KETAPANG, ZONAKALBAR.COM – Anggota DPR RI Fraksi Partai Golkar Franciscus Sibarani mendorong pemerataan akses pendidikan bagi generasi muda Kalimantan Barat, termasuk anak-anak yang berasal dari wilayah pedalaman dan keluarga dengan keterbatasan ekonomi.
Komitmen tersebut diwujudkan melalui Program Sibarani Peduli Pendidikan. Salah satu penerimanya adalah Christian Varlo, anak asal Dusun Kek Lipor, Desa Paoh Concong, Kabupaten Ketapang, yang memperoleh kesempatan melanjutkan pendidikan ke Tiongkok melalui program beasiswa hasil kerja sama dengan CONCH.
Menurut Sibarani, tempat tinggal maupun kondisi ekonomi keluarga tidak seharusnya membatasi masa depan seorang anak.
“Setiap anak memiliki hak yang sama untuk mendapatkan pendidikan yang baik. Anak yang lahir di pedalaman Kalimantan Barat juga harus memiliki kesempatan untuk belajar, berkembang, bahkan menempuh pendidikan ke luar negeri,” kata Sibarani.
Sibarani sebelumnya telah bertemu langsung dengan Varlo dan ayahnya, Albinus Biris, di Ketapang. Sebagai bagian dari pelaksanaan program, kondisi keluarga Varlo di Dusun Kek Lipor juga dikunjungi untuk mengetahui lebih dekat latar belakang dan kehidupan penerima beasiswa.
Bagi Sibarani, program beasiswa tidak semestinya berhenti pada pemberian dukungan pendidikan. Ia ingin kesempatan tersebut benar-benar menjadi jalan bagi penerima untuk meningkatkan kapasitas diri sekaligus memperbaiki masa depan keluarga.
“Beasiswa bukan sekadar soal membantu seorang anak bisa sekolah. Di balik setiap anak ada keluarga, ada perjuangan dan ada harapan. Kami ingin kesempatan pendidikan ini benar-benar menjadi jembatan bagi masa depan mereka,” ujar Sibarani.
Ia menilai pembangunan Kalimantan Barat juga harus berjalan melalui peningkatan kualitas sumber daya manusia. Karena itu, kesempatan mendapatkan pendidikan berkualitas, termasuk pendidikan di luar negeri, harus semakin terbuka bagi anak-anak dari berbagai latar belakang.
Kesempatan Varlo menempuh pendidikan ke Tiongkok, menurut Sibarani, menunjukkan bahwa pendidikan luar negeri tidak hanya menjadi milik anak-anak dari perkotaan atau keluarga berkecukupan.
“Varlo berasal dari pedalaman Ketapang, tetapi mimpinya tidak boleh dibatasi oleh tempat ia dilahirkan. Kami berharap hari ini Varlo mendapatkan kesempatan, dan ke depan semakin banyak anak Kalimantan Barat yang memperoleh jalan yang sama,” katanya.
Melalui Sibarani Peduli Pendidikan, Franciscus Sibarani berharap semakin banyak generasi muda Kalimantan Barat mendapatkan akses pendidikan yang lebih luas, mengembangkan kemampuan, dan pada akhirnya mampu memberikan manfaat bagi keluarga, masyarakat, serta daerahnya.
Penulis


- Rois Saman merupakan penulis dan editor di Zonakalbar.com yang aktif mengulas berbagai isu, mulai dari berita daerah Kalimantan Barat, politik, pemerintahan, olahraga, pendidikan, hingga informasi publik. Dengan mengedepankan akurasi, kecepatan, dan keberimbangan informasi, Rois Saman berkomitmen menghadirkan berita yang terpercaya, mudah dipahami, dan bermanfaat bagi masyarakat. Melalui Zonakalbar.com, ia turut berkontribusi menyajikan informasi terkini yang relevan bagi pembaca di Kalimantan Barat maupun Indonesia.
- Agustus 13, 2026BeritaDari Desa Paoh Concong Pedalaman Ketapang ke Tiongkok, Franciscus Sibarani Buka Jalan Pendidikan Bagi Anak Kalimantan Barat
- Agustus 12, 2026BeritaDari Sekucing Labai Kabupaten Ketapang di Pedalaman Kalimantan Barat, Franciscus Sibarani Hidupkan Kembali Mimpi Kuliah Dhenty Yang Tertunda
- Agustus 12, 2026BeritaDari Stasi Bunda Maria Kek Lipor Paroki St Yohanes Rasul Balai Semandang ke Tiongkok, Franciscus Sibarani Beri Beasiswa Anak Pedalaman Keuskupan Ketapang
- Agustus 10, 2026PontianakKabut Asap Melanda Kalbar, Jangan Panik! Ini 7 Cara Jaga Kesehatan

