TANGERANG, ZONAKALBAR.COM — Pembinaan keterampilan akan lebih bermakna ketika warga binaan memperoleh kesempatan untuk mempraktikkan kemampuannya dalam kegiatan usaha nyata. Anggota Komisi XIII DPR RI Fraksi Partai Golkar, Franciscus Sibarani, mengapresiasi keberadaan Jape Coffee atau Jawara Pemuda Coffee di Lapas Pemuda Kelas IIA Tangerang sebagai ruang penerapan keterampilan barista warga binaan
Baca juga:Sibarani Dorong Model Pembinaan Lapas Pemuda Tangerang Jadi Percontohan Daerah
Saat melakukan kunjungan kerja pada masa reses DPR RI, Sibarani melihat langsung aktivitas Jape Coffee dan mencicipi kopi racikan warga binaan. Kafe yang berada di luar area lapas ini juga dapat dikunjungi masyarakat, termasuk keluarga yang datang untuk menjenguk warga binaan.
Jape Coffee saat ini dilayani oleh dua barista yang merupakan warga binaan dan telah memiliki keterampilan meracik serta menyajikan kopi. Pengalaman tersebut menjadi kesempatan bagi mereka untuk mengembangkan kemampuan sekaligus mengenal praktik pelayanan pelanggan.
“Pembinaan keterampilan harus memberi bekal yang nyata. Melalui kegiatan seperti ini, warga binaan memiliki kesempatan untuk mempraktikkan kemampuan yang dipelajari dan mempersiapkan diri untuk bekerja setelah kembali ke masyarakat,” ujar Sibarani.
Baca juga:DPC GMNI KUBU RAYA MENUNTUT KARHUTLA DITETAPKAN SEBAGAI BENCANA NASIONAL
Selain menjadi tempat menikmati kopi, Jape Coffee memiliki Bale Karua, ruang yang memajang beragam hasil karya warga binaan untuk dijual kepada masyarakat. Kehadiran ruang ini turut membuka akses pemasaran bagi produk hasil pembinaan.
Jape Coffee juga berinteraksi dengan masyarakat melalui kegiatan seperti nonton bareng saat Piala Dunia. Aktivitas tersebut memperluas fungsi kafe sebagai ruang yang mempertemukan kegiatan pembinaan dengan kehidupan masyarakat di luar lapas.
Sibarani mengapresiasi jajaran Lapas Pemuda Kelas IIA Tangerang yang menghadirkan ruang praktik keterampilan sekaligus memperkenalkan hasil pembinaan kepada publik. Ia berharap model seperti ini terus dikembangkan agar warga binaan memiliki pengalaman dan bekal yang relevan untuk bekerja maupun berusaha setelah bebas.
Sebagai mitra Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan, Komisi XIII DPR RI akan terus menjalankan fungsi pengawasan agar pembinaan kemandirian menjadi bagian penting dari penyelenggaraan pemasyarakatan dan mendukung kesiapan warga binaan untuk kembali ke masyarakat.
Penulis


- Rois Saman merupakan penulis dan editor di Zonakalbar.com yang aktif mengulas berbagai isu, mulai dari berita daerah Kalimantan Barat, politik, pemerintahan, olahraga, pendidikan, hingga informasi publik. Dengan mengedepankan akurasi, kecepatan, dan keberimbangan informasi, Rois Saman berkomitmen menghadirkan berita yang terpercaya, mudah dipahami, dan bermanfaat bagi masyarakat. Melalui Zonakalbar.com, ia turut berkontribusi menyajikan informasi terkini yang relevan bagi pembaca di Kalimantan Barat maupun Indonesia.
- Oktober 19, 2026Cerita & OpiniKEPATUHAN SYARIAH DALAM MEMBAYAR ZAKAT MASYARAKAT MUSLIM PESISIR KEPULAUAN DI KECAMATAN PULAU MAYA: SEBUAH KONSTRUKSI SOSIAL
- Oktober 19, 2026BeritaPT GAN Turun Tangan Bantu Pemadaman Karhutla di Lima Desa Kubu Raya
- Oktober 19, 2026BeritaBKOW Kalbar Luncurkan GATI: Perkuat Peran Keluarga Cegah Kekerasan Perempuan dan Anak di Era Digital
- Oktober 19, 2026Cerita & OpiniKonstruksi Sosial Hukum Adat Melayu Buyan: Penyatuan Tradisi dan Islam Demi Harmoni


1 komentar