HUT ke-25 Kota Singkawang, Franciscus Sibarani: Keberagaman Adalah Kekuatan untuk Terus Tumbuh dan Maju Bersama

SINGKAWANG, ZONAKALBAR.COM – Sabtu 17 Oktober 2026. Kota Singkawang, Kalimantan Barat, genap berusia 25 tahun pada Sabtu. Seperempat abad sejak resmi berdiri sebagai daerah otonom, Singkawang terus berkembang dengan identitasnya sebagai kota yang kaya akan budaya, keberagaman, dan kehidupan masyarakat yang menjunjung tinggi nilai toleransi.

Baca juga:Dua Imam MSA Ditahbiskan di Pakumbang, Franciscus Sibarani: Sukacita bagi Gereja dan Umat Katolik Kalimantan Barat

Momentum Hari Jadi ke-25 Kota Singkawang menjadi kesempatan untuk mengenang perjalanan panjang pembentukan kota sekaligus merefleksikan berbagai kemajuan dan tantangan pembangunan yang masih dihadapi masyarakat.

Anggota DPR RI Fraksi Partai Golkar dari Daerah Pemilihan Kalimantan Barat I, Franciscus Maria Agustinus Sibarani, menyampaikan ucapan selamat dan harapan bagi seluruh masyarakat Kota Singkawang dalam memperingati hari jadi tersebut.

“Selamat Hari Jadi ke-25 Kota Singkawang. Dua puluh lima tahun tentu bukan perjalanan yang singkat. Ada perjuangan, kerja keras, dan kontribusi dari begitu banyak pihak yang telah membentuk Singkawang hingga seperti yang kita kenal hari ini. Semoga di usia yang semakin matang, Singkawang terus berkembang menjadi kota yang maju, harmonis, dan memberikan kesejahteraan bagi seluruh masyarakatnya,” ujar Sibarani.

Baca juga:DPC GMNI KUBU RAYA MENUNTUT KARHUTLA DITETAPKAN SEBAGAI BENCANA NASIONAL

Menurutnya, salah satu kekuatan terbesar Singkawang terletak pada keberagaman masyarakatnya. Kehidupan berbagai suku, agama, dan budaya yang tumbuh berdampingan telah menjadi bagian penting dari identitas kota tersebut.

Singkawang juga dikenal luas melalui berbagai perayaan budaya dan keagamaan yang tidak hanya menjadi kebanggaan masyarakat setempat, tetapi juga menarik perhatian wisatawan dari berbagai daerah.

Namun bagi Sibarani, nilai paling penting dari keberagaman tersebut bukan semata-mata terletak pada kemeriahan festival budaya, melainkan pada kemampuan masyarakat untuk saling menghormati dan menjaga persaudaraan dalam kehidupan sehari-hari.

“Singkawang memberikan gambaran bahwa perbedaan bukanlah sesuatu yang harus memisahkan kita. Justru dari keberagaman itulah lahir kekuatan untuk hidup berdampingan, saling menghargai, dan membangun kehidupan bersama. Nilai-nilai seperti ini merupakan kekayaan yang harus terus dijaga dan diwariskan kepada generasi berikutnya,” ungkapnya.

Baca juga:Hari Jadi ke-27 Landak, Sibarani Ajak Perkuat Sinergi Membangun Daerah

Lebih lanjut, Sibarani memandang bahwa perjalanan 25 tahun Kota Singkawang juga perlu menjadi momentum untuk memberikan perhatian terhadap pembangunan ekonomi masyarakat.

Menurutnya, Singkawang memiliki berbagai potensi yang dapat terus dikembangkan, mulai dari sektor pariwisata, perdagangan, ekonomi kreatif, hingga usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Ia berharap perkembangan sektor-sektor tersebut dapat semakin membuka kesempatan berusaha, menciptakan lapangan pekerjaan, serta memberikan ruang yang lebih luas bagi generasi muda untuk berkarya di daerahnya sendiri.

“Kita tentu ingin Singkawang semakin dikenal sebagai kota tujuan wisata dan pusat kegiatan ekonomi. Namun yang tidak kalah penting, setiap kemajuan itu hendaknya memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Para pedagang kecil, pelaku UMKM, pekerja, dan anak-anak muda Singkawang juga harus memiliki kesempatan untuk tumbuh bersama perkembangan kotanya,” lanjut Sibarani.

Baca juga:Mahasiswa Polnep Mulai Pembelajaran BBQ dengan Materi Hukum Nun Sukun dan Tanwin

Sibarani juga menilai bahwa kemajuan sebuah kota tidak hanya dapat dilihat dari pembangunan fisik ataupun semakin banyaknya kegiatan yang diselenggarakan, tetapi juga dari kualitas kehidupan masyarakatnya.

Menurutnya, akses terhadap pendidikan, pelayanan kesehatan, infrastruktur yang memadai, serta kesempatan ekonomi yang merata merupakan bagian penting dalam mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan.

Karena itu, ia berharap Pemerintah Kota Singkawang bersama seluruh elemen masyarakat dapat terus menjaga semangat kebersamaan dalam menghadapi berbagai tantangan pembangunan ke depan.

Dalam peringatan tahun ini, Pemerintah Kota Singkawang juga menggelar berbagai kegiatan kebudayaan yang melibatkan masyarakat, termasuk Pekan Kebudayaan Daerah, Rembuk Budaya APEKSI, dan Karnaval Budaya.

Baca:Profil Yuliansyah, Bakti Nyata Legislator yang Membangun hingga ke Pelosok

Sibarani mengapresiasi berbagai kegiatan tersebut sebagai upaya menjaga warisan budaya sekaligus memperkuat identitas Singkawang sebagai kota yang tumbuh dalam keberagaman.

Ia berharap kekayaan budaya yang dimiliki Singkawang dapat terus dikembangkan tanpa kehilangan nilai-nilai persaudaraan yang selama ini menjadi bagian dari kehidupan masyarakat.

“Pada akhirnya, kota yang maju bukan hanya kota yang terus membangun, tetapi juga kota yang mampu menjaga kerukunan dan memberikan harapan bagi masyarakatnya. Semoga Singkawang terus menjadi rumah yang nyaman bagi seluruh warganya, tempat keberagaman dirawat, kesempatan terbuka, dan kesejahteraan dapat dirasakan bersama,” katanya.

Menutup pernyataannya, Sibarani kembali menyampaikan ucapan selamat kepada pemerintah daerah dan seluruh masyarakat Kota Singkawang.

“Dirgahayu ke-25 Kota Singkawang. Terima kasih kepada seluruh masyarakat dan para pendahulu yang telah memberikan kontribusi bagi perjalanan kota ini. Mari terus menjaga persaudaraan, merawat keberagaman, dan menumbuhkan semangat kebersamaan untuk Singkawang yang semakin maju dan sejahtera,” tutup Sibarani.

Penulis

Kang Rois
Kang Rois
Rois Saman merupakan penulis dan editor di Zonakalbar.com yang aktif mengulas berbagai isu, mulai dari berita daerah Kalimantan Barat, politik, pemerintahan, olahraga, pendidikan, hingga informasi publik. Dengan mengedepankan akurasi, kecepatan, dan keberimbangan informasi, Rois Saman berkomitmen menghadirkan berita yang terpercaya, mudah dipahami, dan bermanfaat bagi masyarakat. Melalui Zonakalbar.com, ia turut berkontribusi menyajikan informasi terkini yang relevan bagi pembaca di Kalimantan Barat maupun Indonesia.
Visited 4 times, 1 visit(s) today
Ringkasan Konten