Dari Komitmen ke Aksi Nyata, Franciscus Sibarani Realisasikan 20 Ribu Masker dan 150 Oksigen untuk Kubu Raya

KUBU RAYA, ZONAKALBAR.COM – Kepedulian Anggota Komisi XIII DPR RI Fraksi Partai Golkar Daerah Pemilihan Kalimantan Barat I, Franciscus Sibarani, terhadap masyarakat terdampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan Barat terus berlanjut. (25/09/2026)

Setelah sebelumnya bantuan diserahkan secara simbolis, kini sebanyak 20.000 lembar masker dan 150 tabung oksigen portable direalisasikan dan diserahkan kepada Pemerintah Kabupaten Kubu Raya di Kantor Bupati Kubu Raya.

Baca juga:Peduli Dampak Karhutla, Franciscus Sibarani Serahkan 20.000 Masker dan 150 Tabung Oksigen untuk Pemerintah Daerah Kubu Raya

Penyerahan bantuan tersebut dilakukan oleh Tenaga Ahli Franciscus Sibarani mewakili Sibarani dan diterima langsung oleh Wakil Bupati Kubu Raya Sukiryanto.

Realisasi bantuan ini menjadi tindak lanjut atas komitmen yang sebelumnya disampaikan Sibarani untuk membantu pemerintah daerah dalam melindungi kesehatan masyarakat di tengah dampak kabut asap akibat karhutla.

Sibarani menegaskan bantuan tersebut bukan sekadar kegiatan seremonial. Menurutnya, komitmen yang telah disampaikan sebelumnya harus dituntaskan hingga bantuan benar-benar dapat dimanfaatkan oleh pemerintah daerah dan masyarakat.

“Sejak awal saya sampaikan bahwa ini bukan sekadar penyerahan simbolis. Bantuan ini harus sampai dan dapat digunakan. Karena itu, 20 ribu masker dan 150 tabung oksigen portable yang sebelumnya kita sampaikan, sekarang kita realisasikan kepada Pemerintah Kabupaten Kubu Raya,” ujar Sibarani.

Baca juga:Remaja Masjid Al Falah Bagikan 5.000 Masker untuk Warga Terdampak Kabut Asap Karhutla

Ia mengatakan kondisi karhutla dan kabut asap harus menjadi perhatian bersama karena dampaknya bersentuhan langsung dengan kehidupan sehari-hari masyarakat, khususnya kesehatan.

Sibarani sebelumnya juga menekankan pentingnya mengambil langkah yang dapat dilakukan segera di tengah kondisi karhutla. Dalam pemberitaan sebelumnya, ia menyampaikan semangat “warga bantu warga”, yakni setiap pihak membantu sesuai kemampuan ketika masyarakat sedang menghadapi dampak asap.

“Karhutla memang tidak dapat diselesaikan hanya dengan masker dan oksigen. Tetapi ketika masyarakat masih menghadapi asap, kita juga tidak boleh hanya menunggu sampai persoalan besarnya selesai. Apa yang bisa dilakukan untuk membantu masyarakat hari ini, harus kita lakukan,” kata Sibarani.

Baca juga:Harga Pangan Melambung, PKC PMII Kalbar Minta Disperindag Bertindak

Melalui Tenaga Ahlinya, Sibarani turut menitipkan salam kepada jajaran Pemerintah Kabupaten Kubu Raya serta masyarakat. Ia berharap masker dan oksigen portable tersebut dapat didistribusikan sesuai kebutuhan, terutama untuk membantu perlindungan kesehatan masyarakat yang terdampak kualitas udara buruk.

“Salam saya untuk Pemerintah Kabupaten Kubu Raya dan seluruh masyarakat. Semoga bantuan ini digunakan sebagaimana mestinya dan bisa memberikan manfaat. Kita semua tentu berharap karhutla ini segera berakhir, udara kembali membaik, dan masyarakat dapat menjalani aktivitas tanpa rasa khawatir terhadap dampak asap bagi kesehatan,” ujar Sibarani.

Sibarani juga mengingatkan bahwa penanganan dampak karhutla membutuhkan kerja bersama antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, aparat, relawan, dunia usaha, serta masyarakat.

Baca juga:Kabut Asap Perpanjang BDR di Pontianak, Franciscus Sibarani Tekankan Perlindungan Anak dan Kualitas Belajar

Sementara itu, Wakil Bupati Kubu Raya Sukiryanto dalam sejumlah kesempatan terkait penanganan karhutla menegaskan pentingnya kolaborasi berbagai pihak. Saat menerima Satgas Karhutla Mabes TNI pada 9 September 2026, Sukiryanto mengatakan koordinasi dan sinergi dibutuhkan agar penanganan karhutla dapat dilakukan secara cepat, terpadu, dan efektif.

“Yang paling penting adalah pencegahan. Kita harus bergerak bersama, mulai dari pemerintah daerah, TNI, Polri, hingga masyarakat,” kata Sukiryanto dalam pernyataannya yang dimuat laman resmi Pemerintah Kabupaten Kubu Raya.

Pemerintah Kabupaten Kubu Raya juga sebelumnya menyampaikan apresiasi terhadap berbagai pihak yang memberikan dukungan selama penanganan karhutla. Saat menerima bantuan logistik untuk relawan pada 17 September, Sukiryanto mengatakan bantuan yang diberikan sangat berarti bagi relawan di lapangan dan akan disalurkan hingga ke posko-posko terdepan.

Baca juga:Bahaya Kabut Asap Karhutla bagi Kesehatan, Jangan Anggap Sepele

Semangat kolaborasi tersebut sejalan dengan langkah Sibarani yang sejak awal mendorong agar penanganan karhutla tidak hanya bertumpu pada satu pihak.

Menurut Sibarani, perlindungan masyarakat harus berjalan beriringan dengan upaya pemadaman, pencegahan, dan penanganan karhutla secara menyeluruh.

“Pemerintah daerah harus kita dukung, masyarakat harus kita lindungi, dan pemerintah pusat juga harus hadir lebih kuat. Persoalan sebesar karhutla membutuhkan kerja bersama. Yang paling penting, jangan sampai masyarakat dibiarkan menghadapi dampaknya sendirian,” tegas Sibarani.

Dengan terealisasinya 20.000 masker dan 150 tabung oksigen portable, Sibarani berharap bantuan tersebut dapat memperkuat kesiapan Pemerintah Kabupaten Kubu Raya dalam menghadapi dampak kesehatan akibat kabut asap sekaligus menjadi bagian dari gerakan gotong royong menghadapi karhutla di Kalimantan Barat.

Penulis

Kang Rois
Kang Rois
Rois Saman merupakan penulis dan editor di Zonakalbar.com yang aktif mengulas berbagai isu, mulai dari berita daerah Kalimantan Barat, politik, pemerintahan, olahraga, pendidikan, hingga informasi publik. Dengan mengedepankan akurasi, kecepatan, dan keberimbangan informasi, Rois Saman berkomitmen menghadirkan berita yang terpercaya, mudah dipahami, dan bermanfaat bagi masyarakat. Melalui Zonakalbar.com, ia turut berkontribusi menyajikan informasi terkini yang relevan bagi pembaca di Kalimantan Barat maupun Indonesia.
Visited 1 times, 1 visit(s) today
Ringkasan Konten

Tinggalkan Balasan