KUBU RAYA, ZONAKALBAR.COM – Ketua Umum Perkumpulan Pemuda Kubu Raya (PPKR) Rozi Pararozi mengimbau kepada masyarakat untuk tidak membakar hutan dan lahan sembarangan.
Hal tersebut guna mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) yang marak muncul akhir – akhir ini di Kabupaten Kubu Raya.(29/07/2024)
“Kami himbau kepada masyarakat agar jangan membuka lahan dengan cara membakar pada saat musim kemarau karena dampaknya sangat berbahaya bagi kesehatan dan juga dapat menganggu aktifitas transportasi udara”. Terang Rozi
Apalagi, saat ini sedang memasuki musim kemarau sehingga mengakibatkan rawan terjadi Karhutla di lahan tanah gambut yang banyak terdapat di wilayah Kubu Raya, sambungnya.
Ia juga mengajak masyarakat untuk bersama dengan Pemerintah Daerah, TNI/Polri dan stakeholder terkait guna mencegah terjadinya karhutla diwilayah Kubu Raya.
“Untuk mencegah terjadinya Karhutla masyarakat harus bersinergi dengan Pemda, TNI/Polri serta stakeholder terkait guna memberikan informasi ketika ditemukan titik api di wilayahnya supaya ditanggulangi dengan cepat,” ucapnya.
Selain itu Rozi juga memberikan apresiasinya kepada semua pihak yang terlibat dan berijabaku dalam penangulangan karhutla di Kabupaten Kubu Raya.
Penulis


- Rois Saman merupakan penulis dan editor di Zonakalbar.com yang aktif mengulas berbagai isu, mulai dari berita daerah Kalimantan Barat, politik, pemerintahan, olahraga, pendidikan, hingga informasi publik. Dengan mengedepankan akurasi, kecepatan, dan keberimbangan informasi, Rois Saman berkomitmen menghadirkan berita yang terpercaya, mudah dipahami, dan bermanfaat bagi masyarakat. Melalui Zonakalbar.com, ia turut berkontribusi menyajikan informasi terkini yang relevan bagi pembaca di Kalimantan Barat maupun Indonesia.
- Agustus 6, 2026BeritaFranciscus Sibarani Dorong Perluasan Akses Pendidikan sebagai Upaya Cegah Pernikahan Dini di Kalbar
- Agustus 6, 2026BeritaFasilitasi Kuliah ke Tiongkok, Franciscus Sibarani Ajak Orang Tua Dukung Pendidikan Anak
- Agustus 4, 2026BeritaFranciscus Sibarani Akhiri Penantian Panjang Umat Stasi Bawat Keuskupan Agung Pontianak, Gereja Baru Akhirnya Berdiri
- Agustus 4, 2026BeritaLama Terbengkalai, Kini Gereja Berdiri Kokoh : Franciscus Sibarani Wujudkan Politik Bonum Commune di Stasi Bawat Desa Pahonk LANDAK

