PONTIANAK, ZONAKALBAR.COM – Dr. Muhamad Firdaus, M.Pd Ketua dan jajaran Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama (ISNU) Provinsi Kalimantan Barat menyajikan giat Seminar Hari Santri Nasional dengan tema Santri Inklusif, Bangsa Progresif Meneguhkan Moderasi dan Toleransi Di Era Digital. Acara tersebut sebagai rangkaian peringatan Hari Santri 2025 di Kalbar, seminar tersebut dilaksanakan di Aula Pendopo Walikota Pontianak, (14/10/2025).
Baca juga:Anggota DPRD Kalbar Suib Kawal Ulama dan Pondok Pesantren
Baca juga:VIRAL Boikot Trans7: Ketika Martabat Santri Terusik, Media Sosial Beraksi
Acara dihadiri oleh Ketua PWNU Kalbar Prof. H. Syarif, MA, Jajaran Forkopimda Kalbar, Walikota Pontianak, Pengasuh Pondok Pesantren, para santri dan tamu undangan lainnya.
Seminar Hari Santri 2025 yang diinisiasi ISNU Kalbar ini dibuka langsung oleh Walikota Pontianak Ir. H. Edi Rusdi Kamtono, MM, MT. Edi menyambut baik seminar ini dan juga mengharapkan kiprah lebih banyak lagi untuk Kalbar khususnya di Kota Pontianak.
Baca juga:Peristwa Viral! Siswa SD 11 Tahun Dijual Ibu Kandung dan Disetubuhi Paksa oleh Sang Ayah
“Kami mendukung langkah-langkah ISNU Kalbar untuk berkiprah lebih luas dalam membangun masyarakat, salah satunya melalui seminar hari santri 2025 ini. Pemerintah Kota Pontianak mengajak sarjana-sarjana NU berkolaborasi dengan kami untuk membangun Pontianak secara inklusif, progresif, moderat yang berbasis digital,” jelas Edy Kamtono.
Mengawali sambutan, Muhamad Firdaus menyampaikan terima kasih atas dukungan dan perhatian dari berbagai pihak terhadap ISNU Kalbar sekaligus memohon maaf jika dalam rangkaian peringatan Hari Santri 2025 terdapat kekhilafan. Seminar ini merupakan satu diantara beberapa giat ISNU Kalbar untuk memeriahkan momen hari santri.
Baca juga:Ketua Kopdes Sungai Segak Ucapkan Selamat Ulang Tahun untuk Kabid Dinas Kumindag Kabupaten Landak
“Apresiasi kami haturkan kepada seluruh stakeholder yang terlibat dalam menyukseskan seminar ini dan rangkaian kegiatan memeriahkan Hari Santri 2025 oleh ISNU Kalbar antara lain penanaman pohon ekoteologi, bantuan kipas angin dan Al-Qur’an, serta puncaknya upacara bersama di Pondok Pesantren Walisongo Pontianak,” ujar Rektor UPGRI Pontianak.
Pada seminar ini, panitia menghadirkan narasumber dari Anggota DPRD Kalbar H. Suib, SE, M.Sos, dari Polda Kalbar AKBP Handoko, Pengasuh Pondok Pesantren KH. Usman, M.Pd.I, dan Dr. Felisitas Yuswanto, M.Hum Akademisi STAKAtN Pontianak, dengan moderator Dr. Basuki, M.Pd.
Penulis


- Rois Saman merupakan penulis dan editor di Zonakalbar.com yang aktif mengulas berbagai isu, mulai dari berita daerah Kalimantan Barat, politik, pemerintahan, olahraga, pendidikan, hingga informasi publik. Dengan mengedepankan akurasi, kecepatan, dan keberimbangan informasi, Rois Saman berkomitmen menghadirkan berita yang terpercaya, mudah dipahami, dan bermanfaat bagi masyarakat. Melalui Zonakalbar.com, ia turut berkontribusi menyajikan informasi terkini yang relevan bagi pembaca di Kalimantan Barat maupun Indonesia.
- Juli 29, 2026BeritaSMK Pancasila Gelar In House Training Penyusunan Kurikulum Satuan Pendidikan dan Perangkat Pembelajaran
- Juli 29, 2026BeritaFranciscus Sibarani Dorong Kekayaan Tradisional Ketapang Jadi Kekuatan Ekonomi Masyarakat
- Juli 28, 2026BeritaEmpat Kekayaan Tradisional Ketapang Dicatat sebagai KIK, Franciscus Sibarani Dorong Perlindungan Warisan Budaya
- Juli 28, 2026BeritaFranciscus Sibarani: Digitalisasi Layanan Hukum Jangan Ciptakan Kesenjangan Baru

