KUBU RAYA,ZONAKALBAR.COM – Anggota DPR RI, Franciscus Sibarani, menegaskan pentingnya peran perempuan dalam menjaga nilai-nilai kebhinekaan di tengah perkembangan zaman yang bergerak cepat dan penuh tantangan. Hal tersebut disampaikannya saat kegiatan Sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan bersama Pengurus Cabang Fatayat Nahdlatul Ulama Kabupaten Kubu Raya.
Menurut Sibarani, perempuan tidak hanya memiliki peran penting dalam keluarga, tetapi juga menjadi elemen strategis dalam pertumbuhan bangsa, penguatan nilai toleransi, serta menjaga persatuan di tengah keberagaman masyarakat Indonesia.
“Perempuan memiliki posisi yang sangat penting dalam membentuk karakter generasi, menjaga harmoni sosial, dan menanamkan nilai kebangsaan. Di tengah perubahan zaman yang begitu cepat, peran perempuan dalam merawat kebhinekaan justru semakin dibutuhkan,” ujar Sibarani.
Ia menilai organisasi perempuan berbasis keagamaan memiliki kontribusi besar dalam menjaga moderasi, memperkuat semangat gotong royong, serta membangun kehidupan sosial yang inklusif dan saling menghargai perbedaan.
Karena itu, Sibarani berharap Fatayat NU Kabupaten Kubu Raya dapat terus menjadi organisasi perempuan yang aktif berpartisipasi dalam pembangunan bangsa, tidak hanya melalui kegiatan keagamaan, tetapi juga dalam penguatan pendidikan, pemberdayaan masyarakat, dan penanaman nilai-nilai kebangsaan.
“Fatayat NU memiliki kekuatan besar karena dekat dengan masyarakat. Saya berharap organisasi ini terus hadir menjadi ruang tumbuh perempuan yang mampu menjaga persatuan, merawat keberagaman, dan ikut mengambil bagian dalam kemajuan bangsa,” katanya.
Dalam kesempatan tersebut, Sibarani juga menekankan bahwa pengamalan nilai Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika harus terus diperkuat agar tetap relevan menghadapi dinamika sosial, perkembangan teknologi, hingga perubahan pola interaksi masyarakat di era modern. Menurutnya, pemahaman terhadap 4 Pilar Kebangsaan tidak boleh berhenti pada teori, tetapi perlu diwujudkan melalui tindakan nyata dalam kehidupan bermasyarakat.
Kegiatan Sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan berlangsung dengan antusias dan menjadi ruang dialog mengenai kebangsaan, toleransi, serta peran perempuan dalam menjaga persatuan. Kegiatan ini turut dihadiri perwakilan Bupati Kabupaten Kubu Raya, Pengurus Wilayah Fatayat NU Provinsi Kalimantan Barat, perwakilan Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kabupaten Kubu Raya, Ketua Gabungan Organisasi Wanita (GOW) sekaligus istri Wakil Bupati Kubu Raya, Ketua PC NU Kabupaten Kubu Raya, Ketua PC Muslimat NU Kabupaten Kubu Raya, Ketua GP Ansor Kabupaten Kubu Raya, serta anggota Fatayat NU Kabupaten Kubu Raya.
Kehadiran berbagai unsur pemerintah daerah, organisasi keagamaan, dan organisasi perempuan tersebut menunjukkan komitmen bersama dalam memperkuat nilai kebangsaan dan merawat keberagaman di tengah tantangan zaman yang terus berkembang.
Melalui kegiatan ini, diharapkan Fatayat NU Kabupaten Kubu Raya semakin aktif mengambil peran sebagai organisasi perempuan keagamaan yang tidak hanya menguatkan nilai spiritual, tetapi juga berkontribusi dalam pendidikan masyarakat, pemberdayaan perempuan, serta menjaga semangat persatuan dan kebhinekaan sebagai fondasi pembangunan bangsa.
