yang Aman dan Ramah Anak
Dengan melibatkan 1.200 pelajar, kegiatan ini diharapkan dapat menjadi momentum memperkuat komitmen bersama antara sekolah, peserta didik, pendidik, orang tua, dan masyarakat dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang bebas dari bullying dan pelecehan seksual.
Semangat tersebut sejalan dengan pesan utama kegiatan:
“Bersama 1.200 Pelajar Hebat, Ciptakan Sekolah Tanpa Bullying.”
Gerakan ini sekaligus menjadi pengingat bahwa menciptakan sekolah yang aman bukan hanya tugas satu pihak. Setiap individu memiliki peran untuk menjaga lingkungan pendidikan agar menjadi tempat tumbuh yang sehat, positif, dan penuh penghargaan terhadap sesama.
Berani Baik bukan hanya slogan. Ia adalah keberanian untuk menghentikan bullying, menjaga diri, menghormati sesama, dan menjadi bagian dari perubahan menuju sekolah yang aman bagi semua.
Penulis


- Rois Saman merupakan penulis dan editor di Zonakalbar.com yang aktif mengulas berbagai isu, mulai dari berita daerah Kalimantan Barat, politik, pemerintahan, olahraga, pendidikan, hingga informasi publik. Dengan mengedepankan akurasi, kecepatan, dan keberimbangan informasi, Rois Saman berkomitmen menghadirkan berita yang terpercaya, mudah dipahami, dan bermanfaat bagi masyarakat. Melalui Zonakalbar.com, ia turut berkontribusi menyajikan informasi terkini yang relevan bagi pembaca di Kalimantan Barat maupun Indonesia.
- Oktober 7, 2026BeritaGerakan Berani Baik Hadir di SMP Pancasila, Ajak 1.200 Pelajar Wujudkan Sekolah Tanpa Bullying
- Oktober 7, 2026BeritaTerima Aduan Kasus Kekerasan Seksual di Lembaga Pendidikan, Sibarani Dorong Tindak Lanjut Lintas Komisi
- Oktober 6, 2026BeritaPesta Narkoba di Rutan Depok, Sibarani: Bongkar Rantai Masuk Narkoba
- Oktober 4, 2026BeritaTIM QUR’ANA KALBAR Bersinergi Cetak Mentor Al-Qur’an melalui Program POLNEP QUR’ANIC MENTOR

