Aksi Nyata Membangun SDM Kalbar, Franciscus Sibarani Bawa Program PROKASI ke Desa Sinar Kuri Ketapang

KETAPANG, ZONAKALBAR.COM – Anggota Komisi XIII DPR RI, Franciscus Sibarani, terus berkomitmen untuk berperan aktif menjalin kedekatan dan menyerap aspirasi langsung dari masyarakat di Kalimantan Barat. Pada Sabtu (14/6/2026), Franciscus mengutus tim resminya yang dipimpin oleh Yohanes Tola untuk mengunjungi dan mengadakan dialog formal bersama Kepala Desa Sinar Kuri, Kecamatan Sungai Laur, Kabupaten Ketapang.

Baca juga:Franciscus Sibarani Dorong Penguatan Pendidikan Berbasis Ketrampilan Lewat Dukungan terhadap Program PROKASI

Kunjungan ini dilakukan sebagai bagian dari upaya penjajakan kondisi wilayah sekaligus perkenalan diri secara kelembagaan. Melalui tim utusannya, Franciscus Sibarani menyampaikan salam hangat kepada aparatur desa serta membuka ruang diskusi seluas-luasnya terkait dengan kondisi terkini, tantangan, dan kebutuhan mendasar yang tengah dihadapi oleh masyarakat Desa Sinar Kuri.

Mengenai langkah jemput bola ini, Franciscus Sibarani menegaskan bahwa komunikasi dua arah dengan struktur desa adalah kunci utama dalam mengawal kebijakan pusat yang tepat sasaran.

“Sebagai wakil rakyat, tugas kami bukan hanya mendengar di dalam ruang rapat, melainkan memastikan aspirasi dari desa-desa di Kalbar terserap dengan baik. Saya mengutus tim langsung ke lapangan agar kita mendapatkan potret kondisi masyarakat yang seobjektif mungkin,” jelas Franciscus dalam keterangan resminya.

Baca juga:Dari Kopi Liberikayong hingga Tenun Dayak, Franciscus Sibarani Dorong KI Kalimantan Barat Jadi Kekuatan Ekonomi Daerah

Selain mendengarkan masukan warga, Tim Franciscus Sibarani juga memanfaatkan momentum tersebut untuk memberikan edukasi mengenai Tugas Pokok dan Fungsi (Tupoksi) DPR RI. Perwakilan tim menjelaskan cakupan kerja Komisi XIII DPR RI yang saat ini diemban oleh Franciscus, termasuk jajaran instansi dan kementerian yang menjadi mitra kerja strategisnya dalam merumuskan kebijakan di tingkat pusat.

Dalam dialog tersebut, Franciscus Sibarani melalui timnya menawarkan sebuah program nyata di sektor peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM). Program yang ditawarkan adalah program kuliah langsung kerja sebagai perawat (prokasi), yang diproyeksikan menjadi alternatif solusi bagi anak-anak di desa agar dapat melanjutkan studi ke jenjang perguruan tinggi sekaligus mendapatkan kepastian kerja.

Terkait program ini, Franciscus Sibarani menambahkan bahwa keterbatasan akses tidak boleh menjadi penghalang bagi generasi muda di daerah untuk maju.

“Kami ingin memberikan dampak langsung yang bisa dirasakan oleh keluarga-keluarga di desa. Program kuliah langsung kerja (prokasi) perawat ini dirancang agar anak-anak muda dari Desa Sinar Kuri bisa langsung mandiri, produktif, dan siap kerja setelah lulus kuliah,” ujarnya.

Baca juga:Dari BKPM, APINDO hingga DPR, Franciscus Sibarani Dorong Kalbar Naik Kelas Lewat Investasi yang Melindungi Manusia

Merespons kunjungan dan tawaran program tersebut, Kepala Desa Sinar Kuri, Adi Kusuma, SE, memberikan apresiasi yang tinggi terhadap inisiatif yang diambil oleh legislator dari daerah pemilihan Kalimantan Barat tersebut. Menurutnya, langkah ini menjadi bukti komitmen konkret seorang wakil rakyat dalam memperhatikan pembangunan manusia di daerah pelosok.

“Kami sangat menghargai langkah nyata dari Bapak Franciscus Sibarani yang secara aktif turun ke lapangan dan membuka dialog lewat timnya. Kehadiran program kuliah langsung kerja (prokasi) ini menjadi bukti nyata karya beliau dalam membangun kualitas SDM masyarakat Kalimantan Barat, khususnya di desa kami,” kata Adi Kusuma di sela-sela dialog.

Di samping membahas sektor pendidikan, Adi Kusuma juga memaparkan sejumlah agenda strategis desa, salah satunya adalah rencana pengembangan kawasan Bukit Kuri untuk didorong menjadi destinasi wisata alam terpadu. Bukit batu purba yang terletak di wilayah Desa Sinar Kuri ini kini mulai dikenal sebagai daya tarik baru di Kecamatan Sungai Laur, yang dinilai sangat ideal bagi para pencinta aktivitas alam seperti pendaki gunung dan pemanjat tebing.